Sebanyak 5 warga di Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel), Sulawesi Utara (Sulut), diduga keracunan usai menyantap kepiting. Satu orang Bernama Alief Julian Ruru (24) meninggal, sedangkan 4 lainnya masih dirawat.
"5 warga yang diduga keracunan setelah mengonsumsi kepiting, satu orang meninggal dunia dan empat lainnya masih dirawat," ujar Kapolsek Tenga Iptu Jusuf Kambey kepada detikcom, Minggu (19/4/2026).
Insiden tragis itu terjadi di Desa Tawaang, Kecamatan Tenga. Kepiting tersebut dikonsumsi para korban pada Jumat (17/4). Kelima korban merupakan kerabat dan tetangga Alief.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Korban meninggal bernama Alief Julian Ruru. Sementara empat korban lainnya yakni Jeremmy Tilaar, Glen Tilaar, Vivi Lau, dan Siren Patirany kini dirawat di RS ODSK Manado," bebernya.
Peristiwa ini bermula saat korban Alief dan rekannya mencari ikan di Pantai Desa Tawaang, Kamis (16/4) sekitar pukul 22.00 Wita. Korban Alief kemudian pulang membawa kepiting.
"Korban bersama teman-temannya pergi ke pantai mencari ikan, lalu korban mengambil kepiting untuk dibawa pulang dan dimasak," kata Jusuf.
Kepiting tersebut kemudian dimasak dengan santan di rumah pada Jumat (17/4) sore. Setelah mengonsumsi masakan itu, Alief sempat mengantar kepiting yang sudah dimasak kepada tetangganya.
Alief yang sudah menyantap kepiting lebih dulu mendadak mengalami keram. Alief lantas mengingatkan orang rumah untuk tidak menyantap kepiting.
Namun kepiting itu justru sudah dikonsumsi empat warga lainnya. Belakangan, kelima korban dilarikan ke Rumah Sakit (RS) ODSK Sulut karena diduga mengalami keracunan hingga Alief meninggal dunia.
"Korban sempat dirawat di RSUD Amurang, namun meninggal dunia pada malam hari," imbuhnya.
Polisi masih menyelidiki kasus ini. Sementara keempat korban lainnya masih menjalani perawatan medis di rumah sakit.
"Untuk saat ini sampel kepiting yang dikonsumsi para korban sudah diserahkan ke KBO Satreskrim Untuk penyelidikan lanjut," pungkasnya.
