Doa Buka Puasa Arafah Sesuai Sunnah, Lengkap dengan Latin dan Artinya

Doa Buka Puasa Arafah Sesuai Sunnah, Lengkap dengan Latin dan Artinya

Andi Sitti Nurfaisah - detikSulsel
Selasa, 26 Mei 2026 14:59 WIB
Doa buka puasa Arafah lengkap Arab, Latin, dan artinya.
Foto: Ilustrasi. (iStock)
Makassar -

Puasa Arafah merupakan salah satu amalan sunnah yang sangat dianjurkan bagi setiap muslim, khususnnya bagi yang tidak sedang menunaikan ibadah haji. Ibadah ini dikerjakan setiap tanggal 9 Dzulhijjah dalam kalender Hijriah.

Berdasarkan hasil sidang isbat Kementerian Agama (Kemenag) RI, 1 Dzulhijjah jatuh pada Senin, 18 Mei 2026. Dengan demikian, puasa Arafah 1447 H dilaksanakan hari ini, Selasa 26 Mei 2026.

Sama dengan puasa pada umumnya, umat Islam dianjurkan untuk menyegerakan berbuka ketika tiba waktu Maghrib. Selain itu, membaca doa buka puasa juga dianjurkan sebagai bentuk rasa syukur atas nikmat yang Allah SWT berikan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Untuk itu, berikut bacaan doa buka puasa Arafah lengkap tulisan Arab, Latin, beserta artinya. Disimak yuk!

Doa Buka Puasa Arafah

Melansir buku Panduan Puasa karya Fakhrizal Idris, terdapat beberapa bacaan doa buka puasa yang diajarkan Rasulullah SAW. Doa tersebut juga dapat dibaca ketika menjalankan puasa Arafah.

ADVERTISEMENT

Adapun doa buka puasa Arafah yang dapat dibaca sebagai berikut:

Doa Buka Puasa Arafah #1

Ψ°ΩŽΩ‡ΩŽΨ¨ΩŽ Ψ§Ω„ΨΈΩ‘ΩŽΩ…ΩŽΨ£Ω ΩˆΩŽΨ§Ψ¨Ω’ΨͺΩŽΩ„Ω‘ΩŽΨͺΩ’ Ψ§Ω„Ω’ΨΉΩΨ±ΩΩˆΩ‚Ω وَثَبَΨͺَ Ψ§Ω„Ω’Ψ£ΩŽΨ¬Ω’Ψ±Ω Ψ₯ِنْ شَاَؑ Ψ§Ω„Ω„Ω‘ΩŽΩ‡Ω

Arab Latin: Dzahabazh-zhoma-u, wabtalatil-'uruqu, wa tsabatal-ajru, insya Allah.

Artinya: "Rasa dahaga telah pergi, kerongkongan telah basah, semoga ganjarannya tetap (di sisi-Nya) insya Allah."

Doa Buka Puasa Arafah #2

Ψ§Ω„Ω„Ω‘ΩŽΩ‡ΩΩ…Ω‘ΩŽ Ω„ΩŽΩƒΩŽ ءُمْΨͺُ ΩˆΩŽΨΉΩŽΩ„ΩŽΩ‰ Ψ±ΩΨ²Ω’Ω‚ΩΩƒΩŽ Ψ£ΩŽΩΩ’Ψ·ΩŽΨ±Ω’Ψͺُ

Arab Latin: Allaahumma laka shumtu, wa 'ala rizqika afthartu.

Artinya: "Ya Allah aku berpuasa karena-Mu dan berbuka atas karunia-Mu."

Doa Buka Puasa Arafah #3

Ψ§Ω„Ω’Ψ­ΩŽΩ…Ω’Ψ―Ω Ω„ΩΩ„Ω‘ΩŽΩ‡Ω Ψ§Ω„Ω‘ΩŽΨ°ΩΩŠ Ψ£ΩŽΨΉΩŽΨ§Ω†ΩŽΩ†ΩΩŠ ΩΩŽΨ΅ΩΩ…Ω’Ψͺُ ΩˆΩŽΨ±ΩŽΨ²ΩŽΩ‚ΩŽΩ†ΩΩŠ ΩΩŽΨ£ΩŽΩΩ’Ψ·ΩŽΨ±Ω’Ψͺُ

Arab Latin: Alhamdulillahilladzi a'ananii fa shumtu, wa razaqont fa afthortu.

Artinya: "Segala puji bagi Allah yang telah membantu ku (dengan izin-Nya) hingga aku bisa berpuasa, dan memberi ku rezeki hingga aku bisa berbuka."

Waktu Membaca Doa Buka Puasa Arafah

Menyadur laman Kemenag Sulawesi Barat, waktu membaca doa buka puasa ditentukan dari aspek makna doanya. Pada doa berbuka puasa riwayat Ibnu Umar misalnya, terdapat penggunaan kata lampau yaitu 'telah' dalam bacaan doanya.

Dengan begitu, doa buka puasa tersebut hendaknya dibaca setelah membatalkan puasa. Pandangan serupa juga dijelaskan oleh Wahba Zuhaili dalam kitab Fiqh al-Islam wa Aditullah, yang menyebutkan bahwa salah satu sunnah puasa adalah berdoa setelah berbuka.

Ψ§Ω„Ψ―ΨΉΨ§Ψ‘ ΨΉΩ‚Ψ¨ الفطر

Artinya: "Berdoa setelah berbuka."

Meski demikian, membaca doa buka puasa sebelum berbuka tetap diperbolehkan. Hanya saja, membaca doa buka puasa setelah berbuka dinilai lebih utama sebagai kamal al-sunnah atau kesempurnaan sunnah.

Sementara itu, Ustaz Adi Hidayat dalam kanal YouTube pribadinya menjelaskan bahwa terdapat dua pendapat mengenai waktu membaca doa buka puasa, yakni sebelum dan setelah berbuka. Menurutnya, kedua pendapat tersebut tidak perlu dipertentangkan karena yang terpenting adalah mengamalkan sunnah berbuka dengan berdoa.

"Dua (pendapat) ini tidak perlu dipertentangkan mau dibaca sebelum (atau) mau dibaca setelah (berbuka) itu tidak ada masalah, yang penting gunakan sunnah ini untuk berdoa. Jangan lupa yang terpenting, doa (buka puasa) ini adalah baru pengantar," ujar Ustaz Adi Hidayat dalam video berjudul "Tentang Doa Berbuka Puasa (Part 1)" yang dikutip detikSulsel, Senin (26/5/2026).

Ia melanjutkan, terdapat dua kegembiraan bagi setiap muslim yang berpuasa. Pertama, saat berbuka puasa karena doa orang yang berpuasa termasuk mustajab, dan kedua ketika datang hari kiamat, Allah akan memberikan pahala puasa yang melimpah baginya.

Keutamaan Puasa Arafah

Puasa Arafah termasuk salah satu puasa sunnah yang sangat dianjurkan lantaran memiliki keutamaan besar. Pada laman Majelis Ulama Indonesia (MUI) dijelaskan bahwa keutamaan puasa Arafah ialah menjadi sebab diampuninya dosa setahun yang lalu dan setahun yang akan datang.

Hal tersebut sebagaimana sabda Rasulullah SAW berikut:

Ψ΅ΩΩŠΩŽΨ§Ω…Ω ΩŠΩŽΩˆΩ’Ω…Ω عَرَفَةَ Ψ£ΩŽΨ­Ω’Ψͺَسِبُ ΨΉΩŽΩ„ΩŽΩ‰ Ψ§Ω„Ω„Ω‘ΩŽΩ‡Ω Ψ£ΩŽΩ†Ω’ ΩŠΩΩƒΩŽΩΩ‘ΩΨ±ΩŽ Ψ§Ω„Ψ³Ω‘ΩŽΩ†ΩŽΨ©ΩŽ Ψ§Ω„Ω‘ΩŽΨͺِي Ω‚ΩŽΨ¨Ω’Ω„ΩŽΩ‡Ω ΩˆΩŽΨ§Ω„Ψ³Ω‘ΩŽΩ†ΩŽΨ©ΩŽ Ψ§Ω„Ω‘ΩŽΨͺِي Ψ¨ΩŽΨΉΩ’Ψ―ΩŽΩ‡Ω

Artinya: "Puasa Arafah dapat menghapus dosa setahun yang lalu dan setahun yang akan datang." (HR Muslim)

Abu Bakar bin Muhammad Syatha ad-Dimyathi menjelaskan bahwa dosa yang dihapus melalui puasa Arafah adalah dosa-dosa kecil yang tidak berkaitan dengan hak sesama manusia. Sementara itu, dosa besar hanya dapat dihapus dengan tobat yang sungguh-sungguh, sedangkan hak sesama manusia harus diselesaikan dengan kerelaan hati yang bersangkutan.

Ψ§Ω„Ω’Ω…ΩΩƒΩŽΩΩŽΨ±Ω: Ψ§Ω„Ψ΅Ω‘ΩŽΨΊΩŽΨ§Ψ¦ΩΨ±Ω Ψ§Ω„Ω‘ΩŽΨͺِي Ω„ΩŽΨ§ ΨͺَΨͺΩŽΨΉΩŽΩ„Ω‘ΩŽΩ‚Ω Ψ¨ΩΨ­ΩŽΩ‚Ω‘Ω Ψ§Ω„Ω’Ψ’Ψ―ΩŽΩ…ΩΩŠ Ψ₯ِذِ Ψ§Ω„Ω’ΩƒΩŽΨ¨ΩŽΨ§Ψ¦ΩΨ±Ω Ω„ΩŽΨ§ ΩŠΩΩƒΩŽΩΩ‘ΩΨ±ΩΩ‡ΩŽΨ§ Ψ₯ΩΩ„Ω‘ΩŽΨ§ Ψ§Ω„ΨͺΩ‘ΩŽΩˆΩ’Ψ¨ΩŽΨ©Ω Ψ§Ω„Ψ΅Ω‘ΩŽΨ­ΩΩŠΨ­ΩŽΨ©Ω. ΩˆΩŽΨ­ΩΩ‚ΩΩˆΩ‚Ω Ψ§Ω„Ω’Ψ’Ψ―ΩŽΩ…ΩΩ†Ω مُΨͺΩŽΩˆΩŽΩ‚ΩΩΩŽΨ©Ω‹ ΨΉΩŽΩ„ΩŽΩ‰ Ψ±ΩΨΆΩŽΨ§Ω‡Ω ، فَΨ₯ِنْ Ω„ΩŽΩ…Ω’ ΨͺΩŽΩƒΩΩ†Ω’ Ω„ΩŽΩ‡Ω ءَغَائِرَ زِيدَ فِي Ψ­ΩŽΨ³ΩŽΩ†ΩŽΨ§Ψͺِهِ. وَفِي ΨͺΩŽΩƒΩ’ΩΩΩŠΨ±Ω Ω‡ΩŽΨ°ΩΩ‡Ω Ψ§Ω„Ψ³Ω‘ΩŽΩ†ΩŽΨ©Ω Ψ₯ِشَارَةٌ Ψ₯ΩΩ„ΩŽΩ‰ Ψ£ΩŽΩ†Ω‘ΩŽΩ‡Ω Ω„ΩŽΨ§ ΩŠΩŽΩ…ΩΩˆΨͺُ ΩΩΩŠΩ‡ΩŽΨ§ ، وَفِي Ψ°ΩŽΩ„ΩΩƒΩŽ Ψ¨ΩΨ΄Ω’Ψ±ΩŽΩ‰

Artinya: "Dosa yang dihapus oleh puasa tersebut adalah dosa-dosa kecil yang tidak berkaitan dengan hak sesama manusia. Adapun dosa-dosa besar, maka tidak dapat dihapus kecuali dengan tobat yang benar. Sedangkan hak-hak manusia bergantung pada kerelaan pemilik hak tersebut. Jika seseorang tidak memiliki dosa-dosa kecil, maka akan ditambahkan pahala kebaikannya. Dalam penghapusan dosa untuk satu tahun yang akan datang terdapat isyarat bahwa ia tidak akan meninggal pada tahun itu, dan dalam hal tersebut terdapat kabar gembira." (l'anah ath-Thalibin, vol 2, halaman 300)

Itulah bacaan doa buka puasa Arafah lengkap tulisan Arab-Latin, beserta waktu yang dianjurkan untuk membacanya. Semoga bermanfaat!




(urw/urw)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads