Daftar penerima pendanaan program penelitian multitahun lanjutan tahun anggaran 2026 resmi dirilis. Khusus lingkungan LLDIKTI wilayah IX, Universitas Muslim Indonesia (UMI) berhasil menorehkan capaian positif dengan meraih pendanaan untuk 9 judul penelitian.
"Ini menunjukkan konsistensi UMI dalam membangun ekosistem riset yang produktif," ujar Rektor UMI Hambali Thalib yang mengapresiasi capaian tersebut, Jumat (6/3/2026).
Hambali menilai capaian ini juga menjadi bukti budaya riset di lingkungan kampus terus berkembang. Ia pun berharap penelitian para dosen dapat terus diarahkan pada pengembangan inovasi dan pemecahan berbagai persoalan di masyarakat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sekaligus memperkuat kontribusi kampus dalam menghadirkan solusi bagi kebutuhan masyarakat dan pembangunan," jelasnya.
Sementara itu, Ketua LP2S UMI Baharuddin Semmaila menegaskan penguatan ekosistem riset yang terus dibangun di lingkungan kampus ditempuh melalui pendampingan penyusunan proposal, klinik proposal dan review internal, serta memfasilitasi kolaborasi lintas bidang penelitian. Dia pun berjanji pihaknya akan mengawal pelaksanaan penelitian agar berjalan tepat sasaran, akuntabel, dan menghasilkan luaran yang terukur.
"UMI juga berkomitmen memberi dukungan diseminasi hasil penelitian serta peningkatan kapasitas peneliti melalui pelatihan dan program pengembangan kompetensi," jelasnya.
Baharuddin menekankan pendanaan ini bukan sekadar capaian administratif bagi UMI, tetapi sebagai peluang mempercepat riset lintas disiplin yang berdampak. Kesembilan judul yang didanai merepresentasikan fokus strategis kampus, mulai dari penguatan ketahanan pangan, pengembangan pembelajaran berbasis literasi digital, inovasi material ramah lingkungan, hingga riset kesehatan dan intervensi sosial yang diharapkan melahirkan solusi nyata bagi tantangan daerah maupun nasional.
UMI meraih pendanaan untuk 9 judul riset dalam program penelitian multitahun lanjutan tahun 2026 di lingkungan LLDIKTI Wilayah IX. Dokumen Istimewa |
Melalui LP2S, UMI juga mendorong percepatan hilirisasi hasil penelitian melalui diseminasi, penguatan jejaring kolaborasi, serta penyiapan luaran turunan seperti HKI, prototipe, dan model intervensi yang siap diadopsi. Kampus ini turut menyampaikan apresiasi kepada LLDIKTI Wilayah IX atas dukungan program pendanaan sekaligus menegaskan komitmen untuk terus memperkuat tata kelola riset agar menghasilkan luaran yang inovatif, akuntabel, dan bermanfaat bagi masyarakat.
Adapun 9 judul penelitian UMI penerima pendanaan Multitahun Lanjutan TA 2026 adalah sebagai berikut:
1. Aminah - Mekanisme Adaptasi Kedelai terhadap Kekeringan melalui Regulasi Stomata, Asimilasi Karbon dan Efisiensi Penggunaan Air dalam Sistem Pertanian Berkelanjutan (PFR)
2. Andi Hudriati - Pengembangan Model Pembelajaran Academic Writing berbasis Literasi Digital di Universitas Muslim Indonesia (PFR)
3. Andi Maulana K. Petta Lolo - Optimalisasi Ekstrak Herba Krokot Berbasis Green Solvent serta Mekanisme Molekuler dan Seluler sebagai Kandidat Obat Herbal Terstandar Antirheumatoid-Artritis (PFR)
4. Ansarullah - Riset Terapan Prototype Panel Bulu Ayam sebagai Material Ramah Lingkungan untuk Interior Berkelanjutan: Optimalisasi Formulasi dan Proses Manufaktur (PT-LP)
5. Edy - Perbaikan Populasi untuk Pembentukan Varietas Jagung Pulut Unggul dalam Mendukung Kemandirian Pangan (PT-LP)
6. Fairus Prihatin Idris - Revolutionizing Pendampingan Air Susu Ibu Eksklusif melalui Implementasi Sistem Digitalisasi Berbasis Kearifan Lokal berdasarkan Theory of Planned Behavior (PFR)
7. Muammar Fawwaz - Molecular Diagnostic Kanker Paru Menggunakan Double Radiotracer yang Menargetkan Epidermal Growth Factor Receptor (EGFR) (PFR)
8. Nurmaya Effendi - Pengembangan Novel Probes Berbasis Peptida sebagai Agen Teranostik Kanker Payudara Subtipe TNBC dengan Overekspresi (PFR)
9. Sitti Fatimah - Pendekatan Intervensi Holistik-Integratif Berbasis Kearifan Lokal dalam Pengendalian Dual-Triple Burden Malnutrisi pada Remaja Putri melalui Platform Sekolah (PFR)

