Tanggal 24 Juli 2026 Memperingati Apa? Ada Hari Kebaya Nasional

Iswandy Rusli - detikSulsel
Jumat, 24 Jul 2026 06:30 WIB
Foto: dok. Kemenag
Makassar -

Tidak jarang, tanggal-tanggal tertentu memiliki nilai historis atau sosial yang diperingati secara nasional maupun internasional. Lantas tanggal 24 Juli memperingati apa?

Tanggal 24 Juli 2026 jatuh pada hari Rabu. Di Indonesia, terdapat peringatan Hari Kebaya Indonesia pada tanggal ini.

Selain itu, terdapat peringatan nasional di negara lainnya, serta ada juga momen yang diperingati secara global. Yuk simak selengkapnya di bawah ini!

Hari Kebaya Nasional

Di Indonesia, tanggal 24 Juli diperingati sebagai peringatan Hari Kebaya Nasional. Kebaya merupakan pakaian tradisional Indonesia, yang juga menjadi simbol kebanggaan budaya.

Peringatan Hari Kebaya Nasional ditetapkan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) pada 2023. Penetapan tersebut tertuang dalam Keputusan Presiden Republik Indonesia (Keppres) Nomor 19 Tahun 2023 tentang Hari Kebaya Nasional.

Dalam keputusan tersebut juga dijelaskan beberapa alasan ditetapkannya peringatan Hari Kebaya Nasional, yaitu:

Pertama, kebaya merupakan identitas nasional perekat bangsa yang bersifat lintas etnis dan telah berkembang menjadi aset budaya yang sangat berharga sehingga perlu dijaga dan dilestarikan keberadaannya.

Kedua, kebaya berkembang menjadi busana yang digunakan secara nasional dalam berbagai kegiatan baik yang berskala nasional maupun internasional.

Ketiga, bahwa Kongres Wanita Indonesia X yang dihadiri oleh Presiden Soekarno dinyatakan bahwa revolusi Indonesia tidak dapat berjalan tanpa keterlibatan perempuan di mana seluruh perempuan yang hadir pada kongres tersebut memakai kain kebaya. Tahun 2024 ini menjadi peringatan Hari Kebaya Nasional yang pertama.

Hari Anak di Vanuatu

Tanggal 24 Juli ditandai sebagai Hari Anak diperingati di Vanuatu, sebuah negara kepulauan yang terletak di Samudra Pasifik Selatan. Peringatan ini bertujuan mendukung upaya pencegahan kekerasan terhadap anak sekaligus mendorong keluarga untuk meluangkan waktu berkualitas bersama.

Melansir laman National Today, Hari Anak pertama kali diperingati di Port Vila, ibu kota Vanuatu. Kini, perayaan tersebut telah diselenggarakan di seluruh provinsi di negara itu.

Selama peringatan berlangsung, berbagai pihak, mulai dari keluarga, instansi pemerintah, lembaga pendidikan, gereja, hingga dunia usaha, menekankan pentingnya peran dan nilai anak dalam masyarakat.

Setiap tahun, tema peringatannya berfokus pada upaya menghentikan segala bentuk kekerasan terhadap anak. Beragam kegiatan digelar untuk memeriahkan hari tersebut, seperti konser, pertandingan olahraga, pertunjukan tari, pentas lagu, pidato, serta berbagai perlombaan lainnya.

Hari peringatan ini menjadi perayaan yang penuh sukacita bagi anak-anak. Pemerintah Vanuatu berupaya menjadikan momen ini benar-benar berkesan melalui penyelenggaraan berbagai acara dan aktivitas.

Negara ini bahkan membentuk panitia yang terdiri atas orang dewasa dan anak-anak untuk merancang kegiatan peringatan. Keterlibatan anak-anak dalam panitia bertujuan agar mereka dapat menyampaikan pandangan dan aspirasi mereka secara langsung.

Selama Hari Anak, anak-anak juga menikmati waktu berkualitas bersama orang tua mereka dan memperoleh kesempatan untuk didengarkan suaranya. Selain itu, banyak orang tua memberikan hadiah kepada anak-anak mereka sebagai bentuk kasih sayang. Sebagai penutup perayaan, orang tua dan para pengasuh biasanya menyelenggarakan makan siang bersama yang dapat dinikmati seluruh anak.

Hari Perawatan Diri Internasional

Hari Perawatan Diri Internasional (International Self-Care Day) diperingati setiap 24 Juli untuk mengampanyekan pentingnya menjaga kesejahteraan diri. Peringatan global ini mendorong setiap orang menjadikan perawatan diri sebagai bagian dari rutinitas sehari-hari karena merupakan aspek mendasar dalam menjaga kesehatan secara menyeluruh.

Menyadur laman National Today, Hari Perawatan Diri Internasional pertama kali dicanangkan oleh International Self-Care Foundation pada 2011. Peringatan ini untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya perawatan diri untuk menjaga kesehatan.

Peringatan yang jatuh setiap 24 Juli ini menegaskan bahwa manfaat perawatan diri dapat dirasakan kapan saja, 24 jam sehari, tujuh hari seminggu, tanpa bergantung pada musim atau waktu tertentu. Dengan kata lain, perawatan diri bukanlah kebiasaan yang dilakukan hanya pada satu hari peringatan, melainkan praktik yang memberikan manfaat sepanjang hayat.

Hari Perawatan Diri Internasional menjadi momentum untuk mempromosikan sekaligus merefleksikan berbagai program dan kebiasaan perawatan diri yang telah diterapkan.

Setiap tahunnya, peringatan ini mengusung tema yang berbeda sebagai fokus kampanye untuk meningkatkan kesadaran mengenai gaya hidup sehat dan praktik perawatan diri di berbagai negara.

Meskipun konsep perawatan diri telah dikenal sejak lama, dalam beberapa tahun terakhir perhatian terhadapnya semakin meningkat seiring berkembangnya kesadaran akan pentingnya kesehatan dan kesejahteraan. Praktik perawatan diri dapat mencakup berbagai hal, mulai dari menerapkan pola makan sehat, menjaga kebersihan diri, berolahraga secara rutin, hingga membangun kebiasaan yang dapat membantu mencegah penyakit.

Kemajuan teknologi dan inovasi di bidang kesehatan juga telah memperluas akses terhadap berbagai bentuk perawatan diri. Beragam intervensi kesehatan kini dapat dilakukan secara mandiri, mulai dari menjaga kesehatan mental hingga membantu pengelolaan penyakit kronis. Seiring berkembangnya teknologi dan meningkatnya kesadaran masyarakat, gerakan perawatan diri terus tumbuh sebagai bagian penting dari upaya menjaga kualitas hidup.

Hari Para Perintis

Hari Para Perintis atau Pioneer Day diperingati setiap 24 Juli di Amerika Serikat. Melansir dari laman National Today, dijelaskan bahwa peringatan ini bertujuan mengenang kedatangan rombongan perintis pertama anggota Gereja Yesus Kristus dari Orang-Orang Suci Zaman Akhir (Latter-day Saints) ke Lembah Salt Lake pada 24 Juli 1847.

Pioneer Day berawal dari kedatangan Brigham Young beserta para pengikutnya di Lembah Salt Lake, yang saat itu masih merupakan wilayah Meksiko. Brigham Young merupakan pemimpin agama yang kemudian menjadi presiden kedua Gereja Yesus Kristus dari Orang-Orang Suci Zaman Akhir (LDS). Ia juga menjabat sebagai gubernur pertama Wilayah Utah.

Sebelum Brigham Young memimpin, gereja tersebut dipimpin oleh Joseph Smith, yang diyakini para pengikutnya sebagai nabi. Namun, Joseph Smith dan saudaranya, Hyrum Smith, mengalami penganiayaan akibat keyakinan mereka. Keduanya dipenjara, lalu pada 1844 sekelompok massa menyerbu penjara dan membunuh mereka.

Setelah Joseph Smith wafat, para anggota gereja mengadakan pertemuan untuk menentukan penerus kepemimpinan. Brigham Young dan Sidney Rigdon menjadi dua tokoh utama dalam proses suksesi tersebut. Pada akhirnya, mayoritas anggota mendukung Brigham Young sebagai pemimpin baru.

Rigdon menolak menerima hasil tersebut dan kemudian memisahkan diri untuk membentuk kelompoknya sendiri.

Di bawah kepemimpinan Brigham Young, anggota gereja masih menghadapi diskriminasi dan penganiayaan. Karena itu, pada 1847 ia memimpin rombongan pengikutnya meninggalkan Illinois untuk mencari tempat yang lebih aman.

Setelah menempuh perjalanan panjang dan melelahkan selama beberapa bulan, rombongan tersebut tiba di Lembah Salt Lake. Di kawasan itu mereka mendirikan permukiman yang kemudian berkembang menjadi Salt Lake City.

Komunitas Gereja Yesus Kristus dari Orang-Orang Suci Zaman Akhir terus bertambah dan mulai membangun kehidupan baru dengan bercocok tanam, termasuk menanam lobak dan kentang, serta membangun bendungan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Bagi mereka, wilayah tersebut menjadi "Tanah Perjanjian" yang memungkinkan komunitas itu hidup damai dan bebas menjalankan keyakinannya.

Kini, Utah menjadi negara bagian dengan jumlah anggota Gereja Yesus Kristus dari Orang-Orang Suci Zaman Akhir terbesar di Amerika Serikat, disusul Nevada, Arizona, dan Idaho.



Simak Video "Tips Tampil Simple and Chic dengan Kebaya ala Putri Marino"

(alk/alk)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork