Puasa Arafah merupakan salah satu amalan sunnah yang sangat dianjurkan bagi setiap muslim, khususnnya bagi yang tidak sedang menunaikan ibadah haji. Ibadah ini dikerjakan setiap tanggal 9 Dzulhijjah dalam kalender Hijriah.
Berdasarkan hasil sidang isbat Kementerian Agama (Kemenag) RI, 1 Dzulhijjah jatuh pada Senin, 18 Mei 2026. Dengan demikian, puasa Arafah 1447 H dilaksanakan hari ini, Selasa 26 Mei 2026.
Sama dengan puasa pada umumnya, umat Islam dianjurkan untuk menyegerakan berbuka ketika tiba waktu Maghrib. Selain itu, membaca doa buka puasa juga dianjurkan sebagai bentuk rasa syukur atas nikmat yang Allah SWT berikan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk itu, berikut bacaan doa buka puasa Arafah lengkap tulisan Arab, Latin, beserta artinya. Disimak yuk!
Doa Buka Puasa Arafah
Melansir buku Panduan Puasa karya Fakhrizal Idris, terdapat beberapa bacaan doa buka puasa yang diajarkan Rasulullah SAW. Doa tersebut juga dapat dibaca ketika menjalankan puasa Arafah.
Adapun doa buka puasa Arafah yang dapat dibaca sebagai berikut:
Doa Buka Puasa Arafah #1
Ψ°ΩΩΩΨ¨Ω Ψ§ΩΨΈΩΩΩ ΩΨ£Ω ΩΩΨ§Ψ¨ΩΨͺΩΩΩΩΨͺΩ Ψ§ΩΩΨΉΩΨ±ΩΩΩΩ ΩΩΨ«ΩΨ¨ΩΨͺΩ Ψ§ΩΩΨ£ΩΨ¬ΩΨ±Ω Ψ₯ΩΩΩ Ψ΄ΩΨ§Ψ‘Ω Ψ§ΩΩΩΩΩΩ
Arab Latin: Dzahabazh-zhoma-u, wabtalatil-'uruqu, wa tsabatal-ajru, insya Allah.
Artinya: "Rasa dahaga telah pergi, kerongkongan telah basah, semoga ganjarannya tetap (di sisi-Nya) insya Allah."
Doa Buka Puasa Arafah #2
Ψ§ΩΩΩΩΩΩΩ ΩΩ ΩΩΩΩ Ψ΅ΩΩ ΩΨͺΩ ΩΩΨΉΩΩΩΩ Ψ±ΩΨ²ΩΩΩΩΩ Ψ£ΩΩΩΨ·ΩΨ±ΩΨͺΩ
Arab Latin: Allaahumma laka shumtu, wa 'ala rizqika afthartu.
Artinya: "Ya Allah aku berpuasa karena-Mu dan berbuka atas karunia-Mu."
Doa Buka Puasa Arafah #3
Ψ§ΩΩΨΩΩ ΩΨ―Ω ΩΩΩΩΩΩΩ Ψ§ΩΩΩΨ°ΩΩ Ψ£ΩΨΉΩΨ§ΩΩΩΩΩ ΩΩΨ΅ΩΩ ΩΨͺΩ ΩΩΨ±ΩΨ²ΩΩΩΩΩΩ ΩΩΨ£ΩΩΩΨ·ΩΨ±ΩΨͺΩ
Arab Latin: Alhamdulillahilladzi a'ananii fa shumtu, wa razaqont fa afthortu.
Artinya: "Segala puji bagi Allah yang telah membantu ku (dengan izin-Nya) hingga aku bisa berpuasa, dan memberi ku rezeki hingga aku bisa berbuka."
Waktu Membaca Doa Buka Puasa Arafah
Menyadur laman Kemenag Sulawesi Barat, waktu membaca doa buka puasa ditentukan dari aspek makna doanya. Pada doa berbuka puasa riwayat Ibnu Umar misalnya, terdapat penggunaan kata lampau yaitu 'telah' dalam bacaan doanya.
Dengan begitu, doa buka puasa tersebut hendaknya dibaca setelah membatalkan puasa. Pandangan serupa juga dijelaskan oleh Wahba Zuhaili dalam kitab Fiqh al-Islam wa Aditullah, yang menyebutkan bahwa salah satu sunnah puasa adalah berdoa setelah berbuka.
Ψ§ΩΨ―ΨΉΨ§Ψ‘ ΨΉΩΨ¨ Ψ§ΩΩΨ·Ψ±
Artinya: "Berdoa setelah berbuka."
Meski demikian, membaca doa buka puasa sebelum berbuka tetap diperbolehkan. Hanya saja, membaca doa buka puasa setelah berbuka dinilai lebih utama sebagai kamal al-sunnah atau kesempurnaan sunnah.
Sementara itu, Ustaz Adi Hidayat dalam kanal YouTube pribadinya menjelaskan bahwa terdapat dua pendapat mengenai waktu membaca doa buka puasa, yakni sebelum dan setelah berbuka. Menurutnya, kedua pendapat tersebut tidak perlu dipertentangkan karena yang terpenting adalah mengamalkan sunnah berbuka dengan berdoa.
"Dua (pendapat) ini tidak perlu dipertentangkan mau dibaca sebelum (atau) mau dibaca setelah (berbuka) itu tidak ada masalah, yang penting gunakan sunnah ini untuk berdoa. Jangan lupa yang terpenting, doa (buka puasa) ini adalah baru pengantar," ujar Ustaz Adi Hidayat dalam video berjudul "Tentang Doa Berbuka Puasa (Part 1)" yang dikutip detikSulsel, Senin (26/5/2026).
Ia melanjutkan, terdapat dua kegembiraan bagi setiap muslim yang berpuasa. Pertama, saat berbuka puasa karena doa orang yang berpuasa termasuk mustajab, dan kedua ketika datang hari kiamat, Allah akan memberikan pahala puasa yang melimpah baginya.
Keutamaan Puasa Arafah
Puasa Arafah termasuk salah satu puasa sunnah yang sangat dianjurkan lantaran memiliki keutamaan besar. Pada laman Majelis Ulama Indonesia (MUI) dijelaskan bahwa keutamaan puasa Arafah ialah menjadi sebab diampuninya dosa setahun yang lalu dan setahun yang akan datang.
Hal tersebut sebagaimana sabda Rasulullah SAW berikut:
Ψ΅ΩΩΩΨ§Ω Ω ΩΩΩΩΩ Ω ΨΉΩΨ±ΩΩΩΨ©Ω Ψ£ΩΨΩΨͺΩΨ³ΩΨ¨Ω ΨΉΩΩΩΩ Ψ§ΩΩΩΩΩΩ Ψ£ΩΩΩ ΩΩΩΩΩΩΩΨ±Ω Ψ§ΩΨ³ΩΩΩΩΨ©Ω Ψ§ΩΩΩΨͺΩΩ ΩΩΨ¨ΩΩΩΩΩ ΩΩΨ§ΩΨ³ΩΩΩΩΨ©Ω Ψ§ΩΩΩΨͺΩΩ Ψ¨ΩΨΉΩΨ―ΩΩΩ
Artinya: "Puasa Arafah dapat menghapus dosa setahun yang lalu dan setahun yang akan datang." (HR Muslim)
Abu Bakar bin Muhammad Syatha ad-Dimyathi menjelaskan bahwa dosa yang dihapus melalui puasa Arafah adalah dosa-dosa kecil yang tidak berkaitan dengan hak sesama manusia. Sementara itu, dosa besar hanya dapat dihapus dengan tobat yang sungguh-sungguh, sedangkan hak sesama manusia harus diselesaikan dengan kerelaan hati yang bersangkutan.
Ψ§ΩΩΩ ΩΩΩΩΩΨ±Ω: Ψ§ΩΨ΅ΩΩΨΊΩΨ§Ψ¦ΩΨ±Ω Ψ§ΩΩΩΨͺΩΩ ΩΩΨ§ ΨͺΩΨͺΩΨΉΩΩΩΩΩΩ Ψ¨ΩΨΩΩΩΩ Ψ§ΩΩΨ’Ψ―ΩΩ ΩΩ Ψ₯ΩΨ°Ω Ψ§ΩΩΩΩΨ¨ΩΨ§Ψ¦ΩΨ±Ω ΩΩΨ§ ΩΩΩΩΩΩΩΨ±ΩΩΩΨ§ Ψ₯ΩΩΩΩΨ§ Ψ§ΩΨͺΩΩΩΩΨ¨ΩΨ©Ω Ψ§ΩΨ΅ΩΩΨΩΩΨΩΨ©Ω. ΩΩΨΩΩΩΩΩΩ Ψ§ΩΩΨ’Ψ―ΩΩ ΩΩΩ Ω ΩΨͺΩΩΩΩΩΩΩΨ©Ω ΨΉΩΩΩΩ Ψ±ΩΨΆΩΨ§ΩΩ Ψ ΩΩΨ₯ΩΩΩ ΩΩΩ Ω ΨͺΩΩΩΩΩ ΩΩΩΩ Ψ΅ΩΨΊΩΨ§Ψ¦ΩΨ±Ω Ψ²ΩΩΨ―Ω ΩΩΩ ΨΩΨ³ΩΩΩΨ§ΨͺΩΩΩ. ΩΩΩΩΩ ΨͺΩΩΩΩΩΩΨ±Ω ΩΩΨ°ΩΩΩ Ψ§ΩΨ³ΩΩΩΩΨ©Ω Ψ₯ΩΨ΄ΩΨ§Ψ±ΩΨ©Ω Ψ₯ΩΩΩΩ Ψ£ΩΩΩΩΩΩ ΩΩΨ§ ΩΩΩ ΩΩΨͺΩ ΩΩΩΩΩΨ§ Ψ ΩΩΩΩΩ Ψ°ΩΩΩΩΩ Ψ¨ΩΨ΄ΩΨ±ΩΩ
Artinya: "Dosa yang dihapus oleh puasa tersebut adalah dosa-dosa kecil yang tidak berkaitan dengan hak sesama manusia. Adapun dosa-dosa besar, maka tidak dapat dihapus kecuali dengan tobat yang benar. Sedangkan hak-hak manusia bergantung pada kerelaan pemilik hak tersebut. Jika seseorang tidak memiliki dosa-dosa kecil, maka akan ditambahkan pahala kebaikannya. Dalam penghapusan dosa untuk satu tahun yang akan datang terdapat isyarat bahwa ia tidak akan meninggal pada tahun itu, dan dalam hal tersebut terdapat kabar gembira." (l'anah ath-Thalibin, vol 2, halaman 300)
Itulah bacaan doa buka puasa Arafah lengkap tulisan Arab-Latin, beserta waktu yang dianjurkan untuk membacanya. Semoga bermanfaat!
(urw/urw)











































