Serikat Buruh Industri Morowali Indonesia (SBIMI) menggelar aksi demonstrasi di kawasan PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP), Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah (Sulteng), berakhir ricuh. Dua orang sekuriti perusahaan mengalami luka bakar.
"Aksi awalnya disampaikan sebagai aksi damai, namun terjadi insiden yang menyebabkan dua petugas keamanan mengalami luka bakar," ujar Media Relations Head PT IMIP Dedy Kurniawan dalam pernyataannya, Rabu (18/2/2026).
Peristiwa itu terjadi di depan kantor manajemen IMIP di Kecamatan Bahodopi, pada Rabu (18/2). Dua personel Morowali Security Service (MSS) yang menjadi korban yakni I Made Andika Putra (23) dan Ahyar (29).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"I Made Andika Putra mengalami luka bakar pada bagian bokong kanan dan kiri, dua telapak tangan, serta pinggang. Sementara Ahyar mengalami luka pada telapak tangan kanan, punggung jari tangan kiri, dan lutut," terang Dedi.
Kedua korban telah mendapatkan penanganan medis di Klinik 1 IMIP. Manajemen memastikan seluruh biaya pengobatan ditanggung perusahaan dan kondisi keduanya terus dipantau.
"Pihak perusahaan menegaskan kebebasan menyampaikan pendapat merupakan hak yang dijamin undang-undang, namun harus tetap menjaga ketertiban dan keselamatan bersama," imbuhnya.
Sementara Kabag Ops Polres Morowali, AKP Rustang mengatakan korban telah membuat laporan polisi (LP) di Polsek Bahodopi. Kasus tersebut sementara dalam penyelidikan.
"Sementara. Pihak korban sudah buat LP di Polsek Bahodopi," ujar Rustang kepada detikcom.
