Daftar Peringatan Tanggal 1 Mei 2026, Ada Hari Buruh Internasional

Andi Sitti Nurfaisah - detikSulsel
Jumat, 01 Mei 2026 05:30 WIB
Foto: Ilustrasi. (detikSulsel)
Makassar -

Setiap tanggal dalam kalender memiliki makna dan peringatan tersendiri di berbagai belahan dunia, termasuk pada 1 Mei 2026. Pada tanggal ini, terdapat sejumlah momen penting yang diperingati secara nasional maupun internasional.

Di Indonesia, 1 Mei diperingati sebagai Hari Pembebasan Irian Barat yang menandai kembalinya wilayah tersebut ke dalam kedaulatan Indonesia. Sementara secara global, terdapat Hari Buruh Internasional dan Vesak atau Hari Raya Waisak.

Untuk mengetahui makna dan sejarah di balik masing-masing peringatannya, simak informasi selengkapnya!

1. Hari Buruh Internasional

Hari Buruh Internasional yang diperingati setiap 1 Mei menjadi bentuk penghormatan bagi para pekerja. Peringatan ini juga mengingatkan perjuangan buruh dalam menuntut hak dan kesejahteraan di tempat kerja.

Melansir laman Perpustakaan Universitas Brawijaya (UB), sejarah Hari Buruh Internasional bermula pada abad ke-19 di Amerika Serikat. Saat itu, kelompok pekerja mulai menyuarakan ketidakadilan yang mereka alami, mulai dari jam kerja, upah, hingga kondisi lingkungan kerja.

Perjuangan tersebut memuncak pada 1 Mei 1886 melalui aksi unjuk rasa di Chicago, Amerika Serikat. Ribuan pekerja turun untuk menyuarakan tuntutan mereka, namun berakhir ricuh hingga menimbulkan korban jiwa.

Sejumlah aktivis buruh ditangkap, dipenjara, dan dijatuhi hukuman mati dengan tuduhan melakukan tindakan terorisme. Peristiwa itu kemudian menjadi pemicu bagi gerakan buruh di berbagai negara untuk memperjuangkan hak-hak mereka.

Tiga tahun kemudian, tepatnya pada 1889, tanggal 1 Mei resmi ditetapkan sebagai Hari Buruh Internasional dalam Kongres Buruh Internasional di Paris. Sejak saat itu, hari ini diperingati setiap tahun sebagai simbol perjuangan dan solidaritas pekerja di seluruh dunia.

2. Vesak

Vesak yang juga dikenal sebagai Hari Raya Waisak diperingati setiap bulan purnama pertama di bulan lunar Vesakha. Pada tahun 2026, perayaan ini jatuh pada Jumat, 1 Mei.

Menukil laman National Today, peringatan Vesak memiliki makna penting bagi umat Buddha di seluruh dunia. Hari ini dirayakan untuk mengenang kelahiran, pencerahan, dan wafatnya Buddha menuju Nirvana.

Gautama Buddha atau Pangeran Siddharta Gautama lahir di Nepal pada tahun 490 SM. Setelah dewasa, ia mulai mencari makna hidup dan mencapai pencerahan, yang ajarannya kemudian berkembang menjadi agama Buddha.

Perlu diketahui bahwa "Buddha" bukanlah nama dari Gautama, melainkan gelar yang berarti "yang tercerahkan". Sepanjang hidupnya, Gautama fokus mengajarkan dan menyebarkan nilai-nilai perdamaian, welas asih, dan kebaikan terhadap sesama.

Seiring waktu, Vesak diakui secara internasional oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada tahun 1999. Umat Buddha biasanya memperingati Vesak dengan beribadah, berbuat baik, serta berbagai tradisi kegiatan sosial, pertunjukan budaya, hingga menghias kuil.

3. Hari Pembebasan Irian Barat

Di Indonesia, tanggal 1 Mei juga diperingati sebagai Hari Pembebasan Irian Barat. Momen ini menandai berakhirnya kekuasaan Belanda atas Irian Barat dan kembalinya wilayah tersebut menjadi bagian Indonesia.

Melansir Arsip Nasional Republik Indonesia yang berjudul "Pembebasan Irian Barat: Upaya Pewujudan Kedaulatan Politik dan Ekonomi", permasalahan Irian Barat berawal dari Konferensi Meja Bundar (KMB) yang berlangsung pada 1949. Hasil konferensi tersebut tidak menyertakan Irian Barat dalam kesepakatan penyerahan kedaulatan oleh Belanda kepada Indonesia.

Belanda beranggapan bahwa Irian Barat tidak memiliki hubungan dengan wilayah Indonesia lainnya. Sebaliknya, Indonesia menilai wilayah tersebut memiliki hubungan keterkaitan historis, ekonomi, dan budaya dengan Indonesia Timur yang termasuk dalam wilayah Republik Indonesia Serikat (RIS).

Pemerintah Indonesia pun melakukan segala upaya, mulai dari pendekatan diplomasi, politik, hingga ekonomi yang tak juga membuahkan hasil positif. Hingga akhirnya pada 1961, Presiden Soekarno membentuk Komando Tertinggi Pembebasan Irian Barat (KOTI Pemirbar) dan merumuskan Trikora sebagai bentuk perlawanan terhadap Belanda.

Ketegangan antara Indonesia dan Belanda yang memuncak akhirnya mendorong campur tangan pihak internasional yang menghasilkan Persetujuan New York pada tahun 1962. Persetujuan ini memerintahkan Belanda untuk menyerahkan Irian Barat kepada United Nations Temporary Executive Authority (UNTEA) pada 1 Oktober 1962.

Selanjutnya, UNTEA menyerahkan kepada Indonesia pada 1 Mei 1963 dengan ketentuan Indonesia harus mengadakan Penentuan Pendapat Rakyat (Pepera) sebelum akhir 1969. Melalui kesepakatan ini, Irian Barat secara resmi diserahkan kepada Indonesia pada 1 Mei 1963, sekaligus mengakhiri kekuasaan Belanda di wilayah tersebut.

Demikianlah daftar peringatan tanggal 1 Mei yang memuat makna beserta sejarahnya. Semoga bermanfaat!



Simak Video "Video Prabowo Sapa Pramono di May Day: Bowonya Sama, Partainya Lain Gapapa"

(urw/urw)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork