Hari Raya Idul Fitri merupakan salah satu dari dua hari raya dalam Islam. Pada hari kemenangan tersebut, umat Islam dianjurkan melaksanakan sholat Idul Fitri.
Disadur dari buku 'Tuntunan Lengkap 99 Salat Sunah Superkomplet' oleh Ibnu Watiniyah, pelaksanaan sholat Idul Fitri ini berbeda dengan sholat wajib. Sholat Idul Fitri tidak diawali dengan azan dan iqamah, namun digantikan dengan seruan sholat oleh muraqqi atau bilal.
Sholat Idul Fitri dilaksanakan dalam 2 rakaat, dengan 7 kali takbir pada rakaat pertama dan 5 kali takbir pada rakaat kedua. Untuk lebih jelasnya, berikut ini tata cara sholat Idul Fitri selengkapnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tata Cara Sholat Idul Fitri dari Takbir hingga Salam
1. Niat dan Takbiratul Ihram
Imam memulai sholat dengan membaca niat sholat Idul Fitri yang disertai takbiratul ihram, lalu diikuti oleh para makmum. Berikut masing-masing bacaan niatnya:
Niat Sholat Idul Fitri (Imam)
أَصَلَّى سُنَّةً لِعِيْدِ الْفِطْرِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ إِمَامًا لِلَّهِ تَعَالَى اللَّهُ أَكْبَرُ
Arab Latin: Ushallii sunnatan li'iidil fithri rak'ataini mustaqbilal qiblati imaaman lillahi taʼaalaa.
Artinya: "Saya niat sholat sunnah Idul Fitri dua rakaat dengan menghadap kiblat, sebagai imam karena Allah Ta'ala."
Niat Sholat Idul Fitri (Makmum)
أُصَلَّى سُنَّةً لِعِيْدِ الْفِطْرِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ مَأْمُومًا لِلَّهِ تَعَالَى اللَّهُ أَكْبَرُ
Arab Latin: Ushallii sunnatan li'iidil fithri rak'ataini mustaqbilal qiblati ma'muuman lillahi ta'aalaa.
Artinya: "Saya niat sholat sunnah Idul Fitri dua rakaat dengan menghadap kiblat, sebagai makmum karena Allah Ta'ala."
2. Membaca Doa Iftitah
Setelah takbiratul ihram, dilanjutkan dengan membaca doa iftitah.
3. Takbir Tambahan
Setelah itu, dilanjutkan dengan takbir tambahan:
- Rakaat pertama: 7 kali takbir (setelah membaca doa iftitah)
- Rakaat kedua: 5 kali takbir (sebelum membaca surat Al-Fatihah)
- Di sela-sela takbir, dianjurkan untuk membaca dzikir berikut:
سُبْحَانَ اللهِ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ وَلَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَاللَّهُ أَكْبَرُ
Arab Latin: Subhanallah walhamdu lillah wa lâ ilaha illallahu wallâhu akbar.
Artinya: "Maha Suci Allah, segala puji bagi Allah dan tidak ada Tuhan selain Allah, dan Allah Maha Besar."
4. Membaca Al-Fatihah dan Surat Pilihan
Setelah menyelesaikan takbir tambahan, dilanjutkan dengan membaca surah Al-Fatihah dan surat lainnya dalam Al-Qur'an. Adapun surat yang dianjurkan adalah:
- Rakaat pertama: Surat Qaf atau Surat Al-A'la
- Rakaat kedua: Surat Al-Qamar atau Surat Al-Ghasiyah
5. Rukuk, I'tidal, hingga Sujud
Setelah membaca surat pendek, rangkaian sholat dilanjutkan dengan:
- Rukuk
- I'tidal
- Sujud pertama
- Duduk di antara dua sujud
- Sujud kedua
6. Berdiri untuk Rakaat Kedua
Kemudian berdiri untuk melaksanakan rakaat kedua dan mengulangi rangkaian seperti sebelumnya, termasuk hingga sujud kedua.
7. Tasyahud Akhir dan Salam
Setelah bangun dari sujud kedua pada rakaat kedua, dilanjutkan membaca tasyahud akhir. Sholat kemudian ditutup dengan salam, yaitu menoleh ke kanan lalu ke kiri sembari mengucapkan salam:
السَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللَّهِ
Arab Latin: Assalamu'alaikum wa rahmatullah.
Artinya: Keselamatan dan rahmat Allah semoga tetap pada kami sekalian.
Sunnah Sholat Idul Fitri
Pada Hari Raya Idul Fitri, terdapat sunnah yang dianjurkan sebelum dan setelahnya. Sunnah-sunnah tersebut meliputi:
- Melantunkan takbir. Amalan dini dapat dilakukan sejak terbenamnya matahari Hari Raya Idul Fitri dan berakhir ketika imam memulai sholat.
وَلِتُكْمِلُوا الْعِدَّةَ وَلِتُكَبِّرُوا اللَّهَ عَلَى مَا هَدَيْكُمْ وَلَعَلَّكُمْ تَشْكُرُون١٨٥
Dan hendaklah kamu mencukupkan bilangannya dan hendaklah kamu mengagungkan Allah atas petunjuk-Nya yang diberikan kepadamu, supaya kamu bersyukur." (QS al-Baqarah [2]: 185)
Adapun bacaan takbirnya, yaitu:اللهُ أَكْبَرُ (۳) لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَاللَّهُ أَكْبَرُ اللَّهُ أَكْبَرُ وَلِلَّهِ الحمدُ اللهُ أَكْبَرْ كَبِيرًا، وَالْحَمْدُ لِلَّهِ كَثِيرًا، وَسُبْحَانَ اللهِ بُكْرَةً
- Mandi, dengan diniatkan untuk mengerjakan salat Idul Fitri.
- Berangkat pagi-pagi. Amalan ini dianjurkan bagi jemaah. Bagi imam disunahkan berangkat ketika salat hendak dikerjakan.
- Berhias diri dengan memakai parfum, pakaian yang bagus, memotong kuku, serta menghilangkan bau yang tidak sedap.
- Menempuh jalan yang berbeda saat berangkat dan pulang.
- Makan terlebih dahulu sebelum berangkat sholat Idul Fitri.
- Tahniah atau bergembira atas datangnya hari raya disertai dengan berjabat tangan.
- Salat di dalam masjid jika bisa memuat seluruh kaum muslimin di sekitar tempat itu. Jika tidak muat maka sholat dapat dikerjakan di tempat yang lapang yang dapat memuat seluruh Jemaah seperti lapangan, alun-alun dan lain-lain.
Nah, demikianlah tata cara sholat Idul Fitri lengkap dengan sunnah sholat Idul Fitri yang dianjurkan. Semoga bermanfaat!
