Niat Puasa Asyura Lengkap Teks Arab-Latin dan Terjemahannya

Niat Puasa Asyura Lengkap Teks Arab-Latin dan Terjemahannya

Andi Sitti Nurfaisah - detikSulsel
Kamis, 25 Jun 2026 01:49 WIB
Ilustrasi Niat Puasa Tarwiyah
Foto: Ilustrasi. (Sami Abdullah/Pexels)
Makassar - Puasa Asyura (10 Muharram) tahun ini bertepatan dengan Kamis, 25 Juni 2026 berdasarkan kalender Hijriah yang disusun oleh Kementerian Agama (Kemenag) RI. Bagi umat Islam yang ingin menunaikannya, penting untuk mengetahui bacaan niatnya terlebih dahulu.

Melansir buku Pengantar Fikih oleh Sari Narulita dkk, niat merupakan salah satu rukun puasa yang harus dipenuhi agar ibadah tersebut sah menurut syariat. Niat tersebut menjadi penegasan kehendak seseorang menjalankan puasa semata-mata karena Allah SWT.

Bacaan Niat Puasa Asyura: Arab, Latin, dan Artinya

Adapun bacaan niat puasa Asyura yang disadur dari buku Pintar Muslim dan Muslimah oleh Rina Ulfatul Hasanah adalah sebagai berikut:

Niat Puasa Asyura Arab

Ω†ΩŽΩˆΩŽΩŠΩ’Ψͺُ Ψ΅ΩŽΩˆΩ’Ω…ΩŽ ΨΉΩŽΨ΄Ω’Ψ±ΩŽ Ψ³ΩΩ†Ω‘ΩŽΨ©Ω‹ Ω„ΩΩ„Ω‘ΩŽΩ‡Ω ΨͺΩŽΨΉΩŽΨ§Ω„ΩŽΩ‰

Niat Puasa Asyura Arab Latin

Nawaitu shauma 'asyura sunnatan lillaahi ta'aalaa.

Terjemahan Niat Puasa Asyura

"Saya niat puasa hari Asyura, sunah karena Allah Ta'ala."

Waktu Membaca Niat Puasa Asyura

Niat puasa, termasuk puasa Asyura, dianjurkan dibaca pada malam hari hingga sebelum terbit fajar atau memasuki waktu Subuh. Sementara untuk puasa sunnah, para ulama membolehkan niat dilakukan pada siang hari jika lupa pada malam harinya.

Ketentuannya belum melakukan hal-hal yang membatalkan puasa sejak terbit fajar. Ini menunjukkan adanya kelonggaran dalam ibadah sunah, tetapi tetap menjaga prinsip niat sebagai rukun yang tidak boleh diabaikan.

Merujuk pada Kalender Hijriah Indonesia Tahun 2026 terbitan Kemenag RI, berikut rincian waktu membaca niat puasa Asyura:

  • Waktu baca niat puasa Asyura malam: Rabu, 24 Juni 2026 (setelah Maghrib hingga sebelum Subuh)
  • Waktu baca niat puasa Asyura pagi: Kamis, 25 Juni 2026 (hingga sebelum Dzuhur)

Keutamaan Puasa Asyura

Puasa Asyura memiliki berbagai keutamaan bagi umat Islam yang mengerjakannya. Melansir laman Rumaysho, salah satu keutamaannya adalah dilaksankan pada bulan Muharram yang merupakan waktu terbaik untuk berpuasa sunnah.

Selain itu, puasa Asyura juga dapat menjadi sebab dihapuskannya dosa-dosa selama setahun yang lalu. Agar lebih jelas, berikut penjelasan selengkapnya:

1. Berpuasa di Bulan Terbaik

Keutamaan puasa Asyura tidak terlepas dari kemuliaan Muharram yang disebut sebagai "syharullah" atau "bulan Allah". Hal ini sebagaimana dijelaskan dalam sebuah riwayat dari Abu Hurairah, Rasulullah SAW bersabda:

Ψ£ΩŽΩΩ’ΨΆΩŽΩ„Ω Ψ§Ω„Ψ΅Ω‘ΩΩŠΩŽΨ§Ω…Ω Ψ¨ΩŽΨΉΩ’Ψ―ΩŽ Ψ±ΩŽΩ…ΩŽΨΆΩŽΨ§Ω†ΩŽ Ψ΄ΩŽΩ‡Ω’Ψ±Ω Ψ§Ω„Ω„Ω‘ΩŽΩ‡Ω Ψ§Ω„Ω’Ω…ΩΨ­ΩŽΨ±Ω‘ΩŽΩ…Ω ΩˆΩŽΨ£ΩŽΩΩ’ΨΆΩŽΩ„Ω Ψ§Ω„Ψ΅Ω‘ΩŽΩ„Ψ§ΩŽΨ©Ω Ψ¨ΩŽΨΉΩ’Ψ―ΩŽ Ψ§Ω„Ω’ΩΩŽΨ±ΩΩŠΨΆΩŽΨ©Ω Ψ΅ΩŽΩ„Ψ§ΩŽΨ©Ω Ψ§Ω„Ω„Ω‘ΩŽΩŠΩ’Ω„Ω

Artinya: "Puasa yang paling utama setelah (puasa) Ramadhan adalah puasa pada bulan Allah - Muharram. Sementara shalat yang paling utama setelah shalat wajib adalah shalat malam." (HR Muslim nomor 1163)

2. Dihapuskan Dosa Setahun yang Lalu

Dari Abu Qotadah Al Anshoriy, ia berkata:

ΩˆΩŽΨ³ΩΨ¦ΩΩ„ΩŽ ΨΉΩŽΩ†Ω’ Ψ΅ΩŽΩˆΩ’Ω…Ω ΩŠΩŽΩˆΩ’Ω…Ω عَرَفَةَ ΩΩŽΩ‚ΩŽΨ§Ω„ΩŽ Β« ΩŠΩΩƒΩŽΩΩ‘ΩΨ±Ω Ψ§Ω„Ψ³Ω‘ΩŽΩ†ΩŽΨ©ΩŽ Ψ§Ω„Ω’Ω…ΩŽΨ§ΨΆΩΩŠΩŽΨ©ΩŽ ΩˆΩŽΨ§Ω„Ω’Ψ¨ΩŽΨ§Ω‚ΩΩŠΩŽΨ©ΩŽ Β». Ω‚ΩŽΨ§Ω„ΩŽ ΩˆΩŽΨ³ΩΨ¦ΩΩ„ΩŽ ΨΉΩŽΩ†Ω’ Ψ΅ΩŽΩˆΩ’Ω…Ω ΩŠΩŽΩˆΩ’Ω…Ω عَاشُورَاَؑ ΩΩŽΩ‚ΩŽΨ§Ω„ΩŽ Β« ΩŠΩΩƒΩŽΩΩ‘ΩΨ±Ω Ψ§Ω„Ψ³Ω‘ΩŽΩ†ΩŽΨ©ΩŽ Ψ§Ω„Ω’Ω…ΩŽΨ§ΨΆΩΩŠΩŽΨ©ΩŽ

Artinya: "Nabi SAW ditanya mengenai keutamaan puasa Arafah? Beliau menjawab, "Puasa Arafah akan menghapus dosa setahun yang lalu dan setahun yang akan datang." Beliau juga ditanya mengenai keistimewaan puasa Asyura? Beliau menjawab, "Puasa Asyura akan menghapus dosa setahun yang lalu." (HR Muslim nomor 1162)

Imam Nawawi rahimahullah menjelaskan bahwa dosa yang diampuni melalui puasa Asyura adalah dosa-dosa kecil. Namun, ia juga menyebutkan bahwa dosa besar diharapkan dapat diringankan, dan amalan tersebut dapat meninggikan derajat seseorang.

Sementara itu, Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah berpendapat bahwa secara umum amalan seperti puasa Asyura dapat menjadi sebab terhapusnya setiap dosa.

Itulah bacaan niat puasa Asyura lengkap Arab, Latin, dan artinya. Semoga bermanfaat!


(alk/alk)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads