Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Muhamad Mardiono melantik kepengurusan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PPP Sulawesi Selatan (Sulsel) periode 2026-2031. DPP menargetkan DPW PPP Sulsel bisa merebut kursi ketua DPRD Sulsel dan menyumbang 3 kursi untuk DPR RI pada Pemilu 2029 mendatang.
Prosesi pelantikan pengurus di bawah kepemimpinan Ketua DPW PPP Sulsel Ilham Ari Fauzi ini digelar di Hotel Claro, Sabtu (20/6/2026). Ilham didampingi Sekretaris DPW PPP Sulsel Nursyam Amin dan Bendahara Nur Alam.
Dalam kesempatan itu, Muhamad Mardiono berpesan agar PPP Sulsel mengupayakan meraih kursi pimpinan DPRD Sulsel. Selain itu, PPP Sulsel juga diminta memenangkan Pilkada mendatang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mungkin giliran PPP untuk memimpin DPRD Sulsel, ini lagi diperjuangkan, begitu juga pula berjuang di tingkat eksekutif. Dua-duanya harus sejalan, jadi harus berbanding lurus, itulah target kita," kata Mardiono.
Mardiono juga optimistis, PPP akan kembali masuk Senayan pada 2029. Dia mengklaim suara PPP di akar rumput masih stabil.
"PPP di akar rumput masih utuh yaitu suara kita masih besar di tingkat daerah. Hanya memang ada kekurangan di tingkat pusat, tetapi di daerah kita masih utuh, kita tahu suara kita dapat dari daerah sehingga disinkronisasi saja, sehingga suara kita di daerah masih stabil. Sehingga diharapkan meraih kembali kursi perolehan suara 2014 lalu, kita mendapatkan 39 kursi," pungkasnya.
Sementara itu, Bendahara Umum DPP PPP Imam Fauzan AU dalam kesempatan yang sama turut menyampaikan target tinggi menanti kepengurusan ini. Dia mengungkit bagaimana PPP pada Pemilu 2024 lalu.
"Saya hanya ingin mengingatkan kepada teman-teman kader PPP di Sulawesi Selatan, 2024 memang kita adalah provinsi dengan perolehan suara terbanyak, persentase terbanyak seluruh Indonesia untuk tingkat provinsi," kata Imam.
Imam menyebut saat ini PPP di DPRD Sulsel memiliki 8 kursi. Dia meminta capaian ini tak sekadar dipertahankan, melainkan kursinya harus ditambah.
"Di periode saya kemarin kalau saya bisa dapat 8 kursi provinsi saya sangat yakin minimal sekali, ini realistis ya, 2029 untuk tingkat provinsi, minimal akan menyumbangkan 10 kursi DPRD Provinsi," jelasnya.
Sementara untuk Senayan, PPP sedianya menyumbang 2 kursi seandainya lolos ambang batas parlemen pada Pemilu 2024. Pada Pemilu selanjutnya, Imam berharap 3 Dapil di Sulsel wajib menyumbang masing-masing 1 kursi.
"Tingkat wilayah di periode kemarin ada 2 anggota DPR RI yang seharusnya terpilih. 2029 kembali ke Senayan adalah hal yang sangat mutlak dan tolong Dapil 3 harus terisi nanti untuk DPR RI-nya," katanya.
"Kalau kemarin saja bisa dua kursi, tolong periode akan datang wajib hukumnya mengirimkan 3 kader terbaik Sulawesi Selatan sebagai anggota DPR RI di tahun 2029," sambung mantan Ketua DPW PPP Sulsel ini.
Terkait itu, Ketua DPW PPP Sulsel Ilham Ari Fauzi berharap dukungan seluruh elemen PPP di Sulsel untuk mencapai target tersebut. Menurutnya, PPP masih eksis di akar rumput meski pemilu terakhir tak lolos ambang batas parlemen.
"Beban kami ada beratnya, ada tidaknya, tapi partai PPP masih sangat eksis di akar rumput. Meskipun tidak dapat kursi di DPR RI, tapi kami tahu ada hikmah di balik semuanya," katanya.
Dia mengisahkan kisah Nabi Ayyub yang mendapat cobaan dari Allah SWT kehilangan 12 anaknya. Begitu pula yang terjadi dengan PPP, kehilangan potensi 12 kursi pada Pemilu lalu.
"Persis PPP kehilangan potensi 12 kursinya. Namun, karena kesabarannya melewati seluruh ujian dan kesabaran yang ditempa selama fase Allah SWT mengujinya, maka Allah lipat gandakan anaknya Nabi Ayyub AS menjadi 24. Sehingga insyaallah PPP ke depan bisa punya target 24 kursi di DPR RI," tuturnya.
(asm/hsr)
