Viral Pendemo Dianiaya Sipir Usai Soroti Peredaran Narkoba di Lapas Bollangi

Viral Pendemo Dianiaya Sipir Usai Soroti Peredaran Narkoba di Lapas Bollangi

Sahrul Alim - detikSulsel
Senin, 25 Mei 2026 18:30 WIB
Seorang pendemo oleh sejumlah oknum sipir Lapas Bollango, Gowa. Dokumen Istimewa
Foto: Seorang pendemo oleh sejumlah oknum sipir Lapas Bollango, Gowa. Dokumen Istimewa
Gowa -

Viral di media sosial sejumlah demonstran dianiaya oleh sejumlah oknum sipir saat melakukan unjuk rasa di Lapas Kelas IIA Narkotika Bollangi, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan (Sulsel). Sejumlah massa aksi dilaporkan babak belur usai mereka menyoroti dugaan peredaran narkoba di dalam lapas tersebut.

Peristiwa itu terjadi saat massa dari Aliansi Masyarakat Peduli Hukum menggelar aksi demonstrasi di depan Lapas Narkotika Kelas IIA Bollangi, Kabupaten Gowa, Senin (25/5/2026) sekitar pukul 13.30 Wita. Aksi yang diikuti 50 orang massa menuntut agar peredaran narkoba di dalam lapas diusut secara transparan.

"Kami datang untuk menyampaikan aspirasi terkait dugaan peredaran narkoba di Lapas Bollangi," kata Juru Bicara Aliansi Masyarakat Peduli Hukum Alif Fajar dalam keterangannya kepada detikSulsel, Senin (25/5/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Awalnya, kata Alif, aksi berlangsung kondusif saat mereka secara bergantian berorasi. Tak lama kemudian, kata Alif, situasi di lokasi sempat memanas hingga berujung ricuh antara massa aksi dan pihak pengamanan lapas.

"Tetapi situasi justru memanas dan terjadi tindakan represif terhadap massa aksi," jelasnya.

ADVERTISEMENT

Dalam kericuhan tersebut, kata dia, massa juga mengaku terjadi dugaan pemukulan yang dilakukan oleh oknum pegawai lapas. Bahkan beberapa warga sekitar disebut ikut terlibat dalam insiden tersebut.

"Kami sangat menyayangkan adanya dugaan pemukulan terhadap massa aksi. Bahkan masyarakat sekitar ikut terlibat dalam kericuhan itu," jelasnya.

Alif menyebut sejumlah massa aksi awalnya ditahan oleh pihak keamanan lapas saat unjuk rasa berakhir ricuh. Selanjutnya, mereka yang diamankan dipukuli oleh sipir.

"Yang dipukul itu hampir semua yang diamankan 8 orang, yang dipukul 5 orang. Babak belur 1 orang. Yang bengkok rahangnya 1 orang. Dua ini yang parah, selebihnya lebam-lebam," kata Alif.

Saat ini, kata Alif, 8 orang peserta aksi yang diamankan kini dievakuasi ke Polsek Bontomarannu. Mereka saat ini dimintai keterangannya oleh pihak kepolisian.

"Masih diamankan di Polsek Bontomarannu untuk diambil keterangannya, sementara itu kami juga mau lakukan pelaporan dugaan penganiayaan," kata Alif.

Sementara itu, Kapolres Gowa AKBP Aldy Sulaiman mengatakan kericuhan aksi demonstrasi itu diduga karena massa aksi melakukan perusakan. Saat ini, sejumlah massa aksi telah diamankan di Polsek Bontomarannu.

"Baik jadi dapat kami sampaikan terkait dengan video viral bahwa betul terjadi aksi pengrusakan terhadap Lapas Bollangi di Kabupaten Gowa," kata Aldy kepada wartawan.

"Untuk orang-orang terduga pelaku yang melakukan aksi pengrusakan saat ini sementara kami amankan di Polsek Bontomarannu dan sampai sejauh ini, tentunya kami mendapatkan informasi bahwa pihak Lapas Bolangi akan membuat laporan polisi terjadi perusakan itu," sambung Aldy.

Sementara terkait motif massa aksi melakukan pengrusakan, kata Aldy, pihaknya masih akan melakukan penyelidikan. Pihaknya juga masih menunggu laporan resmi dari pihak Lapas Narkotika Bollangi.

"Sejauh ini kami belum mendapatkan informasi apapun, nanti kami akan sampaikan lebih lanjut terkait modus dan motifnya seperti apa," jelasnya.

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Lapas Narkotika Kelas II A Bollangi Gunawan belum memberikan keterangan resmi terkait insiden ini. Gunawan mengaku masih sibuk melayani tim dari Kanwil Permasyarakatan saat dimintai konfirmasi detikSulsel.

"Sebentar yah, kami masih sementara terima tim dari Kanwil," jelasnya.

Dilihat detikSulsel dari video beredar, kericuhan terjadi antara massa aksi dan sipir di Lapas Bollangi. Sejumlah sopir dan massa aksi terlibat aksi saling kejar-kejaran di depan Lapas.

Massa aksi tampak diseret hingga diangkat paksa masuk area kantor Lapas. Selanjutnya massa yang diamankan di dalam kantor lalu dikeroyok oleh sipir.

Sejumlah orang berpakaian biasa juga tampak meminta agar massa membubarkan diri hingga turut melakukan pemukulan. Dari video lainnya, massa aksi yang diamankan di dalam kantor dikeroyok seorang sipir yang emosi.




(hmw/ata)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads