Kronologi Petani Wanita di Muna Nyaris Tewas Diterkam Ular Piton 6,5 Meter

Sulawesi Tenggara

Kronologi Petani Wanita di Muna Nyaris Tewas Diterkam Ular Piton 6,5 Meter

Nadhir Attamimi - detikSulsel
Rabu, 18 Feb 2026 17:30 WIB
Seorang petani di Muna, Sulawesi Tenggara, nyaris tewas setelah digigit dan dililit ular piton 6,5 meter.
Foto: Ular piton sepanjang 6,5 meter mati ditebas warga di Kabupaten Muna. (dok. istimewa)
Muna -

Seorang petani wanita bernama Wa Indi (48) di Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara (Sultra), nyaris tewas usai digigit dan dililit ular piton sepanjang 6,5 meter. Insiden itu terjadi saat korban berjalan menuju kebunnya.

Keponakan korban Hijrah (29) mengatakan korban ke kebunnya di Desa Maligano, Kecamatan Maligano, pada Selasa (17/2) sekitar pukul 06.00 Wita. Korban pergi seorang diri seperti biasanya.

"Dia pergi sendiri ke kebun sekitar pukul 06.00 Wita," kata Hijrah kepada detikcom, Rabu (18/2/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dia menuturkan ular itu langsung menerkam kaki korban. Hal itu membuat korban berteriak kesakitan.

"Dia masih jalan terus langsung berteriak kesakitan, itu ular langsung terkam bagian kaki kirinya," ungkapnya.

ADVERTISEMENT

Setelah kakinya diterkam, korban terjatuh ke tanah dan langsung dililit oleh ular tersebut. Korban berusaha melawan dengan menebas ekor ular tersebut.

"Ada parang di tangannya, untung tidak ikut terlilit ular makanya dia langsung potongkan ke bagian ekornya. Itu ekornya dia mau lilit telinganya," terang Hijrah.

Korban lalu berteriak meminta tolong usai ular itu melepaskan lilitannya. Teriakan itu didengar petani lain yang berada tak jauh dari lokasi kejadian.

"Dia teriak minta tolong, datang satu orang petani coba mau bunuh itu ular, tapi dia takut karena besar sekali," tuturnya.

Lanjut Hijrah, petani itu meminta bantuan ke warga karena takut menyerang ular tersebut. Tak lama kemudian, sejumlah warga datang dan membunuh ular tersebut secara bersama-sama.

"Itu petani yang bantu dia telepon orang di kampung baru datang dibunuh ramai-ramai. Kalau panjangnya sekitar 6,5 meter pas diukur kemarin," tuturnya.

Usai kejadian, korban langsung dilarikan ke Puskesmas Maligano untuk mendapatkan perawatan medis. Kondisinya kini dilaporkan membaik dan sudah diperbolehkan pulang.

"Tanteku langsung dibawa ke puskesmas dan mendapat perawatan. Sorenya sudah baikan dan keluar dari puskesmas," pungkasnya.



(hsr/sar)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads