Konten Tak Berfaedah 2 Wanita Bulukumba Plesetkan Al-Qur'an

Tim detikSulsel - detikSulsel
Minggu, 01 Mar 2026 08:00 WIB
Foto: Viral 2 wanita di Bulukumba pelesetkan Al-Qur'an saat live Facebook. (dok. istimewa)
Bulukumba -

Dua wanita bernama Irmawati dan Indah Indriani di Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan (Sulsel), viral karena diduga memelesetkan ayat suci Al-Qur'an saat siaran langsung alias live di Facebook. Konten tak berfaedah dua wanita itu menuai kecaman yang membuatnya dilaporkan dugaan penistaan agama.

Dalam video beredar dilihat detikSulsel, kedua wanita itu sedang melakukan siaran langsung di media sosial Facebook. Salah satu di antaranya awalnya membaca ayat suci Al-Qur'an kemudian ditanggapi oleh rekannya.

Wanita yang menanggapi mengartikan bacaan tersebut ke dalam bahasa daerah sambil tertawa di depan kamera. Tindakan kedua wanita ini memicu reaksi negatif dari warganet yang menonton unggahan tersebut.

Ketua Majelis Dai Muda Bulukumba Ikhwan Bahar mengatakan menerima banyak aduan dari warga terkait konten itu. Dari hasil penelusuran, kedua wanita itu membuat konten di Dusun Mattoanging, Desa Balang Loe, Kecamatan Ujung Loe, Bulukumba.

"Jadi itu berawal semalam, kira-kira habis salat tarawih, saya menerima chat dari beberapa warga dan teksnya hampir sama. Itu screenshot dan link bahwa ada joget-joget begini (live Facebook pelesetkan ayat Al-Qur'an)," ujar Ikhwan kepada detikSulsel, Kamis (26/2/2026).

Ikhwan mengaku langsung melakukan pengecekan setelah mendapatkan aduan dari warga yang resah. Dia menilai tindakan kedua wanita tersebut sudah masuk dalam kategori penistaan agama.

"Saya cross-check, saya bilang, 'Oh, iya, masuk ini. Masuk penistaan'. Terus mereka tanya, 'Kalau begitu apa langkah yang harus dilakukan, Ustaz?'," kata Ikhwan.

Majelis Dai Muda kemudian berkoordinasi dengan Polres Bulukumba untuk langkah lebih lanjut. Kedua wanita itu akhirnya didatangkan ke kantor polisi pada Kamis (26/2) dini hari.

"Akhirnya jelang sahur datanglah mereka ini. Mereka diinfo oleh Polres dan datang sendiri didampingi oleh kepala desanya," terang Ikhwan.

Polisi bergerak cepat mempertemukan tokoh agama dengan kedua wanita tersebut untuk dimintai klarifikasi. Ikhwan memberikan nasihat agama terkait dampak dari perbuatan mempermainkan ayat suci.

"Saya bacakan surah At-Taubah ayat 65-66 bahwa Anda kalau menurut hukum Islam ini sebenarnya sudah keluar dari agama karena mempermainkan ayat Al-Qur'an," tegasnya.

Kedua wanita itu telah mengakui kesalahan mereka dan menyampaikan permohonan maaf secara langsung. Meski demikian, Ikhwan menyerahkan sepenuhnya proses hukum yang berlaku kepada pihak kepolisian.

"Mereka mengaku salah dan minta maaf, tapi persoalan berlanjutnya hukum, nanti kita serahkan ke polisi karena polisi lebih paham bagaimana deliknya," pungkas Ikhwan.



Simak Video "Menantang Adrenalin dengan Cliff Jumping dari Tebing Sungai Rumpiae di Sulawesi Selatan"


(hsr/hsr)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork