Mayat Pria Tanpa Identitas Ditemukan Mengapung di Sungai Saddang Enrekang

Mayat Pria Tanpa Identitas Ditemukan Mengapung di Sungai Saddang Enrekang

Muhclis Abduh - detikSulsel
Senin, 30 Mar 2026 17:20 WIB
Ilustrasi mayat tenggelam
Ilustrasi. Foto: Edi Wahyono
Enrekang -

Heboh penemuan mayat pria mengapung di aliran Sungai Saddang, Kabupaten Enrekang, Sulawesi Selatan (Sulsel). Hingga kini identitas korban belum diketahui.

"Korban ditemukan oleh empat orang warga yang saat itu hendak mencari ikan. Mereka melihat tubuh korban dalam kondisi terapung lalu melaporkannya ke pihak berwenang. Itu kejadian Kamis (26/3) lalu tapi videonya banyak tersebar sampai hari ini," ujar Kasat Reskrim Polres Enrekang, Iptu Herman kepada wartawan, Senin (30/3/2026).

Peristiwa itu terjadi di Sungai Saddang, Desa Tungka, Kecamatan Enrekang, Kamis (26/3) sekitar pukul 13.22 Wita. Saat ditemukan, korban sudah dalam kondisi meninggal dunia dan mengapung di aliran sungai.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Korban pertama kali ditemukan oleh 4 (empat) orang warga yang berencana menangkap ikan di sungai," terangnya.

Berdasarkan keterangan saksi dan warga sekitar, korban dipastikan bukan warga Desa Tungka. Hingga kini identitas korban masih belum diketahui.

ADVERTISEMENT

"Dari keterangan warga, tidak ada yang mengenali korban. Diduga korban bukan warga setempat," jelasnya.

Setelah dievakuasi, jenazah korban kemudian dibawa ke RSUD Massenrempulu untuk dilakukan visum oleh dokter. Hasil visum sementara menunjukkan korban merupakan pria berusia sekitar 40 tahun.

"Hasil visum sementara pada tubuh korban ditemukan pembengkakan yang diduga akibat sudah beberapa hari berada di dalam air. Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban," ungkapnya.

Saat ini, jenazah masih berada di bagian pemulasaran jenazah RSUD Massenrempulu Enrekang untuk proses identifikasi lebih lanjut, sambil menunggu kemungkinan adanya laporan dari pihak keluarga yang merasa kehilangan.

"Jenazahnya masih di RSUD Massenrempulu sembari menunggu kemungkinan adanya pihak keluarga yang melaporkan kehilangan anggota keluarga," imbuhnya.



(asm/hsr)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads