Bacaan Doa Terbaik Hari Arafah Sesuai Sunnah Rasulullah

Bacaan Doa Terbaik Hari Arafah Sesuai Sunnah Rasulullah

Iswandy Rusli - detikSulsel
Selasa, 26 Mei 2026 17:00 WIB
Bacaan doa terbaik hari Arafah sesuai hadits Nabi.
Bacaan doa di hari Arafah (Foto: Thirdman/Pexels)
Makassar -

Hari Arafah menjadi salah satu momen istimewa dalam Islam yang penuh dengan keberkahan dan ampunan. Pada hari yang jatuh setiap 9 Dzulhijjah ini, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak ibadah, dzikir, dan memanjatkan doa terbaik kepada Allah SWT.

Tidak heran jika banyak umat Islam mencari bacaan doa terbaik Hari Arafah sesuai sunnah Rasulullah SAW untuk diamalkan sepanjang hari. Mengutip buku Fikih Sunnah Jilid 3, redaksi yang diriwayatkan Tirmidzi adalah: Sesungguhnya Rasulullah SAW bersabda, "Doa yang paling baik adalah doa pada hari Arafah, dan doa yang paling baik yang aku baca dan dibaca nabi-nabi sebelumku adalah:

لا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ يُحْيِي وَيُمِيْتُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Laa ilaaha illallahu wahdahu laa syariikalah, lahul mulku wa lahul hamdu yuhyii wa yumiitu wa huwa 'alaa kulli syai-in qadiir.

"Tidak ada Tuhan selain Allah, Dzat yang Esa dan tidak ada sekutu bagi-Nya. Bagi-Nya segala kerajaan dan segala pujian. Di tangan-Nyalah segala kebaikan dan Dia Mahakuasa atas segala sesuatu."

ADVERTISEMENT

Selain doa di atas, terdapat doa dengan redaksi yang lain sebagaimana termaktum dalam sejumlah riwayat.

Doa Hari Arafah #1

Masih dari buku yang sama, Ali RA meriwayatkan bahwa Rasulullah SAW bersabda,

"Sesungguhnya doa para nabi sebelumku dan doaku pada hari Arafah yang paling banyak dibaca adalah doa:

لا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لا شَرِيكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ يُحْيِي وَيُمِيتُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرُ اللَّهُمَّ اجْعَلْ فِي بَصَرِي نُورًا ، وَفِي سَمْعِي نُورًا ، وَفِي قَلْبِي نُورًا اللَّهُمَّ اشْرَحْ لِي صَدْرِي وَيَسِّرْ لِي أَمْرِي وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ وَسْوَاسِ الصَّدْرِ وَشَتَاتِ الْأَمْرِ وَفِتْنَةِ الْقَبْرِ وَشَرِّ مَا يَلِجُ فِي اللَّيْلِ وَشَرِّ مَا يَلِجُ فِي النَّهَارِ وَشَرِّ مَا تَهُبُّ بِهِ الرِّيَاحُ وَشَرِّ بَوَائِقِ الدَّهْرِ

"Tidak ada Tuhan selain Allah, Dzat yang Esa dan tidak ada sekutu bagi-Nya. Bagi-Nya segala kerajaan dan segala pujian. Di tangan-Nyalah segala kebaikan dan Dia Mahakuasa atas segala sesuatu. Ya Allah, jadikanlah cahaya pada penglihatanku, cahaya pada pendengaranku, dan cahaya pada hatiku. Ya Allah, lapangkanlah dadaku dan mudahkanlah urusanku. Dan aku berlindung kepada-Mu dari bisikan nafsu, tercerai berainya perkara, fitnah dalam kubur, keburukan segala sesuatu yang memasuki malam, keburukan segala sesuatu yang memasuki siang, keburukan tiupan angin, dan keburukan perusak-perusak masa."

Doa Hari Arafah #2

Ali RA juga meriwayatkan bahwa doa yang paling sering dibaca Rasulullah SAW pada saat wukuf di Arafah adalah:

اللَّهُمَّ لَكَ الْحَمْدُ كَالَّذِي نَقُولُ وَخَيْرًا مِمَّا نَقُولُ اللَّهُمَّ لَكَ صَلَاتِي وَنُسُكِي وَمَحْيَايَ وَمَمَاتِي وَإِلَيْكَ مَا بِي وَلَكَ رَبِّ تُرَائِى اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوْذُ بِكَ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ وَوَسْوَسَةِ الصَّدْرِ وَشَتَاتِ الأَمْرِ اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا تَجِيءُ بِهِ الرِّيحُ

"Ya Allah, bagi-Mu segala puji seperti pujian yang kami ucapkan kepada-Mu dan lebih baik daripada pujian yang kami ucapkan untuk-Mu. Ya Allah, untuk-Mu shalat, ibadah, hidup, dan matiku. Hanya kepada-Mu tempat kembaliku dan hanya untuk-Mu, wahai Tuhanku, segala warisanku. Ya Allah, sesungguhnya aku memohon perlindungan kepada-Mu dari siksa kubur, bisikan nafsu, dan tercerai-berainya perkara. Ya Allah, aku memohon perlindungan kepada-Mu dari keburukan tiupan angin."

Dzikir Hari Arafah 1.000 Kali

Melansir akun Instagram @kemenagmuaraeni, dzikir Hari Arafah terdiri dari bacaan tahlil dan surat al-Iklas yang masing=masing dibaca sebanyak 1.000 kali. Berikut teks dzikirnya:

1. Bacaan Tahlil

لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ يُحْيِي وَيُمِيتُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ

Arab Latin: Laa ilaha illallah wahdahu laa syarika lahu, lahul mulku wa lahul hamdu, yuhyii wa yumiitu wa huwa 'alaa kulli syai-in qadiir.

Artinya: "Tidak ada Tuhan yang berhak disembah selain Allah semata, tidak ada sekutu bagi-Nya. Milik-Nya kerajaan semesta dan bagi-Nya segala pujian. Dia Maha Menghidupkan dan Maha Mematikan, dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu."

2. Surat Al-Ikhlas

قُلْ هُوَ اللّٰهُ اَحَدٌۚ ۝١ اَللّٰهُ الصَّمَدُۚ ۝٢ لَمْ يَلِدْ وَلَمْ يُوْلَدْۙ ۝٣ وَلَمْ يَكُنْ لَّهٗ كُفُوًا اَحَدٌࣖ ۝٤

Arab Latin: Qul huwallaahu ahad. Allaahush-shamad. Lam yalid wa lam yuulad. Wa lam yakul lahuu kufuwan ahad.

Artinya: Katakanlah (Nabi Muhammad), "Dialah Allah Yang Maha Esa. Allah tempat meminta segala sesuatu. Dia tidak beranak dan tidak pula diperanakkan, serta tidak ada sesuatu pun yang setara dengan-Nya."




(alk/alk)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads