Takbiran Idul Adha yang menggema selalu menghadirkan suasana hangat, ceria, dan penuh kebersamaan. Lantunan takbir tersebut tidak hanya menjadi penanda datangnya hari raya, tetapi juga bentuk syiar dan ungkapan rasa syukur kepada Allah SWT.
Berbeda dengan takbiran Idul Fitri yang berakhir setelah sholat Id, takbiran Idul Adha berlangsung lebih lama hingga beberapa hari. Lantas, kapan takbiran Idul Adha 2026 dimulai dan berakhir?
Untuk mengetahuinya, simak jadwal takbiran Idul Adha 2026 lengkap dengan bacaan takbiran versi pendek dan panjang berikut ini!
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kapan Takbiran Idul Adha 2026?
Melansir laman Muhammadiyah, takbiran Idul Adha berlangsung selama lima hari berturut-turut. Mulai sejak setelah sholat Subuh di Hari Arafah (9 Dzulhijjah) hingga waktu Ashar pada akhir Hari Tasyrik (13 Dzulhijjah).
Merujuk pada hasil sidang isbat awal Dzulhijjah 1447 H oleh pemerintah Indonesia, 9 Dzulhijjah bertepatan dengan Selasa, 26 Mei 2026. Sementara, tanggal 13 Dzulhijjah jatuh pada Sabtu, 30 Mei 2026.
Dengan demikian, takbiran Idul Adha 2026 dimulai sejak Selasa, 26 Mei 2026 setelah sholat Subuh dan berakhir pada Sabtu, Mei 2026 saat waktu Ashar.
Agar lebih jelasnya, berikut jadwal mulai dan berakhirnya takbiran Idul Adha 2026:
- Waktu mulai takbiran Idul Adha 2026: Selasa, 26 Mei 2026 (setelah sholat Subuh)
- Batas waktu takbiran Idul Adha 2026: Sabtu, 30 Mei 2026 (waktu Ashar)
Ketentuan Pelaksanaan Takbiran Idul Adha
Ketentuan pelaksanaan takbiran Idul Adha di atas merujuk pada pendapat para sahabat Nabi SAW, di antaranya Umar, Ali, dan Ibnu Mas'ud. Mereka mengikuti tuntunan dari amalan Rasulullah SAW dalam bertakbir pada hari-hari tertentu.
Hal ini sebagaimana disebutkan dalam riwayat berikut:
"Dan beralasan pada riwayat al-Baihaqi dan ad-Daruquthni (yang mengatakan): bahwa Nabi SAW membaca takbir sesudah shalat Subuh pada Hari Arafah sampai waktu Ashar pada Hari Tasyriq yang terakhir." (Diriwayatkan juga oleh al-Hakim dari jalan lain dari Qathr ibnu Khalifah dari Abi Fadlah, dari Ali dan Ammar, al-Hakim berkata: riwayat tersebut shahih lagi dibenarkan oleh perbuatan Umar, Ali, Ibnu Abbas, dan Ibnu Mas'ud)
Bacaan Takbiran Idul Adha
Lafal takbiran Idul Adha terdiri dari dua versi, yaitu bacaan pendek dan panjang. Berikut masing-masing bacaannya:
1. Takbiran Idul Adha Versi Pendek
Menukil buku Tuntunan Praktek Ibadah karya Dr H A Rusdiana MM, berikut lafal takbiran Idul Adha versi pendek yang bisa diamalkan umat Islam:
الله اكبر, الله اكبر, الله أكبر. لا اله الا الله والله اكبر. الله أكبر ولله الحمد
Arab Latin: Allahu akbar, Allahu akbar, Allahu akbar. Laa ilaaha illallaahu wallaahu akbar. Allaahu akbar walillaahil hamd.
Artinya: Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, Allah Maha Besar. Tiada Tuhan selain Allah Allah Maha Besar, Allah Maha Besar dan segala puji bagi Allah.
2. Takbiran Idul Adha Versi Panjang
Sementara itu, bacaan takbiran Idul Adha versi panjang merujuk pada buku Panduan Praktis Salat Wajib & Sunah oleh Abdul Bakir SAg adalah sebagai berikut:
Teks Arab:
اللهُ أَكْبَرُ اللهُ أَكْبَرَ اللهُ أَكْبَرُ, لَآ إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ اللَّهُ أَكْبَرُ اللَّهُ أَكْبَرْ وَلِلَّهِ الْحَمْد x3
اللهُ أَكْبَرْ كَبِيرًا وَالْحَمْدُ لِلَّهِ كَثِيرًا وَسُبْحَانَ اللهِ بُكْرَةً وَأَصِيْلاً
لا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَلَا نَعْبُدُ أَلَّا إِيَّاهُ مُخْلِصِينَ لَهُ الدِّيْنَ وَلَوْكَرِهَ الْكَافِرُونَ
لا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ صَدَقَ وَعْدَهُ وَنَصَرَ عَبْدَهُ وَأَعَزَّ جُنْدَهُ وَهَزَمَ الْأَحْزَابَ وَحْدَهُ
لا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ اللَّهُ أَكْبَرُ اللَّهُ أَكْبَرُ وَلِلَّهِ الْحَمْدُ
Arab Latin:
Allaahu akbar, Allaahu akbar, Allaahu akbar, laa ilaaha illallaahu wallaahu akbar, Allaahu akbar wa lillaahil hamdu. (Dibaca 3 kali)
Allaahu akbar kabiiraa wal hamdulillaahi katsiiraa, wa subhaanallaahi bukrataw wa ashiila.
Laa ilaaha illallaahu wa laa na'budu illaa iyyaahu mukhlishiina lahud diina wa lau karihal kaafiruun.
Laa ilaaha illallaahu wahdahu, shadaqa wa'dahu, wa nashara 'abdahu, wa a'azza jundahu wa hazamal ahzaaba wahdahu.
Laa ilaaha illallaahu wallaahu akbar. Allaahu akbar wa lillaahil hamdu.
Artinya:
"Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, Allah Maha Besar. Tidak ada Tuhan selain Allah, Allah Maha Besar, dan segala puji bagi Allah.
Allah Maha Besar dan Maha Agung dan segala puji bagi Allah. Maha Suci Allah pada pagi dan dan petang, tiada Tuhan melainkan Allah dan tidak ada yang kami sembah kecuali hanya Allah, dengan ikhlas kami beribadah kepada-Nya, walaupun orang-orang kafir membenci. Tidak ada Tuhan melainkan Allah sendiri-Nya, benar janji-Nya, Maha Penolong kepada hamba-Nya dan Dia mengusir musuh nabi-nabi-Nya dengan sendiri-Nya, tiada Tuhan melainkan Allah, Allah Maha Besar, Allah Maha Besar dan bagi-Nya segala puji."
Demikianlah jadwal takbiran Idul Adha 2026 beserta ketentuan dan bacaan takbirannya. Semoga bermanfaat ya, detikers!
(alk/alk)
