Jalan di Kecamatan Pulubala, Kabupaten Gorontalo, kembali amblas akibat longsor hingga nyaris putus. Kendaraan roda empat sudah tidak bisa melintas di lokasi dan telah diberi garis polisi.
"Ya, sudah sangat parah, jalan ini mengalami longsor sudah amblas," kata Kasi Humas Polres Gorontalo Iptu Wawan Suryawan saat dikonfirmasi detikcom, Sabtu (30/5/2026).
Jalan provinsi di Desa Bakti, Kecamatan Pulubala itu Kembali mengalami longsor pada Kamis (28/5) sekitar pukul 10.25 Wita. Panjang jalan yang amblas mencapai 30 meter.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jalan mengalami longsor membuat jalan amblas akibat dari derasnya curah hujan yang tinggi sehingga membuat tanah di pinggir jalan longsor ke bawah sungai," ungkap Wawan.
Dia mengatakan pada kejadian pertama di bulan April, jalan tersebut masih bisa dilalui mobil. Namun setelah kembali longsor jalan tersebut nyaris putus dan kini hanya bisa dilewati motor.
"Sudah tidak bisa dilalui oleh kendaraan roda 4 seperti mobil. Hanya roda 2 motor yang bisa lewat jalan itu," terangnya.
Mengantisipasi terjadinya kecelakaan, polisi bersama warga melakukan penjagaan di sekitar lokasi. Selain memasang garis polisi, mereka juga melakukan pengaturan arus lalu lintas.
"Anggota Polres Gorontalo dan Polsek Pulubala telah memasang police line di sekitar lokasi jalan yang longsor," katanya.
Diketahui, longsor di Jalan Hasan Akili, Desa Bakti, Kecamatan Pulubala, awalnya terjadi pada Sabtu (18/4) pagi. Saat itu jalan yang dijadikan akses utama ke Kabupaten Gorontalo masih bisa dilalui mobil meski harus bergantian.
"Ya, longsor tepatnya di Pulubala, Desa Bakti, Kabupaten Gorontalo," ujar Kepala Bidang (Kabid) I Kedaruratan dan Logistik BPBD Provinsi Gorontalo Hifny Tegela saat dikonfirmasi detikcom, Sabtu (18/4).
