Cara Cek Visa Haji 2026 Secara Online Melalui MOFA dan KSA, Praktis & Cepat!

Cara Cek Visa Haji 2026 Secara Online Melalui MOFA dan KSA, Praktis & Cepat!

Osmawanti Panggalo - detikSulsel
Rabu, 08 Apr 2026 20:30 WIB
Cara cek visa haji 2026 secara online melalui MOFA  Arab Saudi dan KSA Visa, cara cek estimasi waktu berangkat haji hingga regulasi utama haji 2026
Ilustrasi visa haji (Foto: Getty Images/iStockphoto/mirsad sarajlic)
Makassar -

Cara cek visa haji 2026 penting diketahui oleh calon jemaah untuk memastikan syarat keberangkatan haji terpenuhi. Proses pengecekan pun semakin praktis dan cepat karena dapat dilakukan secara online tanpa harus datang langsung ke kantor terkait.

Bagi calon jemaah haji, mengetahui status visa menjadi hal krusial menjelang keberangkatan ke Tanah Suci. Pasalnya, visa haji merupakan dokumen resmi yang menjadi salah satu syarat utama sebelum menunaikan ibadah haji.

Melalui layanan resmi Ministry of Foreign Affairs (MOFA) dan KSA Visa, pengecekan visa haji dapat dilakukan hanya dengan beberapa langkah sederhana menggunakan nomor paspor atau nomor aplikasi. Lantas, bagaimana cara cek visa haji 2026 secara online dengan mudah, praktis, dan cepat?

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Simak panduan lengkapnya pada ulasan berikut ini!

Cara Cek Visa Haji 2026 Secara Online

Untuk memastikan apakah visa haji sudah terbit atau masih dalam proses, terdapat dua metode pengecekan yang bisa dilakukan secara online. Berikut langkah-langkahnya yang dilansir dari akun Instagram Kementerian Haji dan Umrah Surabaya:

ADVERTISEMENT

1. Cek Visa Haji Melalui Visa MOFA

Sebelum melakukan pengecekan melalui platform MOFA Arab Saudi, calon jemaah haji perlu menyiapkan paspor karena data di dalamnya akan digunakan saat proses pengecekan.

Setelah itu, ikuti langkah-langkah berikut:

  • Buka laman MOFA melalui browser di HP atau laptop;
  • Ubah bahasa dengan klik menu (ikon tiga garis) di pojok kanan atas, lalu pilih English;
  • Pada bagian Device Type, pilih Barcode Reader;
  • Pada kolom First Value, pilih First Name;
  • Pada kolom Second Value, pilih Passport Number;
  • Masukkan nama depan dan nomor paspor Anda;
  • Pada bagian Nationality, pilih Indonesia;
  • Masukkan kode captcha, lalu klik Inquire untuk melihat hasilnya.

2. Cek Visa Haji Melalui KSA Visa

Selain melalui MOFA, pengecekan visa haji juga dapat dilakukan melalui situs resmi KSA Visa. Berikut langkah-langkahnya:

  • Kunjungi situs https://ksavisa.sa/;
  • Klik menu "Track Application";
  • Masukkan nomor pengajuan (application number) atau nomor visa pada kolom yang tersedia;
  • Isi kolom ID Number dengan nomor paspor;
  • Masukkan kode captcha sesuai yang tertera di layar;
  • Klik "Track My Application";
  • Tunggu beberapa saat hingga hasil pengecekan visa muncul di layar.

Catatan Penting:

  • Berhasil: Data visa akan langsung muncul di layar.
  • Belum terbit: Akan muncul keterangan seperti "Something wrong, please try again". Tidak perlu khawatir, silakan cek secara berkala.
  • Berlaku untuk haji reguler maupun haji khusus (plus).

Cara Cek Estimasi Keberangkatan Haji Online

Bagi calon jemaah, mengecek estimasi keberangkatan haji juga sangat penting. Perkiraan waktu keberangkatan menjadi acuan bagi jemaah untuk mempersiapkan diri secara lebih matang, baik dari segi fisik, mental, maupun finansial.

Berikut cara mengecek estimasi keberangkatan haji secara online di Aplikasi Haji Pintar yang dilansir dari Instagram Kementerian Agama Samarinda:

  • Unduh dan instal aplikasi Haji Pintar melalui Play Store atau App Store;
  • Buka aplikasi, lalu pilih menu "Informasi Jemaah Haji";
  • Klik opsi "Estimasi Keberangkatan";
  • Masukkan nomor porsi haji pada kolom yang tersedia;
  • Klik tombol "Cari";
  • Sistem akan menampilkan perkiraan waktu keberangkatan jemaah haji.

Persyaratan Regulasi Utama Haji 2026

Melansir detikHikmah, berikut sejumlah poin persyaratan regulasi utama untuk pelaksanaan haji 2026 yang perlu diperhatikan:

  • Finalisasi kontrak layanan tenda paling lambat 15 Rajab (4 Januari 2026), serta kontrak akomodasi di Makkah dan Madinah paling lambat 13 Syaban (1 Februari 2026);
  • Batas akhir pengajuan visa haji adalah 1 Syawal (20 Maret 2026). Tidak ada perpanjangan setelah tanggal tersebut guna meningkatkan kesadaran publik dan mencegah praktik haji ilegal;
  • Penerbitan kampanye kesadaran bekerja sama dengan kementerian dan kantor haji untuk melindungi jemaah dari eksploitasi maupun misinformasi;
  • Kewajiban memiliki sertifikat kemampuan kesehatan yang ditandatangani oleh kepala kantor dan pimpinan delegasi medis sebagai syarat penerbitan visa, dengan verifikasi melalui platform elektronik Masar;
  • Seluruh pembayaran hewan kurban dilakukan secara resmi melalui kantor haji dan Proyek Saudi untuk Pemanfaatan Hady dan Adahi. Transaksi dengan pihak tidak berwenang dilarang;
  • Kartu Nusuk menjadi syarat wajib untuk masuk ke Masjidil Haram dan lokasi suci lainnya;
  • Pengunggahan data administrasi, medis, serta personel media dilakukan pada 19 Jumadil Awal (10 November 2025) dan harus diselesaikan paling lambat 1 Rajab (21 Desember 2025);
  • Pemilihan maskapai serta reservasi slot penerbangan harus dilakukan sebelum 15 Rajab (4 Januari 2026);
  • Seluruh transaksi administrasi dan keuangan wajib dilakukan melalui platform Nusuk Masar.

Demikian cara cek visa Haji 2026 secara online. Semoga bermanfaat ya, detikers!




(alk/alk)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads