IAS Akan Diantar 22 Ketua DPD II Kembalikan Formulir di Musda Golkar Sulsel

IAS Akan Diantar 22 Ketua DPD II Kembalikan Formulir di Musda Golkar Sulsel

Sahrul Alim - detikSulsel
Minggu, 12 Jul 2026 10:30 WIB
Konsolidasi Ilham Arief Sirajuddin (IAS) bersama 22 DPD II Golkar menjelang Musda Golkar Sulsel.
Foto: Konsolidasi Ilham Arief Sirajuddin (IAS) bersama 22 DPD II Golkar menjelang Musda Golkar Sulsel. (dok. Istimewa)
Makassar -

Sebanyak 22 ketua DPD II Partai Golkar kabupaten/kota di Sulawesi Selatan (Sulsel) sepakat mengawal Ilham Arief Sirajuddin (IAS) saat mengembalikan formulir pendaftaran bakal calon Ketua DPD I Golkar Sulsel. Langkah itu diklaim menjadi bukti soliditas dukungan kepada IAS menjelang Musyawarah Daerah (Musda) Golkar Sulsel.

Kesepakatan tersebut diputuskan dalam pertemuan konsolidasi yang dipimpin IAS di Ruang Lae-lae I Hotel Swiss-Belinn, Jalan Penghibur, Makassar, Sabtu (11/7) malam. Pertemuan dihadiri mayoritas ketua DPD II yang telah menyatakan dukungan kepada IAS.

"Kita telah bersepakat bahwa semua DPD II yang sudah mengeluarkan surat dukungan resmi untuk IAS akan mengawal langsung saat pengembalian formulir," ujar Ketua DPD II Golkar Tana Toraja, Victor Datuan Batara dalam keterangan yang diterima detikSulsel, Minggu (12/7).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Victor menyebut pengambilan formulir pendaftaran akan diwakilkan oleh tim IAS. Sedangkan saat pengembalian formulir akan dibawa langsung oleh IAS.

"Pengambilan formulir tidak wajib dihadiri Pak Ilham, tapi pengembalian harus diserahkan langsung oleh calon ketua sendiri. Di kesempatan itu, kita bersepakat hadir bersama sekertaris masing-masing," jelasnya.

ADVERTISEMENT

Sementara itu, Ketua DPD II Golkar Gowa Ambas Syam menilai kehadiran 22 DPD II saat pengembalian formulir juga akan memudahkan panitia Musda melakukan verifikasi dukungan. Dia berharap proses tersebut membuat pelaksanaan Musda berjalan lancar.

"Kehadiran kami (ketua 22 DPD II) saat pengembalian formulir itu sekaligus diharapkan bisa menjadi ruang kemudahan bagi panitia musda untuk memverifikasi langsung keabsahan surat dukungan masing-masing DPD II. Semoga langkah dan kesepakatan ini bisa mengantar Musda Golkar Sulsel berjalan mulus lancar," tegasnya.

Diketahui, dalam konsolidasi tersebut hadir sejumlah ketua DPD II, di antaranya Ketua DPD II Golkar Gowa Ambas Syam, Bantaeng Liestiaty Fachruddin, Jeneponto Andi Ikhsan Iskandar Karaeng Ninra, Bulukumba Andi Nirwan, Selayar Basli Ali, Sinjai Andi Kartini Ottong, Bone Andi Baso Fahsar M Padjalangi, Wajo Baso Rahmanuddin.

Selanjutnya Ketua DPD II Golkar Soppeng Andi Kaswadi Razak, Barru Rahman Pina, Pangkep Andi Ilham Zainuddin, Maros Andi Suhartina Bohari, Luwu Timur Aripin, Palopo Andi Rahmat M Bandaso, Tana Toraja Viktor Datuan Batara, dan Pinrang Usman Marham.

Turut hadir Sekretaris DPD II Golkar Sidrap Ahmad Shalihin Halim, Sekretaris DPD II Luwu Husbi Tori, serta perwakilan DPD II Enrekang Arfah Setiawan. Sementara DPD II Parepare, Luwu Utara, dan Toraja Utara menyampaikan izin tidak hadir, namun tetap menyatakan komitmen mengawal IAS saat pengembalian formulir.

Saat ini IAS mengklaim telah mengantongi dukungan 22 DPD II Golkar kabupaten/kota di Sulsel. Musda XI DPD I Partai Golkar Sulsel dijadwalkan digelar pada 18 Juli 2026 di Hotel Claro Makassar.

Pengembalian berkas pendaftaran calon ketua Golkar Sulsel dijadwalkan berlangsung selama tiga hari yakini 15-17 Juli 2026. Pengambilan dan pengembalian berkas dapat dilakukan langsung oleh bakal calon maupun diwakili tim atau liaison officer (LO) dengan membawa surat kuasa bermaterai.

"Bagi pihak yang melibatkan tim dan pendukung dalam proses pengambilan atau pengembalian berkas pencalonan, karena daya tampung ruangan, kami memberi kesempatan hanya 35 orang bagi masing-masing pihak dengan menunjukkan Id-Card yang telah kami siapkan," ujar Ketua Steering Committee Musda Golkar Sulsel Armin Mustamin Toputiri, Rabu (8/7).

Armin mengungkapkan seluruh proses pengambilan maupun pengembalian berkas dipusatkan di Kantor DPD Partai Golkar Sulsel, Jalan Amanagappa Nomor 2, Makassar. Seluruh persyaratan pencalonan telah disusun mengacu pada Juklak Nomor 02 Tahun 2025 tentang Penyelenggaraan Musda Partai Golkar yang diterbitkan DPP Partai Golkar.

"Bakal calon yang masih memiliki kekurangan dokumen diberikan kesempatan melengkapinya hingga penutupan masa penjaringan pada 17 Juli 2026 pukul 17.00 Wita," pungkasnya.



(sar/hsr)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads