Serangan Dadakan Ular Kobra ke Ibu di Sinjai Saat Antar Anak Mengaji

Serangan Dadakan Ular Kobra ke Ibu di Sinjai Saat Antar Anak Mengaji

Tim detiksulsel - detikSulsel
Jumat, 13 Mar 2026 07:00 WIB
Ibu di Sinjai terbaring lemas usai digigit ular kobra.
Foto: Ibu di Sinjai terbaring lemas usai digigit ular kobra. (dok. Istimewa)
Sinjai -

Wanita bernama Nurhayati (33) di Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan (Sulsel), digigit seekor ular kobra saat mengantar anaknya pergi mengaji. Serangan dadakan ular berbisa itu membuat korban dilarikan ke Puskesmas.

Insiden tersebut dialami korban saat melintas di jalan Desa Turungan Baji, Kecamatan Sinjai Barat, Kabupaten Sinjai, pada Senin (9/3) sekitar pukul 13.00 Wita. Saat itu, korban sedang mengantar anaknya pergi mengaji.

"Korban mengantar anaknya buat pergi mengaji. Di tengah perjalanan korban tiba-tiba dililit seekor ular, dan sempat menggigit kaki korban," ujar Kapolres Sinjai AKBP Jamal Faturakhman dalam keterangannya, Kamis (12/3/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Serangan itu membuat korban terbaring lemas di pinggir. Beruntung anak korban sigap melaporkan insiden itu sehingga ayahnya datang membunuh ular itu dan membawa korban ke Puskesmas.

"Korban dinyatakan tidak apa apa oleh Puskesmas Tengngalembang sehingga sudah diperbolehkan pulang," beber Jamal.

ADVERTISEMENT
Pria bernama Kadir memegang bangkai ular kobra yang menggigit istrinya di Sinjai.Pria bernama Kadir memegang bangkai ular kobra yang menggigit istrinya di Sinjai. Dokumen Istimewa

Sementara itu, suami korban yang bernama Kadir, turut membenarkan serangan kobra tersebut. Dia menyebut korban memang kerap melintas di lokasi.

"Memang dua kali satu minggu biasanya dia mengantar (anaknya) itu ke masjid. Ada masjid di kampung di dalam. Di situ tempatnya mengaji anak," kata Kadir kepada detiksulsel, Kamis (12/3).

Sebelum ada serangan ular, Kadir sedang memindahkan sapi di sebuah kebun yang berjarak 200 meter dari tempat kejadian. Dia baru mengetahui istrinya diserang ular usai menerima kabar dari anaknya.

"Rencananya nanti habis mengaji baru saya menjemput. Tapi tiba-tiba tidak jauh dari tempat saya singgah, istri saya diserang (ular)," ungkapnya.

"Tiba-tiba anaknya langsung kembali ini untuk berteriak-teriak menangis memanggil saya, ternyata mamanya dililit ular," ujar Kadir.

Kadir mengaku bergegas menuju lokasi dan mendapati istrinya terbaring lemas di tanah dengan tubuh dililit ular di sekitar semak-semak. Kadir yang panik secara spontan menebas ular tersebut menggunakan parang.

"Saya kira ularnya menggigit sambil melilit. Ternyata setelah saya potong, eh ternyata bagian ekor yang melilit di situ. Masih agresif itu yang potongannya makanya saya parangi lagi itu yang pas kepalanya," jelasnya.

Setelah membunuh ular itu, Kadir mengevakuasi istri ke rumah warga. Kadir lalu membonceng istrinya pakai motor pulang ke rumahnya lalu dibawa ke Puskesmas Tengngalembang menggunakan mobil.

"Setelah ditangani dikasih obat, disuruh sama petugas (Puskesmas) bilang menunggu observasi selama enam jam," tutur Kadir.

"Setelah menunggu enam jam petugas memeriksa itu bekas gigitannya tidak ada ji memar, tidak bengkak jadi kita diizinkan untuk pulang ke rumah, cuma dikasih obat saja," ujarnya.



(hmw/hmw)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads