Unhas Gandeng Korea Selatan untuk Perkuat Riset dan Inovasi Rumput Laut

Unhas Gandeng Korea Selatan untuk Perkuat Riset dan Inovasi Rumput Laut

Elmayanti - detikSulsel
Kamis, 16 Apr 2026 20:44 WIB
Rektor Unhas, Jamaluddin Jompa melakukan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) bersama perwakilan Korea Selatan, Bongsoo Lim di Ruang Senat Lantai 2 Rektorat Unhas, Kamis (16/4/2026).
Foto: Rektor Unhas, Jamaluddin Jompa melakukan penandatanganan MoU. (dok. istimewa)
Makassar -

Universitas Hasanuddin (Unhas) menggandeng perusahaan asal Korea Selatan, Solforto Co., Ltd, untuk memperkuat riset dan inovasi rumput laut. Kolaborasi ini diharapkan mampu mendorong pengembangan rumput laut sekaligus meningkatkan daya saing industri maritim Indonesia.

Rektor Unhas, Jamaluddin Jompa melakukan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) bersama perwakilan Korea Selatan, Bongsoo Lim di Ruang Senat Lantai 2 Rektorat Unhas, Kamis (16/4/2026). Ia menyebut rumput laut sebagai komoditas strategis bagi negara.

"Rumput laut memiliki potensi besar bagi masa depan Indonesia," ujar Jamaluddin Jompa dalam keterangannya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Jamaluddin Jompa memberikan gambaran terkait pelaksanaan kerja sama ini ke depannya. Ia mengatakan, kerja sama tersebut mencakup pengembangan riset dan teknologi.

"Melalui kerja sama ini, kami ingin menghadirkan riset, inovasi, dan teknologi yang dapat memberi manfaat nyata bagi masyarakat," katanya.

ADVERTISEMENT

Adapun bidang utama kerja sama meliputi pengembangan rumput laut berkelanjutan, ilmu akuakultur, hingga bioteknologi kelautan. Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan produktivitas serta mutu hasil budidaya di Indonesia.

Lebih lanjut, Jamaluddin Jompa mengatakan pengembangan sektor ini memerlukan sinergi seluruh pihak agar lebih inovatif. Ia berharap kerja sama ini dapat meningkatkan produktivitas rumput laut dan memperkuat daya saing Indonesia di pasar global.

"Sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu pusat pengembangan rumput laut dunia," imbuhnya.

Kerja sama ini juga membuka peluang bagi mahasiswa dan dosen untuk mengikuti program mobilitas akademik. Program yang disiapkan mencakup pertukaran mahasiswa untuk magang, pelatihan riset, serta pertukaran tenaga ahli antar kedua institusi.

Sementara itu, pihak Solforto Co., Ltd. menyebut Indonesia dan Korea Selatan telah lama menjalin hubungan dalam pengembangan sektor perikanan. Mereka berharap kolaborasi ini mampu mendongkrak daya saing industri rumput laut Indonesia di level dunia.

Bersamaan dengan agenda ini, Unhas juga menerima kunjungan National Institute of Fisheries Science (NIFS) Korea. Kunjungan tersebut merupakan bagian dari kerja sama Indonesia dan Korea Selatan melalui skema Official Development Assistance (ODA).

Rangkaian kegiatan ini digelar di Makassar dan Kabupaten Takalar. Unhas dipilih menjadi pusat pembelajaran pengembangan rumput laut yang berbasis pada riset dan pemberdayaan masyarakat.



(hsr/hsr)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads