Daftar Peringatan Menarik-Penting 11 Juni, Ada Hari Bermain Internasional

Andi Sitti Nurfaisah - detikSulsel
Kamis, 11 Jun 2026 06:30 WIB
Foto: Ilustrasi. (upklyak/Freepik)
Makassar -

Tanggal 11 Juni 2026 bertepatan dengan hari Kamis dalam penanggalan Masehi. Pada tanggal ini, terdapat sejumlah peringatan yang dirayakan di berbagai negara dengan tema yang beragam.

Lantas, tanggal 11 Juni memperingati hari apa saja?

Di tingkat global terdapat Hari Bermain Internasional. Sementara itu, di negara lainnya ada Hari Memperindah Kehidupan Nasional di Amerika Serikat dan Hari Raja Kamehameha di Hawaii.

Masing-masing peringatan tersebut memiliki makna yang patut diketahui. Untuk itu, berikut detikSulsel menyajikan ulasan selengkapnya di bawah ini.

Disimak, yuk!

1. Hari Bermain Internasional

Melansir laman Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Hari Bermain Internasional yang diperingati setiap 11 Juni menjadi momentum untuk menegaskan pentingnya bermain dalam kehidupan anak-anak. Peringatan ini bertujuan mendorong semua pihak agar melindungi dan memprioritaskan hak anak untuk bermain demi mendukung tumbuh kembang mereka secara optimal.

Bermain merupakan bahasa universal yang digunakan oleh semua orang, tanpa memandang usia. Bagi anak-anak, aktivitas ini membantu mereka membangun hubungan sosial, meningkatkan pengendalian diri, mengatasi pengalaman sulit, serta mengembangkan kemampuan dalam memecahkan masalah.

Selain itu, bermain juga berperan penting dalam mengembangkan keterampilan kognitif, fisik, kreatif, sosial, dan emosional. Berbagai kemampuan tersebut menjadi bekal penting bagi anak untuk menghadapi dunia yang terus berubah dengan cepat.

Sebaliknya, terbatasnya kesempatan bermain dapat berdampak pada kesejahteraan dan perkembangan anak. Dalam dunia pendidikan, pembelajaran berbasis bermain bahkan telah diakui sebagai metode yang efektif karena mampu membuat proses belajar lebih menarik, menyenangkan, dan mudah diingat.

Pengakuan terhadap pentingnya bermain juga tercantum dalam Pasal 31 Konvensi Perserikatan Bangsa-Bangsa tentang Hak Anak yang menetapkannya sebagai hak dasar setiap anak. Adapun tema Hari Bermain Internasional 2026 adalah "Lindungi Bermain, Lindungi Masa Kanak-kanak", yang mengajak masyarakat untuk memastikan setiap anak memiliki kesempatan bermain yang aman, sehat, dan bermakna.

2. Hari Memperindah Kehidupan Nasional di Amerika Serikat

Hari Memperindah Kehidupan Nasional atau National Making Life Beautiful Day diperingati setiap 11 Juni di Amerika Serikat. Peringatan ini bertujuan untuk menghargai orang-orang yang membuat hidup orang lain menjadi lebih baik dan bermakna.

Dijelaskan dalam situs National Today, Hari Memperindah Kehidupan Nasional pertama kali dicetuskan pada 2015 oleh Apriori Beauty, perusahaan produk perawatan kulit dan kecantikan organik yang berbasis di California, Amerika Serikat. Hari tersebut diajukan sebagai perayaan yang sejalan dengan misi perusahaan untuk membantu orang mengenali dan menghargai kecantikan dalam diri mereka.

Seiring waktu, makna Hari Memperindah Kehidupan Nasional berkembang menjadi lebih luas. Perayaan ini tidak hanya berkaitan dengan kecantikan fisik, tetapi juga menjadi bentuk penghargaan bagi siapa saja yang memberikan pengaruh positif dalam kehidupan orang lain.

Gagasan ini sejalan dengan ungkapan penyair Inggris John Keats bahwa "keindahan adalah kebahagiaan abadi". Karena itu, hari ini menjadi momen untuk mengapresiasi para seniman, pekerja layanan, pemimpin, maupun individu lain yang memperindah kehidupan melalui karya, pelayanan, dan keteladanan mereka.

3. Hari Raja Kamehameha di Hawaii

Hari Raja Kamehameha atau King Kamehameha Day diperingati setiap 11 Juni di Hawaii untuk mengenang Kamehameha Agung atau Kamehameha I. Menyadur laman National Today, Kamehameha Agung dikenal sebagai tokoh yang berhasil menyatukan seluruh Kepulauan Hawaii menjadi satu kerajaan pada tahun 1810.

Kamehameha lahir di Kohala, Hawaii, pada 1758 dan berasal dari keluarga bangsawan. Sejak kecil, ia diyakini memiliki takdir menjadi raja besar sehingga sempat disembunyikan untuk melindunginya dari ancaman kelompok lawan.

Setelah Raja Kalaniʻōpuʻu meninggal pada 1782, kekuasaan di Hawaii terbagi antara putranya bernama Kīwalaʻō, dan keponakannya, Kamehameha. Persaingan keduanya berakhir dengan kemenangan Kamehameha yang kemudian memperluas wilayah kekuasaannya hingga berhasil mempersatukan seluruh Kepulauan Hawaii.

Pada masa pemerintahannya, Kamehameha tidak hanya dikenal sebagai penakluk, tetapi juga sebagai pemimpin yang membawa berbagai pembaruan hukum. Hingga kini, jasanya terus dikenang melalui beragam perayaan di Hawaii, seperti parade, pertunjukan hula, serta tradisi menghiasi patungnya dengan rangkaian lei atau kalung bunga raksasa.

Demikianlah informasi mengenai peringatan yang dirayakan pada 11 Juni. Semoga bermanfaat!



Simak Video "Video KPAI Ungkap Ironi dalam Pelaporan Kasus Pelanggaran Hak Anak"

(urw/urw)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork