Kalender Hijriah telah memasuki 1 Ramadhan 1447 H yang bertepatan pada Kamis, 19 Februari 2026. Memasuki bulan penuh berkah tersebut, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak doa kepada Allah SWT.
Menyadur laman Almanhaj, Ramadhan merupakan bulan yang penuh keistimewaan, salah satunya adalah Allah SWT akan mengabulkan setiap doa yang dipanjatkan. Hal ini sebagaimana dijelaskan dalam sabda Rasulullah SAW berikut:
ثَلاَثٌ لاَ تُرَدُّ دَعْوَتُهُمْ :الصَّائِمُ حَتَّى يُفْطِرَ، وَاْلإِماَمُ الْعَادِلُ، وَدَعْوَةُ الْمَظْلُوْمِ
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Artinya: Ada tiga orang yang tidak tertolak doanya; seorang yang berpuasa sehingga berbuka, seorang pemimpin yang adil, seorang yang terdzalimi.
Terkait itu, terdapat doa khusus yang dapat dipanjatkan umat Islam di hari pertama puasa ini. Doa ini berisi permohonan agar puasa dan segala amal yang dilakukan diterima oleh Allah SWT.
Bagi detikers yang ingin mengamalkannya, berikut bacaan doa Ramadhan hari ke-1. Yuk, disimak!
Doa Ramadhan Hari ke-1: Arab, Latin, dan Artinya
Dilansir dari buku 'Doa Harian di Bulan Ramadhan' oleh Quito R Motinggo, berikut bacaan doa Ramadhan hari ke-1:
اللَّهُمَّ اجْعَلْ صِيَامِي فِيْهِ صِيَامَ الصَّائِمِينَ وَ قِيَامِي فِيْهِ قِيَامَ الْقَائِمِينَ وَ نَبِّهْنِي فِيْهِ عَنْ نَوْمَةِ الْغَافِلِينَ وَ هَبْ لِي جُرْمِي فِيْهِ يَا إِلَهَ الْعَالَمِينَ وَ اعْفُ عَنِّي يَا عَافِيًا عَنِ الْمُجْرِمِينَ
Arab Latin: Allahumaj'al shiyaami fiihi shiyaamash-shaaa'imin. Wa qiyaamii fiihi qiyaamal qaaimiin. Wa nabbihni fiihi an naumatil-ghaafiliin. Wa habli jurmii fiihi yaa ilahal-'aalaamin. Wa'fu annii yaa 'aafiyan anil-mujrimiin.
Artinya: "Ya Allah, jadikanlah puasaku di dalam bulan Ramadhan ini sebagai puasa orang yang diterima puasanya, dan qiyamku (menghidupkan malam-malamnya) termasuk qiyamnya para Qaimin (orang yang sungguh-sungguh menghidupkan malamnya), serta bangunkanlah aku dari tidurnya orang-orang yang lalai. Anugerahkanlah kesempurnaan kepadaku di dalam bulan Ramadhan ini wahai Tuhan Pemilik semesta alam. Maafkanlah segala kesalahanku, Wahai Yang Maha Pemberi ampunan kepada setiap pendosa."
Doa ini bermakna agar ibadah puasa yang dijalani tidak menjadi sia-sia dan benar-benar bernilai di sisi Allah SWT. Hal ini sebagaimana sabda Rasulullah SAW:
"Berapa banyak orang yang berpuasa tetapi tidak memperoleh bagian dari puasanya kecuali sekadar lapar dan haus, berapa banyak orang yang shalat malam pada malam hari namun hanya mendapatkan bagian keterjagaannya saja." (Bihar al-Anwar 96: 289)
Keutamaan Puasa Ramadhan
Melansir laman resmi Kementerian Agama RI, berikut adalah keutamaan puasa Ramadhan:
1. Mendapat Balasan Langsung dari Allah
Puasa memiliki keutamaan istimewa karena balasannya diberikan langsung oleh Allah tanpa perantara. Keutamaan ini menunjukkan betapa agungnya ibadah puasa dibandingkan amalan lainnya.
Dalam hadits riwayat Imam Bukhari disebutkan bahwa Allah berfirman dalam hadits qudsi: "Orang yang berpuasa itu meninggalkan makan, minum dan syahwatnya karena taat pada perintahKu Allah. Puasa adalah untukku (Allah) dan Aku akan memberikan balasannya, sedang sesuatu kebaikan itu dibalas dengan sepuluh kali lipat gandanya."
2. Masuk Surga Melalui Pintu Rayyan
Orang-orang yang menjaga ibadah puasa akan dipanggil secara khusus untuk masuk surga melalui pintu Rayyan. Pintu ini hanya diperuntukkan bagi orang yang berpuasa dan tidak dibuka untuk selain mereka.
Dari Abu Hurairah RA bahwasanya Rasulullah SAW bersabda:
"Barangsiapa yang menafkahkan sepasang binatang yakni dua ekor kuda, lembu ataupun unta dalam kepentingan fisabilillah maka ia akan dipanggil dari semua pintu surga dengan ucapan: "Hai hamba Allah, inilah yang lebih baik." Maka jikalau seorang itu dari golongan ahli salat, ia akan dipanggil dari pintu salat. Barangsiapa yang termasuk dalam ahli jihad, ia akan dipanggil dari pintu jihad. Barangsiapa yang termasuk dalam ahli puasa, ia akan dipanggil dari pintu Rayyan. Artinya, puas atau kenyang minuman. Barangsiapa yang termasuk dalam ahli sedekah, maka ia dipanggil dari pintu sedekah."
3. Sehari Berpuasa Dijauhkan 70 Tahun dari Neraka
Puasa yang dilakukan dengan niat karena Allah menjadi sebab seseorang dijauhkan dari api neraka. Jaraknya sejauh perjalanan tujuh puluh tahun.
Dari Abu Said RA, Rasulullah SAW bersabda:
"Tiada seorang hamba pun yang berpuasa sehari dengan niat fisabilillah -yakni semata-mata menuju kepada ketaatan kepada Allah-, melainkan Allah akan menjauhkan wajahnya -yakni dirinya- karena puasanya tadi, sejauh perjalanan tujuh puluh tahun dari neraka." (muttafaq 'alaih)
4. Diampuni Dosa-dosa Terdahulu
Puasa Ramadan yang dilakukan dengan penuh keimanan dan mengharap ridha Allah menjadi sebab diampuninya dosa-dosa yang telah lalu. Hal ini menjadi motivasi besar bagi setiap muslim untuk menjaga kualitas puasanya.
Dari Abu Hurairah RA bahwasanya Nabi SAW bersabda:
"Barangsiapa yang berpuasa Ramadan karena didorong oleh keimanan dan mengharapkan keridhaan Allah, maka diampunkanlah untuknya dosa-dosanya yang terdahulu," (muttafaq 'alaih).
5. Senantiasa dalam Kebaikan Selama Berbuka
Orang yang menyegerakan berbuka puasa akan senantiasa berada dalam kebaikan. Sikap ini juga menunjukkan ketaatan kepada sunnah Rasulullah SAW.
Dari Sahal bin Saad RA, bahwa Rasulullah SAW bersabda:
"Orang-orang itu senantiasa dalam kebaikan selama mereka menyegerakan berbuka," (HR Muslim)
Menurut riwayat Tirmidzi dari hadits Abu Hurairah RA, bahwa Nabi SAWbersabda: "Allah 'Azza wa Jalla berfirman: Hamba-Ku yang paling Aku cintai adalah mereka yang paling menyegerakan berbuka."
Itulah detikers, bacaan doa Ramadhan hari ke-1 beserta keutamaan puasa Ramadhan. Semoga bermanfaat!
(alk/alk)











































