Kebakaran melanda dua rumah warga di Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat (Sulbar), diduga akibat kebocoran LPG. Kobaran api turut membakar tabungan umrah korban bernama Pindah (70) sebesar Rp 60 juta.
"Dua rumah (kebakaran), ini berkeluarga semua," kata salah satu warga, Udin kepada wartawan, Kamis (14/5/2026).
Kebakaran terjadi di Lingkungan Salurebong, Kelurahan Matakali, Kecamatan Matakali, Rabu malam (13/5) sekira pukul 19.00 Wita. Pindah juga menderita luka bakar di kaki saat mencoba menyelamatkan harta bendanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Terluka kakinya, sempat kena api waktu dia lari kemari, dia mau selamatkan barangnya tapi dilarang warga," ungkap Udin.
Udin menyebut Pindah juga kehilangan uang tabungan sebanyak Rp 60 juta. Uang tersebut rencananya akan digunakan untuk umrah.
"Memang ada uang yang terbakar, sekitar Rp 60 juta. Rencananya mau naik umrah, itu uang disimpan-simpan untuk umrah," terangnya.
Sementara itu, Pamapta Polsek Urban Wonomulyo, Aipda Setio Unturo mengungkap kobaran api pertama kali terlihat dari rumah korban Pindah. Berdasarkan keterangan yang diperoleh, sumber api penyebab kebakaran diketahui berasal dari kebocoran gas yang tersambar api saat Pindah memasak di dapur.
"Pada saat api sudah membesar, sempat terdengar suara ledakan di rumah korban Pindah yang langsung berlari ke rumah anaknya," tuturnya.
"Berawal ketika korban Pindah sedang memasak di dapur rumahnya dan mendapati api menyambar tabung gas yang tidak terpasang di kompor," terang Setio.
Api yang cepat membesar membakar seluruh bagian rumah berbahan semi permanen. Kobaran api berhasil dipadamkan warga dengan bantuan 5 unit mobil pemadam kebakaran.
"Api dapat dipadamkan oleh warga dibantu pemadam kebakaran," ucap Setio.
Setio memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Dia menyebut total kerugian yang ditimbulkan ditaksir mencapai Rp 400 juta.
"Kejadian tersebut tidak menimbulkan korban jiwa. Kerugian materiil ditaksir mencapai Rp 400 juta," pungkasnya.
