Setiap kali memasuki Tahun Baru Islam atau 1 Muharram, sebagian masyarakat Indonesia memiliki kebiasaan meminum susu putih. Kebiasaan ini cukup populer di beberapa daerah dan kerap dilakukan secara turun-temurun sebagai bagian dari peringatan pergantian tahun dalam kalender Hijriah.
Meski telah menjadi kebiasaan, tidak sedikit umat Islam menanyakan landasan kegiatan tersebut. Apakah minum susu saat 1 Muharram termasuk sunnah yang diajarkan Rasulullah SAW, atau sekadar tradisi yang berkembang di masyarakat?
Di bawah ini detikSulsel telah menyajikan penjelasannya. Yuk, simak selengkapnya!
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Apakah Minum Susu Saat 1 Muharram Sunnah atau Tradisi?
Minum susu saat 1 Muharram merupakan tradisi. Hal itu sebagaimana disampaikan oleh Buya Yahya dalam kanal YouTube peribadinya.
Menurut Buya Yahya tidak terdapat dalil atau anjuran khusus minum susu putih pada 1 Muharram. Oleh karena itu, minum susu saat 1 Muharram tidak dapat disebut sebagai sunnah yang berasal dari Nabi Muhammad SAW.
Hukum Minum Susu 1 Muharram
Meskipun minum susu saat menyambut Tahun Baru Islam merupakan tradisi yang berkembang di masyarakat, praktik tersebut dapat dimaknai sebagai bentuk tafa'ul, yakni mengharap kebaikan kepada Allah SWT. Melalui tradisi tersebut, umat Islam berharap kehidupan di tahun yang baru dipenuhi keberkahan dan berbagai hal positif.
Namun, minum susu putih pada 1 Muharram tidak boleh diyakini sebagai ibadah khusus yang disunnahkan. Sebab, tidak terdapat dalil yang menunjukkan bahwa tradisi tersebut merupakan amalan yang secara khusus disyariatkan oleh Rasulullah SAW.
Menurut Buya Yahya, yang perlu diperhatian bukanlah aktivitas meminum susunya, melainkan keyakinan yang menyertainya. Tradisi ini dapat menjadi bermasalah apabila seseorang menyakini bahwa minum susu putih pada 1 Muharram wajib dilakukan atau meyakini bahwa hanya susu putih yang boleh disajikan saat 1 Muharram.
Oleh sebab itu, minum susu pada 1 Muharram pada dasarnya diperbolehkan selama dipahami sebagai tradisi atau simbol pengharapan akan kebaikan, bukan sebagai ibadah yang disunnahkan. Dengan pemahaman yang tepat, tradisi tersebut dapat menjadi sarana untuk memanjatkan doa dan harapan baik di awal tahun Hijriah.
Bacaan Doa saat Minum Susu pada 1 Muharram
Melansir laman Nahdlatul Ulama, berikut adalah doa saat meminum susu pada 1 Muharram:
Ψ£ΩΩΩΩΩΩΩΩ ΩΩ Ψ¨ΩΨ§Ψ±ΩΩΩ ΩΩΩΩΨ§ ΩΩΩΩΩΩ ΩΩΨ²ΩΨ―ΩΩΩΨ§ Ω ΩΩΩΩΩ
Arab latin: Allahumma baarik lanaa fiihi wazidnaa minhu.
Artinya: "Ya Allah, berkahilah kami di dalam air susu ini dan tambahlah keberkahan kami darinya."
Itulah informasi mengenai 'minum susu saat 1 Muharram, sunnah atau tradisi?'. Semoga bermanfaat ya, detikers!
