Wisatawan Sulsel Lebih Betah di Hotel Bintang 2

Infografik

Wisatawan Sulsel Lebih Betah di Hotel Bintang 2

Muh. Saddam Reski S - detikSulsel
Sabtu, 09 Mei 2026 11:30 WIB
Infografik tingkat penghunian hotel di Sulsel.
Foto: (Iswandy Rusli/detikSulsel)
Makassar -

Hotel bintang 2 menjadi salah satu pilihan wisatawan yang berkunjung ke Sulawesi Selatan (Sulsel) pada Maret 2026. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat tingkat hunian sebesar 46,44 persen di kelas hotel tersebut.

Angka tersebut merujuk pada tingkat penghunian kamar (TPK) hotel di seluruh wilayah kabupaten dan kota di Sulsel pada periode Maret 2026. Angka hunian hotel bintang 2 yang mencapai 46,44 persen ini tercatat lebih tinggi dibandingkan klasifikasi hotel berbintang lainnya.

BPS mencatat, tingkat hunian hotel bintang 3 hanya mencapai 39,89 persen. Sementara hotel bintang 4 dan 5 berada di angka 38,76 persen.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Adapun TPK hotel bintang 1 tercatat sebesar 28,16 persen atau naik 7,87 persen dibanding tahun lalu pada bulan yang sama. Meski tumbuh positif, angka ini tetap menempatkan hotel bintang 1 sebagai kelas dengan peminat terendah dibandingkan kategori lainnya.

Di sisi lain, TPK hotel nonbintang dan akomodasi lainnya di Sulsel berada di angka 18,23 persen pada Maret 2026. Angka tersebut tercatat naik sebesar 4,69 persen jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

ADVERTISEMENT

BPS membagi hotel nonbintang menjadi empat kelas. Kelas 1 (40 kamar).

Pada Maret 2026, mayoritas wisatawan memilih menginap di hotel nonbintang kelas 3. Pada kelas ini TPK mencapai 23,51 persen. Kemudian disusul kelas 4 dengan 20,35 persen, kelas 2 dengan 16,56 persen, dan kelas 1 hanya 4,85 persen.

Wisatawan Mancanegara Sulsel Melonjak

Tingginya minat terhadap hotel bintang dua terjadi di tengah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) yang melonjak hingga 80,31 persen dari tahun lalu. Total kunjungan turis asing ke Sulsel tercatat mencapai 2.344 orang sepanjang Maret 2026.

Wisatawan asal Malaysia menjadi pengunjung mancanegara terbesar dengan total 1.344 kunjungan. Selanjutnya disusul oleh wisatawan asal Tiongkok yang mencapai 227 kunjungan sepanjang Maret 2026.

Namun, banyaknya turis asing tersebut ternyata tidak membuat mereka betah berlama-lama menginap di hotel berbintang. BPS mencatat rata-rata lama menginap seluruh tamu hanya bertahan selama 1,45 malam saja.

Durasi menginap tersebut bahkan mengalami penurunan jika dibandingkan dengan Maret tahun lalu. Kondisi ini memperkuat indikasi bahwa sebagian besar wisatawan masih menjadikan Sulsel sebagai titik perlintasan.

Halaman 2 dari 2
(asm/ata)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads