Berapa Tinggi Hilal Minimal Sidang Isbat Idul Adha 2026? Ini Ketentuan MABIMS

Berapa Tinggi Hilal Minimal Sidang Isbat Idul Adha 2026? Ini Ketentuan MABIMS

Andi Sitti Nurfaisah - detikSulsel
Sabtu, 16 Mei 2026 21:45 WIB
Ketentuan tinggi minimal hilal sidang isbat Idul Adha 2026.
Foto: Ilustrasi. (Gilang Faturahman/detikFoto)
Makassar -

Kementerian Agama (Kemenag) RI akan menggelar sidang isbat penentuan awal Dzulhijjah 1447 H yang sekaligus menjadi dasar penentuan Idul Adha 2026. Rangkaian kegiatan penetapan ini meliputi pemantauan hilal di sejumlah titik strategis di seluruh Indonesia.

Hasil pemantauan tersebut kemudian menjadi bahan pertimbangan utama dalam sidang isbat. Penetapan awal bulan dilakukan dengan mengacu pada kriteria MABIMS (Menteri Agama Brunei, Indonesia, Malaysia, dan Singapura) yang digunakan pemerintah Indonesia.

Lantas, berapa tinggi hilal minimal yang dijadikan acuan dalam sidang isbat Idul Adha 2026? Yuk, simak informasi selengkapnya berikut ini!

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tinggi Hilal Minimal Sidang Isbat Idul Adha 2026

Melansir laman resmi Kemenag RI, tinggi hilal minimal berdasarkan kriteria MABIMS terbaru adalah ketinggian 3 derajat dengan elongasi 6,4 derajat. Jika parameter tersebut terpenuhi, maka awal bulan Hijriah dapat ditetapkan.

Untuk lebih jelasnya, berikut kriteria MABIMS yang menjadi acuan dalam sidang isbat penetapan awal bulan Hijriah, termasuk Dzulhijjah, di Indonesia:

ADVERTISEMENT
  • Ketinggian hilal minimal 3 derajat di atas ufuk saat Matahari terbenam.
  • Elongasi (jarak sudut Bulan dan Matahari) minimal 6,4 derajat.

Sidang Isbat Idul Adha 2026 Kapan?

Sidang isbat Idul Adha 2026 dijadwalkan berlangsung pada Minggu, 17 Mei 2026, mulai pukul 16.00 WIB. Kegiatan ini akan digelar di Auditorium HM Rasjidi, Kantor Layanan Kementerian Agama, Jakarta.

Sidang ini melibatkan Menteri Agama, dihadiri oleh MUI, Komisi VIII DPR RI, ahli-ahli falak dari Ormas Islam, wakil dari Mahkamah Agung, astronom dari berbagai lembaga dan universitas, hingga pimpinan pondok pesantren.

Adapun rangkaian acara sidang isbat Idul Adha 2026 ini meliputi seminar posisi hilal, verifikasi hasil rukyat, sidang isbat, dan konferensi pers.

Untuk lebih jelas, berikut rincian jadwal sidang isbat Idul Adha 2026:

  • Hari, tanggal : Minggu, 17 Mei 2026 (29 Zulkaidah 1447 H)
  • Tempat : Auditorium H.M. Rasjidi, Kantor Kementerian Agama, Jakarta
  • Tahapan:
    • Seminar Posisi Hilal (disiarkan secara langsung)
    • Laporan Hasil Rukyat
    • Sidang Isbat
    • Konferensi Pers (disiarkan secara langsung)

Data Awal Posisi Hilal Idul Adha 2026

Melalui laman resminya, Kemenag RI memaparkan data awal mengenai posisi hilal pada 29 Zulkaidah 1447 H. Secara hisab, posisi hilal saat itu disebut telah memenuhi kriteria visibilitas hilal MABIMS.

Perhitungan menunjukkan tinggi hilal berada di atas 3 derajat dan elongasi melebihi 6,4 derajat. Dengan begitu, awal bulan Dzulhijjah 1447 H diperkirakan jatuh pada Senin, 18 Mei 2026 dan Idul Adha bertepatan pada Rabu, 27 Mei 2026.

Meski demikian, data tersebut masih bersifat prediktif dan belum menjadi dasar penetapan resmi. Pemerintah tetap akan menunggu hasil rukyat dan keputusan sidang isbat sebelum menetapkan awal Dzulhijjah 1447 H serta jadwal Idul Adha 2026.

Itulah informasi mengenai tinggi hilal minimal sidang isbat Idul Adha berdasarkan kriteria MABIMS. Semoga bermanfaat!




(alk/alk)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads