- Jam Berapa Sholat Idul Fitri?
- Anjuran Sholat Idul Fitri
- Niat Sholat Idul Fitri Lafaz Niat Sholat Idul Fitri untuk Imam Lafaz Niat Sholat Idul Fitri untuk Makmum
- Tata Cara Sholat Idul Fitri 1. Niat dan Takbiratul Ihram 2. Membaca Doa Iftitah 3. Takbir Tambahan 4. Membaca Al-Fatihah dan Surat Pilihan 5. Rukuk, I'tidal, hingga Sujud 6. Rakaat Kedua 7. Tasyahud Akhir dan Salam
Sholat Idul Fitri merupakan salah satu ibadah sunnah yang dianjurkan bagi umat Islam. Ibadah sunnah ini dilaksanakan pada 1 Syawal, bertepatan dengan Hari Raya Idul Fitri.
Berbeda dengan sholat fardhu pada umumnya, sholat Idul Fitri memiliki waktu pelaksanaan tersendiri. Karena itu, mengetahui waktu pelaksanaan sholat Idul Fitri yang tepat akan membantu detikers dalam mempersiapkan diri dan hadir di lokasi sholat Id tepat waktu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lantas, jam berapa sholat Idul Fitri?
Untuk mengetahuinya, simak penjelasan selengkapnya di bawah ini!
Jam Berapa Sholat Idul Fitri?
Melansir buku Waktu Shalat (Kajian Fiqih dan Astronomi) karya Abd Karim Faiz, menurut Imam Syafi'i, waktu sholat Idul Fitri dimulai sejak Matahari terbit dari ufuk timur. Adapun waktu yang utama adalah ketika memasuki waktu Dhuha dan berakhir saat zawal, yaitu ketika Matahari mulai tergelincir.
Pendapat berbeda disampaikan oleh Imam Maliki, Hanafi, dan Hambali yang menyatakan bahwa waktu sholat Id dimulai saat masuknya waktu Dhuha hingga zawal.
Waktu Dhuha sendiri dimulai ketika posisi Matahari telah naik setinggi sekitar satu tombak. Sementara itu, menurut Imam Abu Hanifah, ketinggian Matahari yang menjadi patokan waktu Dhuha adalah sekitar dua tombak.
Di Indonesia, pelaksanaan sholat Idul Fitri dapat berbeda-beda di setiap daerah. Meski begitu, secara umum sholat Idul Fitri biasanya dilaksanakan antara pukul 06.00-08.00 pagi.
Anjuran Sholat Idul Fitri
Menukil buku 'Panduan Sholat Wajib & Sunnah Sepanjang Masa Rasulullah SAW' karya Ustaz Arif Rahman, hukum melaksanakan sholat Idul Fitri adalah sunnah muakkad atau sunnah yang sangat dianjurkan. Anjuran ini didasarkan pada hadits yang diriwayatkan dari Ummu 'Athiyyah.
Rasulullah SAW bersabda:
يَخْرُجُ الْعَوَاتِقُ وَذَوَاتُ الْخُدُورِ أَوْ الْعَوَائِقُ ذَوَاتُ الْخُدُورِ وَالْحُيَّضُ وَلْيَشْهَدْنَ الْخَيْرَ وَدَعْوَةَ الْمُؤْمِنِينَ وَيَعْتَزِلُ الْحُيَّضُ الْمُصَلَّى قَالَتْ حَفْصَةُ فَقُلْتُ الْحُيَّضُ فَقَالَتْ أَلَيْسَ تَشْهَدُ عَرَفَةَ وَكَذَا وَكَذَا
Artinya: "Kami diperintahkan keluar rumah untuk mengerjakan sholat Idul Fitri. Anak-anak gadis (juga diperintahkan) keluar rumah untuk (bersama-sama) mengerjakan sholat Idul Fitri. Termasuk perempuan-perempuan yang yang sedang haid. Hanya saja wanita yang sedang berhalangan ini berada di belakang orang-orang (yang mengerjakan sholat). Mereka juga ikut bertakbir dan berdoa bersama-sama berharap memperoleh keberkahan dan kesucian hari itu." (HR Bukhari, Ibn Majah, dan Baihaqi)
Niat Sholat Idul Fitri
Melansir buku Tuntunan Lengkap 99 Salat Sunah Superkomplet yang disusun oleh Ibnu Watiniyah, berikut adalah bacaan niat sholat Idul Fitri bagi imam dan makmum:
Lafaz Niat Sholat Idul Fitri untuk Imam
أُصَلَّى سُنَّةً لِعِيْدِ الْفِطْرِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ إِمَامًا لِلَّهِ تَعَالَى اللَّهُ أَكْبَرُ
Arab Latin: Ushallii sunnatan li'iidil fithri rak'ataini mustaqbilal qiblati imaaman lillahi taʼaalaa.
Artinya: "Saya niat salat sunah Idul Fitri dua rakaat dengan menghadap kiblat, sebagai imam karena Allah Ta'ala."
Lafaz Niat Sholat Idul Fitri untuk Makmum
أَصَلَّى سُنَّةَ لِعِيْدِ الْفِطْرِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ مَأْمُومًا لِلَّهِ تَعَالَى اللَّهُ أَكْبَرُ
Arab Latin: Ushallii sunnatan li'iidil fithri rak'ataini mustaqbilal qiblati ma'muuman lillahi ta'aalaa.
Artinya: "Saya niat salat sunah Idul Fitri dua rakaat dengan menghadap kiblat, sebagai makmum karena Allah Ta'ala."
Tata Cara Sholat Idul Fitri
Pelaksanaan sholat Idul Fitri tidak diawali dengan azan dan iqamah. Sebagai gantinya, seruan bahwa sholat akan segera disampaikan oleh oleh muraqqi atau bilal.
Ketika imam telah tiba di lokasi pelaksanaan sholat Idul Fitri, bilal akan menyerukan "Shalluu sunnatan li'iidil fithri rak'ataini jaami'atan rahimakumullaah" sebagai tanda bahwa sholat Ied akan segera dimulai.
Berikut urutan sholat Idul Fitri:
1. Niat dan Takbiratul Ihram
Imam memulai sholat dengan membaca niat sholat Idul Fitri yang disertai takbiratul ihram, lalu diikuti oleh para makmum.
2. Membaca Doa Iftitah
Setelah takbiratul ihram, dilanjutkan dengan membaca doa iftitah.
3. Takbir Tambahan
Setelah itu, dilanjutkan dengan takbir tambahan:
- Rakaat pertama: 7 kali takbir (setelah membaca doa iftitah)
- Rakaat kedua: 5 kali takbir (sebelum membaca surat Al-Fatihah)
Di sela-sela takbir, dianjurkan untuk membaca dzikir berikut:
سُبْحَانَ اللهِ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ وَلَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَاللَّهُ أَكْبَرُ
Arab Latin: Subhanallah walhamdu lillah wa laa ilaha illallahu wallaahu akbar.
Artinya: "Maha Suci Allah, segala puji bagi Allah dan tidak ada Tuhan selain Allah, dan Allah Maha Besar."
4. Membaca Al-Fatihah dan Surat Pilihan
Setelah menyelesaikan takbir tambahan, dilanjutkan dengan membaca surah Al-Fatihah dan surat lainnya dalam Al-Qur'an. Adapun surat yang dianjurkan adalah:
- Rakaat pertama: Surat Qaf atau Surat Al-A'la
- Rakaat kedua: Surat Al-Qamar atau Surat Al-Ghasiyah
5. Rukuk, I'tidal, hingga Sujud
Setelah membaca surat pendek, rangkaian sholat dilanjutkan dengan:
- Rukuk
- I'tidal
- Sujud pertama
- Duduk di antara dua sujud
- Sujud kedua
6. Rakaat Kedua
Kemudian berdiri untuk melaksanakan rakaat kedua dan mengulangi rangkaian seperti sebelumnya, termasuk hingga sujud kedua.
7. Tasyahud Akhir dan Salam
Setelah bangun dari sujud kedua pada rakaat kedua, dilanjutkan membaca tasyahud akhir. Sholat kemudian ditutup dengan salam, yaitu menoleh ke kanan lalu ke kiri sembari mengucapkan salam:
السَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللَّهِ
Arab Latin: Assalamu'alaikum wa rahmatullah.
Artinya: Keselamatan dan rahmat Allah semoga tetap pada kami sekalian.
Itulah penjelasan mengenai waktu pelaksanaan sholat Idul Fitri. Semoga menjawab pertanyaan ya, detikers!
