Doa Minum Susu Putih 1 Muharram 1448 H: Arab, Latin, dan Artinya

Doa Minum Susu Putih 1 Muharram 1448 H: Arab, Latin, dan Artinya

Osmawanti Panggalo - detikSulsel
Selasa, 16 Jun 2026 19:30 WIB
Ilustrasi Ibu Hamil Minum Susu
Ilustrasi minum susu di malam 1 Muharram (Foto: Getty Images/iStockphoto)
Makassar -

Tahun Baru Hijriah 1 Muharram kerap disambut dengan berbagai tradisi oleh masyarakat muslim Indonesia. Salah satu kebiasaan populer adalah minum susu putih.

Penetapan 1 Muharram 1448 H tahun ini tidak serentak di seluruh Indonesia. Lembaga Falakiyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (LF PBNU) menetapkan Tahun Baru Hijriah jatuh pada Rabu, 17 Juni 2026, sedangkan pemerintah dan Muhammadiyah menetapkannya pada Selasa, 16 Juni 2026.

Karena pergantian hari dalam penanggalan Hijriah terjadi pada waktu Maghrib, maka warga NU bisa mulai membaca doa minum susu pada Selasa, 16 Juni 2026 malam. Lantas, bagaimana doa minum susu putih 1 Muharram?

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Berikut doa minum susu putih 1 Muharram 1448 H lengkap dalam tulisan Arab, Latin, dan artinya. Yuk, simak!

Doa dan Cara Minum Susu Putih pada 1 Muharram

Melansir laman Majelis Ulama Indonesia (MUI), tradisi minum susu putih pada 1 Muharram dinisbatkan kepada Abuya Sayyid Muhammad Alawi Al-Maliki, seorang ulama terkemuka keturunan Rasulullah SAW yang berasal dari Makkah. Amalan ini kemudian dikenal dan dipraktikkan oleh sebagian umat Islam sebagai salah satu bentuk menyambut datangnya tahun baru Hijriah.

ADVERTISEMENT

Tradisi tersebut dilakukan setelah waktu Maghrib pada malam 1 Muharram hingga sebelum masuk waktu Subuh. Tata caranya pun cukup sederhana, yaitu menyiapkan segelas susu putih, kemudian membacakan doa dengan penuh harap kepada Allah SWT sebelum meminumnya.

Berikut bacaan doa minum susu putih pada 1 Muharram lengkap dengan tulisan Arab, latin, dan artinya:

Ψ£ΩŽΩ„Ω„Ω‘Ω°Ω‡ΩΩ…Ω‘ΩŽ Ψ¨ΩŽΨ§Ψ±ΩΩƒΩ’ Ω„ΩŽΩ†ΩŽΨ§ ΩΩΩŠΩ’Ω‡Ω ΩˆΩŽΨ²ΩΨ―Ω’Ω†ΩŽΨ§ مِنْهُ

Allahumma baarik lanaa fiihi wazidnaa minhu

Artinya: Ya Allah, berkahilah kami di dalam air susu ini dan tambahlah keberkahan kami darinya.

Doa Minum Susu dari Nabi SAW

Dilansir dari detikHikmah, Rasulullah SAW selalu membaca doa setiap sebelum dan sesudah meminum susu walau konteksnya bukan pada 1 Muharram. Berikut bunyi haditsnya:

"Telah menceritakan kepada kami Hisyam bin 'Ammar telah menceritakan kepada kami Isma'il bin 'Ayyasy telah menceritakan kepada kami Ibnu Juraij dari Ibnu Syihab dari 'Ubaidullah bin Abdullah bin 'Utbah dari Ibnu Abbas dia berkata, "Rasulullah SAW bersabda, "Barangsiapa dianugerahi makanan oleh Allah, maka hendaklah ia mengucapkan, 'Ya Allah berkahilah kami di dalam makanan ini, dan berilah kami rezeki kebaikan darinya.' Dan barangsiapa dianugerahi minuman susu oleh Allah, hendaklah ia mengucapkan, "Ya Allah, berikanlah kami keberkahan padanya dan tambahkanlah kami darinya.' Sesungguhnya aku tidak mengetahui makanan dan minuman yang bermanfaat kecuali susu." (HR Ibnu Majah)

Sehingga berikut adalah lafadz doa minum susu dari Nabi SAW:

Ψ§Ω„Ω„Ω‘ΩŽΩ‡ΩΩ…Ω‘ΩŽ Ψ¨ΩŽΨ§Ψ±ΩΩƒΩ’ Ω„ΩŽΩ†ΩŽΨ§ ΩΩΩŠΩ‡Ω ΩˆΩŽΨ²ΩΨ―Ω’Ω†ΩŽΨ§ مِنْهُ فَΨ₯ΩΩ†Ω‘ΩΩŠ Ω„ΩŽΨ§ Ψ£ΩŽΨΉΩ’Ω„ΩŽΩ…Ω Ω…ΩŽΨ§ ΩŠΩΨ¬Ω’Ψ²ΩΨ¦Ω مِنْ Ψ§Ω„Ψ·Ω‘ΩŽΨΉΩŽΨ§Ω…Ω ΩˆΩŽΨ§Ω„Ψ΄Ω‘ΩŽΨ±ΩŽΨ§Ψ¨Ω Ψ₯ΩΩ„Ω‘ΩŽΨ§ Ψ§Ω„Ω„Ω‘ΩŽΨ¨ΩŽΩ†Ω

Allahumma barik lana fiihi wazidna minhu. Fainni la a'lamu maa yujziu minatha'aami wasyaraabi Illal banu

Artinya: "Ya Allah, berikanlah kami keberkahan padanya dan tambahkanlah kami darinya.' Sesungguhnya aku tidak mengetahui makanan dan minuman yang bermanfaat kecuali susu." (HR Ibnu Majah)

Makna Minum Susu Putih pada 1 Muharram

Tradisi minum susu putih pada 1 Muharram dimaknai sebagai bentuk tafa'ul, yakni sikap optimistis dan harapan akan datangnya kebaikan dari Allah SWT di tahun yang baru. Makna tersebut dijelaskan oleh Buya Yahya melalui unggahan di akun Instagramnya.

Menurutnya, tidak terdapat dalil khusus yang secara tegas menganjurkan penyajian susu putih atau penggunaan pakaian putih saat menyambut tahun baru Hijriah Namun, hal tersebut dapat dipahami sebagai bentuk tafa'ul atau pengharapan yang baik.

"Tidak ada keterangan yang jelas dalam agama yang menganjurkan menyajikan susu putih atau memakai pakaian putih. Akan tetapi, ada istilah tafa'ul. Karena tahun baru, maka kita menggunakan sesuatu yang putih sebagai simbol kebersihan dan kesucian. Ini merupakan ijtihad atau usulan para ulama untuk berhusnudzon terhadap masa yang akan datang. Dengan menyajikan susu putih, diharapkan Allah menjadikan hidup kita putih, bersih, dan jernih," ujar Buya Yahya, dikutip detikSulsel, Selasa (16/6/2026).

Dengan demikian, tradisi minum susu putih bukanlah amalan yang diwajibkan maupun disunnahkan secara khusus. Namun, tradisi ini dapat menjadi sarana untuk menumbuhkan harapan baik, memperbarui niat, dan memohon keberkahan kepada Allah SWT saat memasuki tahun Hijriah yang baru.

Itulah bacaan doa minum susu putih 1 Muharram 1448 H. Semoga bermanfaat ya, detikers!



(urw/urw)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads