Doa Setelah Sholat Tarawih dan Witir Lengkap Arab, Latin, serta Artinya

Doa Setelah Sholat Tarawih dan Witir Lengkap Arab, Latin, serta Artinya

Puspita Dian Sukmawati Zuhri - detikSulsel
Senin, 23 Feb 2026 20:00 WIB
Ilustrasi berdoa setelah sholat Tarawih dan witir
Ilustrasi (Foto: chatGPT)
Makassar -

Sholat Tarawih merupakan ibadah sunnah yang khusus dilaksanakan selama bulan Ramadhan. Usai menunaikan rangkaian sholat tersebut, umat Islam dianjurkan untuk melafalkan doa setelah Tarawih.

Menyadur dari laman Majelis Ulama Indonesia (MUI) para ulama Nusantara umumnya membaca doa kamilin setelah melaksanakan sholat Tarawih. Doa kamilin mengandung permohonan agar terbentuk pribadi-pribadi yang sempurna dalam keimanan.

Ibadah malam ini kemudian dilanjutkan dengan sholat witir yang juga menjadi bagian dari amalan di bulan suci. Setelah sholat witir, terdapat juga bacaan wirid serta doa setelah sholat witir yang dianjurkan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Nah untuk itu, berikut detikSulsel sajikan doa setelah sholat Tarawih dan witir lengkap arab, latin, serta artinya. Yuk disimak!

Doa Setelah Sholat Tarawih

Melansir buku Tuntunan Lengkap 99 Salat Sunah Superkomplet karya Ibnu Watiniyah, berikut doa setelah sholat Tarawih atau kamilin setelah sholat Tarawih:

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ: اَلْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ حَمْدًا يُوَافِي نِعَمَهُ وَيُكَافِئُ مَزِيْدَهُ، اللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ.
اللَّهُمَّ اجْعَلْنَا بِالْإِيْمَانِ كَامِلِينَ، وَلِلْفَرَابِضِ مُؤَدِّيْنَ، وَلِلصَّلَاةِ حَافِظِينَ، وَلِلزَّكَاةِ فَاعِلِينَ، وَلِمَا عِنْدَكَ طَالِبِيْنَ، وَلِعَفْوِكَ رَاجِيْنَ، وَبِالْهُدَى مُتَمَسِّكِينَ، وَعَنِ اللَّغْوِ مُعْرِضِينَ، وَفِي الدُّنْيَا زَاهِدِينَ، وَفِي الْآخِرَةِ رَاغِبِيْنَ، وَبِالْقَضَاءِ رَضِيْنَ، وَبِالنَّعْمَاءِ شَاكِرِينَ، وَعَلَى الْبَلَاءِ صَابِرِينَ، وَتَحْتَ لِوَاءِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ سَابِرِينَ، وَإِلَى الْحَوْضِ وَارِدِيْنَ، وَإِلَى الْجَنَّةِ دَاخِلِينَ، وَمِنَ النَّارِ نَاجِيْنَ، وَعَلَ سَرِيرِ الْكَرَامَةِ قَاعِدِيْنَ، وَمِنْ حُوْرِ الْعَيْنِ مُتَزَوجِيْنَ، وَمِنْ سُنْدُسٍ وَاسْتَبْرَقٍ وَدِيْبَاجٍ مُتَلَبِّسِيْنَ، وَمِنْ طَعَامِ الْجَنَّةِ آكِلِينَ وَمِنْ لَبَنٍ وَعَسَلٍ مُصَفًّى شَارِبِينَ، بِأَكْوَابٍ وَآبَارِيْقَ وَكَأْسٍ مِنْ مَعِينٍ، مَعَ الَّذِينَ أَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ مِنَ النَّبِيِّينَ وَالصِّدِّيقِينَ وَالشُّهَدَاءِ وَالصَّالِحِيْنَ، وَحَسُنَ أُولَا بِكَ رَفِيقًا ، ذَلِكَ الْفَضْلُ مِنَ اللهِ وَكَفَى بِاللَّهِ عَلِيمًا وَالْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ.

Arab Latin: Bismillahir rahmanir rahim. Alhamdu lillahi rabbil 'alamin, hamdan yuwâfi ni'amahu wa yukâfi'u mazidah. Allâhumma shalli wa sallim 'alâ sayyidinâ Muhammadin wa 'alà âli sayyidinâ Muhammadin.
Allâhummaj'alnâ bil îmâni kâmilîna wa lil fara idhi mu'addina wa lish-shalâti hafidzhîna waliz-zakâti fäʼilîna walimâ 'indaka thâlibîna wa li'afwika râjîna wabil huda mutamassikîna wa'anil laghwi mu'ridhina wafid dunya zâhidina wafil åkhirati raghibina wabil qadhâʻi rådhîna wabin na'mãʻi syâkirîna wa 'alal bala'i shâbirîna wa tahta liwa'i sayyidinâ Muhammadin shallallahu 'alaihi wasallama yaumal qiyamati saʻirîna wa ilal haudhi wâridîna wa ilal jannati dâkhilîna wa minan nâri nâjîna wa 'ala sarîril karâmati qâ'idîna wa min hûril 'aini mutazawwijîna wamin sundusin wa istabraqin wadîbâjin mutalabbisîna wa min tha'amil jannati åkilîna wa min labanin wa 'asalin mushaffan syâribîna bi akwabin wa abârîqa wa ka'sin min ma'înin ma'al ladzina an'amta 'alaihim minan nabiyyîna wash shiddîqîna wasy syuhadaʻi wash shalihîna wa hasuna uláʻika rafiqan dzâlikal fadhlu minallâhi wakafå billâhi 'alîman wal hamdu lillâhi rabbil 'alamîna.

Artinya: "Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Segala puji bagi Allah Tuhan semesta alam. Pujian yang sebanding dengan nikmat-nikmat-Nya dan menjamin tambahannya. Ya Allah, limpahkanlah rahmat dan kesejahteraan kepada penghulu kami, Nabi Muhammad, dan keluarganya.
Ya Allah, jadikanlah kami (orang-orang) yang imannya sempurna, dapat menunaikan segala fardhu, menjaga salat, menunaikan zakat, menuntut (mencari) segala kebaikan di sisi-Mu, mengharap ampunan-Mu senantiasa memegang teguh petunjuk-petunjuk-Mu, terlepas (terhindar) dari segala penyelewengan dan zuhud di dunia dan di akhirat serta tabah (sabar) menerima cobaan, mensyukuri segala nikmat-Mu dan semoga nanti pada Hari Kiamat kami dalam satu barisan di bawah naungan panji-panji junjungan kita, Nabi Muhammad, dan melalui telaga yang sejuk, masuk ke dalam surga, terhindar dari api neraka dan duduk di takhta kehormatan, didampingi oleh bidadari surga, dan mengenakan baju-baju kebesaran dari sutra berwarna-warni, menikmati santapan surga yang lezat, minum susu dan madu yang suci bersih dalam gelas-gelas dan orang-orang yang telah Engkau beri nikmat pada mereka dari golongan para nabi, shiddiqin dan orang-orang yang syahid serta orang-orang saleh. Dan baik sekali mereka menjadi teman-teman kami. Demikianlah kemurahan dari Allah dan kecukupan dari Allah Yang Maha Mengetahui. Dan segala puji bagi Allah Tuhan seru sekalian alam."

Doa Setelah Sholat Witir

Terdapat doa yang dapat dibaca setelah melaksanakan sholat witir. Masih dari dari buku 'Tuntunan Lengkap 99 Salat Sunah Superkomplet' karya Ibnu Watiniyah, berikut ini doa setelah sholat witir tersebut:

اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِرِضَاكَ مِنْ سَخَطِكَ وَبِمُعَافَاتِكَ مِنْ عُقُوبَتِكَ وَأَعُوذُ بِكَ مِنْكَ لَا أُحْصِي ثَنَاءً عَلَيْكَ أَنْتَ كَمَا أَثْنَيْتَ عَلَى نَفْسِكَ.

Arab Latin: Allahumma innî a'ûdzu biridhāka min sakhathika wa bi mu'afâtika min 'uqûbatik, wa a'ûdzu bika minka lâ uhshi tsanaan 'alaika, anta kama atsnaita 'alâ nafsika.

Artinya: "Ya Allah, aku berlindung dengan keridaan-Mu dari kemarahan-Mu, dan dengan keselamatan-Mu dari hukuman-Mu, dan aku berlindung kepada-Mu dari siksa-Mu. Aku tidak mampu menghitung pujian dan sanjungan kepada-Mu, Engkau adalah sebagaimana yang Engkau sanjungkan kepada diri-Mu sendiri."

Kemudian, membaca doa berikut ini:

اللَّهُمَّ إِنَّا نَسْأَلُكَ إِيْمَانًا دَائِمًا، وَنَسْأَلُكَ قَلْبًا خَاشِعًا، وَنَسْأَلُكَ عِلْمًا نَافِعًا، وَنَسْأَلُكَ يَقِيْنَا صَادِقًا، وَنَسْأَلُكَ عَمَلًا صَالِحًا، وَنَسْأَلُكَ دِينًا قيمًا، وَنَسْأَلُكَ خَيْرًا كَثِيرًا، وَنَسْأَلُكَ الْعَفْوَ وَالْعَافِيَةَ، وَنَسْأَلُكَ تَمَامَ الْعَافِيَةِ، وَنَسْأَلُكَ الشُّكْرَ عَلَى الْعَافِيَةِ، وَنَسْأَلُكَ الْغِنَاءَ عَنِ النَّاسِ، اللَّهُمَّ رَبَّنَا تَقَبَّلْ مِنَّا صَلَاتَنَا وَصِيَامَنَا وَقِيَامَنَا وَتَخْشُعَنَا وَتَضَرُّعَنَا وَتَعَبَدَنَا وَتَمِّمْ تَقْصِيرَنَا يَا اللهُ يَا اللهُ يَا اللَّهُ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِينَ. وَصَلَّى اللهُ عَلَى خَيْرٍ خَلْقِهِ مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِينَ، وَالْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ.

Arab Latin: Allâhumma inna nas'aluka îmânan dâʻiman, wa nas'aluka qalban khâsyi'an, wa nas'aluka 'ilman nåfi'an. Wa nas'aluka yaqinan shadiqan, wa nas'aluka 'amalan shâlihan, wa nas'aluka dînan qayyiman. Wa nas'aluka khairan katsiran. Wa nas'alukal 'afwa wal 'âfiyata, wa nas'aluka tamâmal 'âfiyata, wa nas'alukasy syukra 'alal âfiyati, wanas'alukal ghina'a 'anin nâsi.
Allâhumma rabbanâ taqabbal minnâ shalâtaná wa shiyâmana wa qiyâmanâ wa takhusy syu'ana wa tadahrru'ana wa ta'abbudana wa tammim taqshîranâ yâ Allâhu, yâ Allâhu, yâ Allâhu yâ arhamar rahimina.
Washallallahu 'al â khairi khalqihi Muhammadin wa 'al â âlihi wa shahbihi ajma'ina, wal hamdu lillâhi rabbil 'alamîna.

Artinya: "Ya Allah. Sesungguhnya kami memohon kepada-Mu iman yang tetap, kami memohon kepada-Mu hati yang khusyuk, kami memohon kepada-Mu ilmu yang bermanfaat, kami memohon kepada-Mu keyakinan yang benar, kami memohon kepada-Mu amal yang saleh, kami memohon kepada-Mu agama yang lurus, kami memohon kepada-Mu kebaikan yang banyak, kami memohon kepada-Mu ampunan dan afiat, kami memohon kepada-Mu kesehatan yang sempurna, kami memohon kepada-Mu syukur atas kesehatan, dan kami memohon kepada-Mu terkaya dari semua manusia.
Ya Allah, Tuhan kami. Terimalah dari kami salat kami, puasa kami, salat malam kami, kekhusyukan kami, kerendahan hati kami, ibadah kami. Sempurnakanlah kelalaian atau kekurangan kami, ya Allah, ya Allah, ya Allah, ya Zat Yang paling Penyayang di antara para penyayang.
Semoga rahmat Allah tercurahkan kepada sebaik-baik makhluk-Nya, Muhammad, keluarga dan sahabatnya semua, dan segala puji milik Allah, Tuhan semesta alam."

Urutan Bacaan Setelah Sholat Witir

Sebelum membaca doa setelah sholat witir, umat Islam juga dianjurkan membaca wirid. Melansir dari situs Nahdlatul Ulama, berikut tata urutan bacaan setelah selesai sholat witir:

1. Membaca Syahadat, Istighfar, dan Permohonan Rida

Rangkaian tiga bacaan awal ini dibaca secara berurutan sebanyak 3 kali:

Syahadat

أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ

Arab Latin: Asyhadu an lā ilāha illallāh.

Artinya: Aku bersaksi bahwa tiada tuhan selain Allah.

Istighfar

أَسْتَغْفِرُ اللهَ

Arab Latin: Astaghfirullāh.

Artinya: Aku memohon ampunan Allah.

Permohonan Rida dan Surga Allah SWT

أَسْأَلُك رِضَاك وَالْجَنَّةَ وَأَعُوذُ بِك مِنْ سَخَطِك وَالنَّارِ

Arab Latin: Allāhumma innī as'aluka ridhāka wal jannah, wa a'ūdzu bika min sakhathika wan nār.

Artinya: Tuhanku, aku memohon ridha dan surga-Mu. Aku juga berlindung kepada (rahmat)-Mu dari murka dan neraka-Mu.

2. Membaca Tasbih (3 kali)

سُبْحَانَ الْمَلِكِ الْقُدُّوسِ

Arab Latin: Subhānal malikil quddūs.

Artinya: Mahasuci Tuhan yang kudus (HR An-Nasa'i dan Ibnu Majah).

3. Membaca Pujian Kesucian

سُبُّوْحٌ قُدُّوْسٌ رَبُّنَا وَرَبُّ المَلَائِكَةِ وَالرُّوْحِ

Arab Latin: Subbūhun, quddūsun, rabbunā wa rabbul malā'ikati war rūh.

Artinya: Suci dan qudus Tuhan kami, Tuhan para malaikat dan Jibril (HR Al-Baihaqi dan Ad-Daruqutni).

4. Membaca Pujian atas Keluasan Ampunan (3 kali)

اللَّهُمَّ إنَّك عَفْوٌ كَرِيمٌ تُحِبُّ الْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّي

Arab Latin: Allāhumma innaka 'afuwwun karīmun tuhibbul 'afwa, fa'fu 'annī.

Artinya: Tuhanku, sungguh Kau maha pengampun lagi pemurah. Kau menyukai ampunan, oleh karenanya ampunilah aku.

5. Membaca Pujian atas Kemurahan dan Kasih Sayang Allah SWT

يَا كَرِيْمُ بِرَحْمَتِكَ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ

Arab Latin: Yā karīmu, bi rahmatika yā arhamar rāhimīna.

Artinya: Wahai Zat yang maha pemurah, (aku memohon) atas berkat rahmat-Mu, wahai Zat yang paling penyayang dari segenap penyayang.

6. Membaca Permohonan Ampunan dan Keselamatan

اللَّهُمَّ إنِّي أَعُوذُ بِرِضَاك مِنْ سَخَطِك وَبِمُعَافَاتِك مِنْ عُقُوبَتِك وَأَعُوذُ بِك مِنْك لَا أُحْصِي ثَنَاءً عَلَيْك أَنْتَ كَمَا أَثْنَيْت عَلَى نَفْسِك

Arab Latin: Allāhumma inī a'ūdzu bi ridhāka min sakhathika, wa bi mu'āfātika min 'uqūbatika. Wa a'ūdzu bika minka, lā uhshī tsanā'an alayka anta kamā atsnayta 'alā nafsika.

Artinya: Tuhanku, aku berlindung kepada ridha-Mu dari murka-Mu dan kepada afiat-Mu dari siksa-Mu. Aku meminta perlindungan-Mu dari murka-Mu. Aku tidak (sanggup) membilang pujian-Mu sebanyak Kau memuji diri-Mu sendiri (HR Abu Dawud, Tirmidzi, An-Nasa'i, dan Ibnu Majah).

7. Membaca Doa Umum Setelah Sholat

8. Membaca Doa Setelah Sholat Witir

9. Membaca Surat al-Fatihah

10. Membaca Doa Pendek Penutup

Nah, demikianlah doa setelah sholat Tarawih dan witir lengkap Arab, Latin, serta artinya. Semoga bermanfaat detikers!




(urw/urw)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads