Menu MBG Ramadan di Majene Disorot Cuma Isi Roti-Kacang

Menu MBG Ramadan di Majene Disorot Cuma Isi Roti-Kacang

Hafis Hamdan - detikSulsel
Selasa, 24 Feb 2026 20:35 WIB
Menu MBG viral yang diterima siswa SD di Majene.
Foto: Menu MBG viral yang diterima siswa SD di Majene. (Dok. Istimewa)
Majene -

Viral di media sosial orang tua siswa SD di Kabupaten Majene, Sulawesi Barat (Sulbar) menyoroti menu makan bergizi gratis (MBG) di bulan Ramadan hanya berisi satu telur rebus, jeruk, roti dan kacang. Orang tua siswa menduga menu kering yang disajikan jauh dari harga yang ditetapkan per porsi.

Wakil Koordinator Regional Badan Gizi Nasional (BGN) Sulbar, Hasri mengaku telah melihat video sorotan terhadap menu MBG yang dibagikan pada Senin (23/2) kemarin. Namun ia mengklaim setiap menu yang dibagikan telah sesuai standar gizi maupun biaya per porsi.

"Menurut ahli gizi, itu kan sudah sesuai, tapi kalau kita lihat dari variasi menunya mungkin, ya banyak tanggapan, kan di sana sudah ada takaran kandungan karbohidrat, serat," ujar Hasri kepada wartawan, Selasa (24/2/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hasri mengatakan telah melakukan konfirmasi ke beberapa dapur satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) di Sulbar. Ia memperoleh informasi jika sejumlah dapur SPPG memang kesulitan memperoleh bahan baku yang telah dijadwalkan jauh-jauh hari.

"Kemudian beberapa kami konfirmasi ke SPPG-nya karena setelah kita kroscek, ternyata menu-menu yang dirancang jauh-jauh hari sebelumnya, ketika tiba hari H, stoknya tidak ada di lapangan, menu yang sudah dirancang. Makanya beberapa SPPG itu menu yang tersedia (itu yang) disalurkan itu," terangnya.

ADVERTISEMENT

Meski begitu, ia mengklaim setiap menu yang diberikan ke peserta didik telah sesuai aturan dari segi nutrisi dan nilai rupiah per porsi. Pihaknya juga telah menyampaikan ke SPPG agar tidak memberikan menu MBG minimalis yang bisa memicu perdebatan di tengah-tengah masyarakat.

"Tiap hari kami berikan penekanan ke setiap SPPG, melakukan hal yang sama lagi akan kena dampak dari BGN langsung. Maksudnya (penekanan soal jangan diberikan) yang menu-menu minimalis itu," tuturnya.

Di sisi lain, ia menyebut jika masih banyak warga salah kaprah soal biaya per porsi menu MBG. Menurutnya, ada klaster biaya untuk masing-masing peserta didik sesuai dengan tingkatannya.

"Beberapa belum teredukasi bahwa anggaran 1 porsi itu (dikiranya full makanan) Rp 15 ribu, itu sesungguhnya ada tingkatan. Kelas 3 SD ke bawah sampai TK itu (biaya untuk menunya) Rp 8 ribu, sampai SMA Rp 10 ribu," pungkasnya.

Sementara dalam video beredar, warga memposting menu MBG yang diterima anaknya di SD wilayah Majene ke media sosial. Menu MBG itu dinilai sangat minimalis karena hanya berisi 1 jeruk, 1 kacang Garuda, telur 1 butir dan roti.

Warga itu bahkan membawa menu MBG itu keluar rumah agar terlihat jelas. Ia menampilkan hingga menyebut menu MBG apa saja yang diterima anaknya.

"MBG hari kelima bulan Ramadan, 1 jeruk, 1 kacang Garuda, ini kacang seribu ini, telur 1 buah, roti, ini juga roti seribu. Diketahui ini (menu dari) SPPG di Kabupaten Majene, Provinsi Sulawesi Barat," kata warga Majene dalam video.




(ata/sar)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads