Sholat Tarawih merupakan sholat sunnah khusus yang hanya dilakukan di bulan Ramadhan. Menyadur laman Muhammadiyah, sholat sunnah ini lebih afdal dikerjakan berjamaah, namun tetap sah apabila dikerjakan secara munfarid (sendiri).
Nah, bagi detikers yang berhalangan mengikuti sholat Tarawih secara berjemaah di Masjid, maka tentu perlu memahami tata cara sholat Tarawih sendirian di rumah. Dengan mengetahui urutan pelaksanaannya secara lengkap, ibadah dapat dijalankan dengan lebih khusyuk dan sesuai tuntunan.
Sholat Tarawih, baik ketika berjemaah maupun sendiri dapat dikerjakan sebanyak 8 atau 20 rakaat, dengan setiap dua rakaat diakhiri salam. Sholat sunnah ini biasanya dirangkaikan dengan sholat witir, namun bisa juga dikerjakan terpisah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebagai panduan untuk detikers, berikut ini tata cara sholat Tarawih sendiri di rumah beserta niat dan doa setelahnya. Simak selengkapnya yuk!
Niat Sholat Tarawih Sendiri
Mengutip buku Tuntunan 99 Salat Sunah Superkomplet oleh Ibnu Watiniyah, berikut niat sholat Tarawih sendiri:
أُصَلَّى سُنَّةَ التَّرَاوِيْحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ لِلَّهِ تَعَالَى اللَّهُ أَكْبَرْ.
Arab Latin: Ushallî sunnatat tarâwîhi rakataini mustaqbilal qiblati lillâhi taʼâlâ. Allâhu Akbar...
Artinya: "Saya niat salat sunah Tarawih dua rakaat dengan menghadap kiblat, karena Allah Taala." Allahu Akbar...
Tata Cara Sholat Tarawih Sendiri
Pada dasarnya, tata cara sholat tarawih sendiri maupun berjemaah sama saja, yang berbeda hanya pada pelafalan niatnya.
Berikut panduan lengkap tata cara sholat Tarawih dirangkum dari buku Tuntunan Lengkap 99 Salat Sunah Superkomplet dan Risalah Tuntunan Shalat Lengkap oleh Drs Moh Rafa'i:
- Membaca Niat Sholat Tarawih
- Takbiratul Ihram
- Membaca Surah Al-Fatihah
- Membaca Surah Pendek
- Ruku
- I'tidal
- Sujud
- Duduk antara Dua Sujud
- Sujud Kedua
- Berdiri untuk Rakaat Kedua
- Jemaah kemudian berdiri kembali untuk menunaikan rakaat kedua kemudian
- Mengulangi Rangkaian Sholat
Rangkaian sholat kemudian dilanjutkan seperti rakaat pertama sampai sujud kedua. - Tasyahud Akhir
- Salam
Akhiri sholat dengan mengucapkan salam. - Mencukupkan Rakaat Sholat Tarawih
Setelahnya, ulangi rangkaian sholat tersebut sampai cukup jumlah rakaat yang diinginkan.
Surah yang Dianjurkan Dibaca Saat Sholat Tarawih
Terdapat bacaan surah pendek yang dianjurkan untuk dibaca di setiap rakaat sholat Tarawih. Berikut ini penjelasannya:
1. Bacaan Surah Pendek untuk Tarawih Hari Pertama-Pertengahan Ramadhan
- Setiap rakaat pertama membaca satu dari surah-surah berikut secara berurutan:
- Setelah membaca surah Al-Fatihah, membaca surah At-Takatsur
- Setelah membaca surah Al-Fatihah, membaca surah Al-Ashr
- Setelah membaca surah Al-Fatihah, membaca surah Al-Humazah
- Setelah membaca surah Al-Fatihah, membaca surah Al-Fil
- Setelah membaca surah Al-Fatihah, membaca surah Quraisy
- Setelah membaca surah Al-Fatihah, membaca surah Al-Ma'un
- Setelah membaca surah Al-Fatihah, membaca surah Al-Kautsar
- Setelah membaca surah Al-Fatihah, membaca surah Al-Kafirun
- Setelah membaca surah Al-Fatihah, membaca surah An-Nashr
- Setelah membaca surah Al-Fatihah, membaca surah Al-Lahab
- Sementara, setiap rakaat kedua setelah membaca surah Al-Fatihah, membaca surah Al-Ikhlas.
2. Bacaan Surah Pendek untuk Tarawih Pertengahan-Akhir Ramadhan
- Setiap rakaat pertama setelah membaca surah al-Fatihah, membaca surah Al-Qadr.
- Kemudian setiap rakaat kedua membaca satu dari surah-surah berikut secara berurutan:
- Setelah membaca surah al-Fatihah, membaca surah At-Takatsur
- Setelah membaca surah al-Fatihah, membaca surah Al-Ashr
- Setelah membaca surah al-Fatihah, membaca surah Al-Humazah
Bacaan Doa Setelah Sholat Tarawih
Masih dalam buku Tuntunan Lengkap 99 Salat Sunah Superkomplet, setelah menunaikan sholat Tarawih, dianjurkan membaca doa berikut:
بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ حَمْدًا يُوَافِي نِعَمَهُ وَيُكَافِئُ مَزِيْدَهُ اللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلَّمْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ.
اللَّهُمَّ اجْعَلْنَا بِالْإِيْمَانِ كَامِلِينَ، وَلِلْفَرَابِضِ مُؤَدِّيْنَ، وَلِلصَّلَاةِ حَافِظِينَ. وَلِلزَّكَاةِ فَاعِلِينَ، وَلِمَا عِنْدَكَ طَالِبِينَ، وَلِعَفْوِكَ رَاجِيْنَ، وَبِالْهُدَى مُتَمَسِّكِينَ، وَعَنِ اللَّغْوِ مُعْرِضِينَ، وَفِي الدُّنْيَا زَاهِدِيْنَ، وَفِي الْآخِرَةِ رَاغِبِيْنَ، وَبِالْقَضَاءِ رَضِينَ، وَبِالنَّعْمَاءِ شَاكِرِينَ، وَعَلَى الْبَلَاءِ صَابِرِينَ وَتَحْتَ لِوَاءِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ سَابِرِينَ وَإِلَى الْحَوْضِ وَارِدِيْنَ، وَإِلَى الْجَنَّةِ دَاخِلِينَ، وَمِنَ النَّارِ نَاجِيْنَ، وَعَلَ سَرِيرِ الْكَرَامَةِ قَاعِدِينَ، وَمِنْ حُورِ الْعَيْنِ مُتَزَوَجِيْنَ، وَمِنْ سُنْدُسٍ وَاسْتَبْرَقٍ وَدِيْبَاجٍ مُتَلَبِّسِينَ، وَمِنْ طَعَامِ الْجَنَّةِ آكِلِينَ وَمِنْ لَبَنٍ وَعَسَلٍ مُصَفًّى شَارِبِينَ بِأَكْوَابٍ وَأَبَارِيقَ وَكَأْسٍ مِنْ مَعِينٍ، مَعَ الَّذِينَأَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ مِنَ النَّبِيِّينَ وَالصَّدِيقِينَ وَالشُّهَدَاءِ وَالصَّالِحِينَ، وَحَسُنَ أولَا بِكَ رَفِيقًا، ذُلِكَ الْفَضْلُ مِنَ اللهِ وَكَفَى بِاللَّهِ عَلِيمًا وَالْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ.
Arab Latin: Bismillahir rahmanir rahim. Alhamdu lillahi rabbil 'alamin, hamdan yuwâfi ni'amahu wa yukâfi'u mazidah. Allâhumma shalli wa sallim 'ală sayyidinâ Muhammadin wa 'alâ âli sayyidinâ Muhammadin.
Allahummajalna bil imani kamilina wa lil fara'idhi mu'addina wa lish-shalâti hafidzhina waliz-zakáti fäilina walima 'indaka thâlibina wa lľafwika råjina wabil huda mutamassikina wa'anil laghwi mu'ridhina wafid dunyă zâhidina wafil åkhirati råghibina wabil qadhäʻi rådhina wabin na'ma'i syäkirina wa 'alal bala'i shâbirina wa tahta liwa'i sayyidinâ Muhammadin shallallahu 'alaihi wasallama yaumal qiyamati sa irina wa ilal haudhi wâridina wa ilal jannati dâkhilina wa minan nåri najina wa 'ala sariril karamati qâ'idina wa min hûril 'aini mutazawwijina wamin sundusin wa istabraqin wadibájin mutalabbisîna wa min tha'amil jannati akilina wa min labanin wa 'asalin mushaffan syäribina bi akwäbin wa abâriqa wa ka'sin min ma'inin ma'al ladzina an'amta 'alaihim minan nabiyyina wash shiddiqina wasy syuhada'i wash shalihina wa hasuna ulaʻika rafiqan dzālikal fadhlu minallahi wakafå billähi 'aliman wal hamdu lillahi rabbil 'alamina.
Artinya: "Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Segala puji bagi Allah Tuhan semesta alam. Pujian yang sebanding dengan nikmat-nikmat-Nya dan menjamin tambahannya. Ya Allah, limpahkanlah rahmat dan kesejahteraan kepada penghulu kami. Nabi Muhammad, dan keluarganya.
Ya Allah, jadikanlah kami (orang-orang) yang imannya sempurna, dapat menunaikan segala fardhu, menjaga sholat, menunaikan zakat, menuntut (mencari) segala kebaikan di sisi-Mu, mengharap ampunan-Mu senantiasa memegang teguh petunjuk-petunjuk-Mu, terlepas (terhindar) dari segala penyelewengan dan zuhud di dunia dan di akhirat serta tabah (sahar) menerima cobaan, mensyukuri segala nikmat-Mu dan semoga nanti pada Hari Kiamat kami dalam satu barisan di bawah naungan panji-panji junjungan kita, Nabi Muhammad, dan melalui telaga yang sejuk, masuk ke dalam surga, terhindar dari api neraka dan duduk di takhta kehormatan, didampingi oleh bidadari surga, dan mengenakan baju-baju kebesaran dari sutra berwarna-warni, menikmati santapan surga yang lezat, minum susu dan madu yang suci bersih dalam gelas-gelas dan orang-orang yang telah Engkau beri nikmat pada mereka dari golongan para nabi, shiddiqin dan orang-orang yang syahid serta orang-orang saleh. Dan baik sekali mereka menjadi teman-teman kami. Demikianlah kemurahan dari Allah dan kecukupan dari Allah Yang Maha Mengetahui. Dan segala puji bagi Allah Tuhan seru sekalian alam.
Nah, demikianlah ulasan mengenai tata cara sholat tarawih sendiri, lengkap dengan bacaan doa setelahnya. Semoga bermanfaat!
(urw/urw)
