KLM Nurul Salsa Tenggelam di Selayar: 1 Orang Tewas, 24 Masih Dicari

KLM Nurul Salsa Tenggelam di Selayar: 1 Orang Tewas, 24 Masih Dicari

Reinhard Soplantila - detikSulsel
Kamis, 16 Jul 2026 13:32 WIB
KLM Nurul Salsa yang dilaporkan mengalami mati mesin di perairan Kepulauan Selayar.
KLM Nurul Salsa yang dilaporkan mengalami mati mesin hingga tenggelam di perairan Kepulauan Selayar. Foto: Istimewa
Selayar -

Kapal Layar Motor (KLM) Nurul Salsa yang mengalami mati mesin di perairan Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan (Sulsel), dilaporkan tenggelam. Tim SAR gabungan telah mengevakuasi 47 penumpang, satu di antaranya ditemukan meninggal dunia dan 24 lainnya masih dicari.

Danpos SAR Selayar Ronaldhi mengatakan evakuasi tersebut dilakukan oleh KLM Harapan Kita pada Kamis (16/7) dini hari. Total 47 orang penumpang yang dievakuasi tersebut setelah 6 orang terlebih dahulu ditemukan oleh kapal nelayan pada Rabu (15/7) siang.

"Sudah dievakuasi sekitar 47 orang. Satu orang meninggal dunia di atas kapal. Tadi malam ada 41 orang dievakuasi, ditambah enam orang yang lebih dulu diselamatkan, jadi total 47 orang," ujar Ronaldhi kepada wartawan, Kamis (16/7/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ronaldhi mengatakan KLM Harapan Kita menemukan para korban sekitar pukul 00.00 Wita. Berdasarkan informasi dari nakhoda, KLM Nurul Salsa telah tenggelam sebelum tim penyelamat tiba di lokasi.

"Korban ditemukan sekitar jam 12 malam oleh KLM Harapan Kita. Menurut informasi dari kapten kapal, KLM Nurul Salsa sudah tenggelam," katanya.

ADVERTISEMENT

Korban meninggal dunia diketahui bernama Salmawati (34). Jenazah korban telah dievakuasi bersama penumpang selamat ke Jampea.

"Korban yang meninggal dunia bernama perempuan Salmawati. Jenazah telah dievakuasi dan dibawa bersama dengan penumpang yang selamat ke pulau Jampea," beber Ronaldhi.

Ronaldhi mengungkapkan jumlah korban yang masih dicari kurang lebih berjumlah 24 orang. Dari total tersebut terdapat 16 orang yang terdaftar di manifes dan 8 orang yang tidak terdaftar dinyatakan hilang.

"Di manifes ada 16 orang yang belum ditemukan. Di luar manifes ada informasi sekitar delapan orang yang tidak terdaftar. Data ini masih kami verifikasi sehingga jumlahnya masih bisa berubah," imbuhnya.

Sebelumnya diberitakan, KLM Nurul Salsa yang mengalami mati mesin di perairan Pulau Polassi, Rabu (15/7) siang. Selain membawa penumpang, kapal tersebut juga mengangkut barang lebih dari 17 ton hingga empat ekor sapi.

"Manifes mencatat kapal mengangkut sekitar 10 ton beras, 2 ton kopra, dan 5 ton arang. Selain itu juga membawa empat ekor sapi serta enam unit sepeda motor," ujar Kasubsi Penmas Polres Kepulauan Selayar Aipda Suardi Andre kepada wartawan, Rabu (15/7).

Proses pencarian melibatkan Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) Marlin dari TNI AL yang dalam perjalanan dari Makassar untuk memperkuat operasi SAR. Selain itu, juga ada KLM Harapan Kita asal Surabaya, Jawa Timur yang kebetulan sedang bongkar muat berada di sekitar lokasi.



(ata/sar)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads