18.971 Peserta Ikut UTBK SNBT 2026, Unhas Pasang Alat Deteksi Cegah Kecurangan

18.971 Peserta Ikut UTBK SNBT 2026, Unhas Pasang Alat Deteksi Cegah Kecurangan

Muh Saddam Reski S - detikSulsel
Selasa, 21 Apr 2026 17:54 WIB
Rektor Universitas Hasanuddin (Unhas) Prof Jamaluddin Jompa.
Foto: Rektor Universitas Hasanuddin (Unhas) Prof Jamaluddin Jompa. (dok. Istimewa)
Makassar -

Sebanyak 18.971 peserta mengikuti Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBT) Universitas Hasanuddin (Unhas) 2026. Unhas memasang alat pendeteksi yang disiapkan khusus untuk mencegah kecurangan selama ujian berlangsung.

Rektor Unhas Prof Jamaluddin Jompa (Prof JJ) bersama jajaran pimpinan dan tim monev nasional sempat melakukan pemantauan UTBK SNBT 2026 hari pertama yang dimulai pada Selasa (21/4/2026). Sebanyak 18.971 peserta mengikuti ujian dalam 16 sesi hingga 28 April.

"Ujian ini adalah ujian yang bukan biasa, ini adalah kegiatan nasional. Di sinilah kemudian calon pemimpin bangsa disaring, diuji untuk bagaimana lolos di perguruan tinggi favorit masing-masing," kata Prof JJ dalam konferensi pers di Ruang Senat Fakultas Kedokteran Gigi Unhas pada Selasa (21/4).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Prof JJ menegaskan pihaknya memastikan para peserta tetap nyaman selama mengikuti ujian dengan menyiapkan fasilitas AC di ruangan. Adapula pemasangan CCTV di ruangan untuk mencegah potensi kecurangan.

"Tahun lalu Unhas adalah salah satu universitas di Indonesia yang paling ketat dan paling ganas, karena bukan hanya kita menegur yang kedapatan itu tidak lulus tapi pelaksana pun kami nilai," jelasnya.

ADVERTISEMENT

Dia menegaskan tidak akan mentolerir pihak yang terbukti melakukan kecurangan. Prof JJ kembali mengingatkan agar para peserta menjalani seleksi dengan baik.

"Jangan lagi bermain-main api di Unhas, kalau pun kita tidak dapat dalam proses seleksi, belakangan kita tahu dia sudah lulus, kami pun bisa mengejar untuk kemudian membatalkan kelulusannya," tegas Prof JJ.

Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Unhas Muhammad Ruslin memaparkan, ujian dibagi menjadi dua sesi setiap harinya, yakni sesi pagi dan sesi siang pada pukul 13.30 Wita. Unhas menyiapkan kuota penerimaan sebanyak 5.689 kursi yang berpotensi bertambah setelah finalisasi registrasi ulang jalur SNBP pada 30 April.

Ruslin yang juga Ketua Pusat UTBK Unhas ini menambahkan, peserta difabel pun diperhatikan. Unhas memfasilitasi enam peserta yang terdiri dari tiga tunarungu, satu tunawicara, dan dua tunadaksa yang dijadwalkan mengikuti ujian di Fakultas Hukum pada Rabu (22/4).

"Sesuai aturan pusat, seluruh peserta dilarang membawa pendamping ke dalam ruang ujian. Sementara itu, untuk peserta tunanetra tahun ini tidak ada di titik lokasi Unhas karena pengaturannya ditentukan langsung oleh Pusat SNPMB," jelasnya.

Di sisi lain, Unhas memperketat pengamanan dengan menambah jumlah jammer (penghalau sinyal) di seluruh ruang ujian yang telah diuji langsung oleh Rektor. Selain itu, pengawasan manual diperkuat melalui penggunaan metal detector serta penyediaan ATK khusus dari panitia.

"Langkah mitigasi ini merupakan tindak lanjut dari arahan Rektor agar pelaksanaan UTBK 2026 di Unhas berjalan maksimal dengan dukungan tim IT yang telah menandatangani pakta integritas," jelasnya.



(sar/ata)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads