Jalan nasional di Kabupaten Minahasa Utara, Sulawesi Utara (Sulut) terputus akibat amblas. Pengendara yang hendak ke Kota Bitung dan sebaliknya diarahkan melewati jalur alternatif.
"Jalan yang putus ini jalan nasional. Penyebab kami tak tahu apa, karena saat longsor itu cuaca panas," ujar Lurah Pinasungkulan Steven Moningka kepada detikcom, Selasa (9/6/2026).
Jalan penghubung Minahasa Utara dan Kota Bitung di Kelurahan Pinasungkulan itu dilaporkan terputus pada Minggu (7/6) sekitar pukul 13.30 Wita. Jalan tersebut awalnya mengalami retak sejak awal Maret 2026.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Awal Maret 2026 jalan sudah retak turun sekitar setengah meter. Dua minggu yang lalu kami tutup dan dialihkan jalan alternatif lain jalan kampung," kata Steven.
Dia mengaku menerima informasi bahwa terdapat lubang di bawah badan jalan yang menyebabkan amblas. Namun, informasi tersebut masih memerlukan penelitian lebih lanjut dari instansi berwenang.
"Ada yang menyampaikan di bawah ada lubang, tapi yang bisa memastikan itu badan geologi," ujarnya.
Dia mengungkapkan di sekitar jalan yang terputus terdapat area tambang milik PT Meares Soputan Mining (MSM). Perusahaan diketahui melakukan aktivitas peledakan atau blasting sebagai bagian dari operasional pertambangan.
"Di sekitar situ ada pit area pertambangan yang melakukan kegiatan blasting," ujarnya.
Pihak Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) telah melakukan peninjauan di lokasi. BPJN disebut menyerahkan penanganan pekerjaan pemindahan jalur kepada perusahaan.
"BPJN sudah berulang kali datang meninjau, saat ini pekerjaan pemindahan jalan di titik itu sedang dilakukan dengan menggeser jalur sekitar 10 meter," ungkap Steven.
(hsr/asm)











































