BMKG mengeluarkan peringatan potensi El Nino Moderat-Kuat di Sulawesi Selatan (Sulsel) periode Juni-Juli 2026. Berikut daerah yang berpotensi curah hujan sangat rendah.
"Potensi El Nino Moderat-Kuat di Provinsi Sulawesi Selatan Periode Juni-Juli 2026," kata Kepala BBMKG Wilayah IV Makassar, Nasrol Adil dalam suratnya yang diterima detikSulsel, Senin (1/6/2026).
Nasrol Adil mengatakan sehubungan dengan perkembangan El Nino di Indonesia, maka sejumlah daerah di Sulsel berpotensi mengalami curah hujan yang sangat rendah. Maka dari itu, dia mengimbau agar disiapkan upaya mitigasi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Untuk hal tersebut, maka kami merekomendasikan untuk melakukan penghematan air bersih dan mitigasi kekeringan serta kesiapsiagaan terhadap kebakaran hutan dan lagan dapat disiagakan," jelasnya.
BMKG memprediksi bahwa El Nino berpotensi terjadi dengan peluang yang cukup tinggi di Sulsel. Peluang El Nino mencapai minimal kategori lemah sebesar 100%, kategori sedang (moderate) sebesar 94%, dan kategori kuat sebesar 60%.
Prediksi pada dasarian Juni I 2026 menunjukkan wilayah Sulsel akan didominasi oleh hujan dengan kriteria rendah hingga menengah. Curah menengah dengan intensitas 75 sampai dengan 100 mm/Dasarian diprediksi terjadi pada Sebagian wilayah Kabupaten Bone, Luwu Utara dan Sinjai dengan sifat hujan diprediksi kategori normal.
Pada dasarian Juni II 2026, prediksi didominasi oleh hujan dengan kategori rendah hingga menengah yaitu 0 sampai 100 mm. Prediksi sifat hujan didominasi kategori normal, kecuali wilayah utara beberapa wilayah pada kategori bawah normal.
Pada dasarian Juni III 2026, prediksi didominasi oleh hujan dengan kategori rendah hingga menengah yaitu 0 sampai 150 mm. Prediksi sifat hujan didominasi kategori atas normal, di sebagian kecil wilayah selatan, hingga kategori Bawah normal di sebagian kecil wilayah utara.
Analisis Curah Hujan Bulan Juni-Oktober di Sulsel
Hasil analisis BMKG juga memprediksi bulan Juni 2026 menunjukkan wilayah Sulsel akan didominasi oleh hujan dengan kriteria rendah hingga tinggi yaitu antara 21 sampai 400 mm.
Sementara pada bulan Juli 2026, di Sulsel akan didominasi oleh hujan dengan kategori Rendah hingga menengah yaitu 0 sampai 300 mm. Adapun pada bulan Agustus 2026, diprediksi akan didominasi oleh hujan dengan kategori Rendah yaitu 0 sampai 100 mm.
Pada bulan September 2026, diprediksi akan didominasi oleh hujan dengan kategori rendah yaitu 0 sampai 100 mm. Kemudian pada bulan Oktober 2026, diprediksi akan didominasi oleh hujan dengan kategori rendah hingga menengah yaitu 0 sampai 200 mm.
Prediksi Awal Musim Kemarau 2026 di Sulsel
Bulan Juni (8%)
- Sebagian besar Bone dan Pinrang
- Sebagian kecil Barru, Pangkep, Maros dan Tana Toraja
Bulan Juli (46%)
- Seluruh Bantaneg, Bulukumba dan Sinjai
- Sebagian besar Bone, Sidrap, Enrekang, Luwu, Toraja Utara dan Wajo
- Sebagian kecil Gowa, Maros, Soppeng, Pinrang dan Tana Toraja
Bulan Agustus (8%)
- Seluruh Luwu Timur
- Sebagian besar Luwu Utara
Prediksi Puncak Musim Kemarau 2026 di Sulsel
Bulan Agustus (58%)
- Seluruh Luwu Utara, Toraja Utara, Tana Toraja, Pinrang, Parepare, Barru, Soppeng, Pangkep, Maros, Makassar, Takalar dan Jeneponto
- Sebagian besar Gowa, Luwu Timur dan Palopo
- Sebagian Enrekang, Sidrap, Wajo, Bone, Luwu
- Sebagian kecil Bantaeng
Bulan September (42%)
- Seluruh Sinjai, Bulukumba dan Selayar
- Sebagian Luwu Timur, Luwu, Sidrap, Enrekang, Wajo dan Bone
- Sebagian besar Bantaeng
- Sebagian kecil Gowa
Simak Video "Video: Jangan Sepelekan El Nino Godzilla, Punya Efek Serius pada Kesehatan"
[Gambas:Video 20detik]
(ata/sar)











































