Bacaan Takbiran Idul Fitri Lengkap Arab-Latin Versi Panjang dan Pendek

Bacaan Takbiran Idul Fitri Lengkap Arab-Latin Versi Panjang dan Pendek

Andi Sitti Nurfaisah - detikSulsel
Kamis, 19 Mar 2026 15:07 WIB
Warga mengikuti pawai obor keliling kampung di Desa Babang, Kabupaten Halmahera Selatan, Maluku Utara, Minggu (30/3/2025). Takbir keliling yang diselenggarakan oleh pemuda Desa Babang tersebut dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Fitri 1446 H yang jatuh pada Senin (31/3). ANTARA FOTO/Andri Saputra/agr
Foto: Ilustrasi takbiran Idul Fitri. (ANTARA FOTO/ANDRI SAPUTRA)
Makassar -

Tinggal menghitung hari, umat Islam akan meninggalkan bulan suci Ramadhan dan menyambut Idul Fitri 2026 yang bertepatan dengan 1 Syawal 1447 H. Saat memasuki malam 1 Syawal, umat Islam dianjurkan memperbanyak lantunan takbir untuk menyambut hari kemenangan tersebut.

Melansir laman Rumaysho, takbiran Idul Fitri merupakan salah satu syiar Islam yang dianjurkan untuk dikumandangkan dengan suara yang lantang. Anjuran bertakbir pada malam Idul Fitri ini disandarkan pada firman Allah SWT:

وَلِتُكْمِلُوا الْعِدَّةَ وَلِتُكَبِّرُوا اللهَ عَلَى مَا هَدَنَكُمْ وَلَعَلَّكُمْ تَشْكُرُونَ

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Artinya: "Dan hendaklah kamu mencukupkan bilangannya dan hendaklah kamu mengagungkan Allah atas petunjuk-Nya yang diberikan kepadamu, supaya kamu bersyukur." (QS Al-Baqarah: 185)

Untuk mengumandangkannya dengan baik, penting mengetahui bacaan takbiran Idul Fitri terlebih dahulu. Sebagaimana diketahui, lafaz takbiran Idul Fitri memiliki versi panjang dan pendek yang bisa diamalkan.

ADVERTISEMENT

Bacaan Takbiran Idul Fitri Panjang

Berikut lafal takbiran Idul Fitri versi panjang yang dilansir dari buku Fiqih Praktis I karya Muhammad Bagir:

(3x) اللهُ أَكْبَرُ اللهُ أَكْبَرُ اللهُ أَكْبَرُ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَاللَّهُ أَكْبَرُ وَلِلَّهِ الْحَمْدُ

اللَّهُ أَكْبَرُ كَبِيرًا وَالْحَمْدُ لِلَّهِ كَثِيرًا وَسُبْحَانَ اللهِ بُكْرَةً وَأَصِيلًا ، لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَلَا نَعْبُدُ إِلَّا إِيَّاهُ ، مُخْلِصِينَ لَهُ الدِّينَ وَلَوْ كَرِهَ الْكَافِرُونَ ، لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ ، صَدَقَ وَعْدَهُ ، وَنَصَرَ عَبْدَهُ ، وَهَزَمَ الْأَحْزَابَ وَحْدَهُ ، لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَاللَّهُ أَكْبَرُ

Arab Latin: Allaahu Akbar, Allaahu Akbar, Allaahu Akbar. Laa ilaaha illallaah, wallaahu Akbar, wa lillaahil-hamd. (dibaca 3X)

Allaahu akbar kabiira, wal-hamdu lillaahi katsiiraa, wa subhaanallaahi bukratan wa ashiilaa. Laa ilaaha illallaahu, wa laa na'budu illaa iyyahu, mukhlishiina lahud-diina walau karihal-kaafiruun. Laa ilaha illallaahu wahdah, shadaqa wa'dah, wa nashara 'abdah, wa hazamal-ahzaaba wahdah. Laa ilaaha illallaahu, wallaahu akbar.

Artinya: Allah Maha besar, Allah Maha besar, Allah Maha besar. Tiada Tuhan selain Allah. Allah Maha besar. Segala puji bagi-Nya.

Allah Maha Besar dengan segala kebesaran, segala puji bagi Allah dengan sebanyak-sebanyak puji, dan Maha suci Allah sepanjang pagi dan sore, tiada Tuhan (yang wajib disembah) kecuali Allah dan kami tidak menyembah selain kepada-Nya, dengan memurnikan agama Islam, meskipun orang-orang kafir, orang-orang munafik, orang-orang musyrik membencinya. Tiada Tuhan (yang wajib disembah) kecuali Allah dengan keesaan-Nya, Dia dzat yang menepati janji, dzat yang menolong hamba-Nya dan memuliakan bala tentara-Nya dan menyiksa musuh dengan keesaan-Nya. Tiada Tuhan (yang wajib disembah) kecuali Allah dan Allah Maha Besar.

Bacaan Takbiran Idul Fitri Pendek

Selain takbiran Idul Fitri di atas, terdapat pula teks takbiran Idul Fitri versi pendek, yakni:

اللهُ أَكْبَرُ اللهُ أَكْبَرُ اللهُ أَكْبَرُ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَاللَّهُ أَكْبَرُ وَلِلَّهِ الْحَمْدُ

Arab Latin: Allaahu akbar, Allaahu akbar, Allaahu akbar. Laa ilaaha illallaah, wallaahu Akbar, wa lillaahil-hamd.

Artinya: Allah Maha besar, Allah Maha besar, Allah Maha besar. Tiada tuhan selain Allah. Allah Maha besar. Segala puji bagi-Nya.

Kapan Malam Takbiran Idul Fitri 2026?

Disadur dari buku Fikih Mazhab Syafi'i oleh Abu Ahmad Najieh, takbiran Idul Fitri mulai dikumandangkan sejak terbenamnya Matahari pada hari terakhir bulan Ramadhan hingga menjelang pelaksanaan sholat Idul Fitri.

Merujuk pada Kalender Hijriah Indonesia Tahun 2026, Kementerian Agama RI memprediksi bulan Ramadhan berlangsung selama 30 hari. Sementara itu, 1 Syawal 1447 H atau Hari Raya Idul Fitri 2026 diperkirakan jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026.

Karena pergantian hari dalam kalender Islam terjadi pada waktu Maghrib, maka malam takbiran Idul Fitri 2026 diperkirakan jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026 setelah Maghrib.

Agar lebih jelas, berikut rinciannya:

  • Malam takbiran Idul Fitri: Jumat, 20 Maret 2026 (setelah Maghrib)
  • Hari Raya Idul Fitri: Sabtu, 21 Maret 2026

Namun, perlu diingat bahwa jadwal malam takbiran 2026 masih menunggu keputusan resmi melalui sidang isbat yang akan digelar pada Kamis, 19 Maret 2026.

Itulah bacaan takbiran Idul Fitri 2026 lengkap versi panjang-pendek. Mari sambut hari kemenangan dengan lantunan takbir, detikers!




(alk/alk)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads