Ketua DPW NasDem Sulawesi Selatan (Sulsel) Syaharuddin Alrif mengungkap tiga calon penggantian antar waktu (PAW) Rusdi Masse Mappasessu (RMS) di DPR RI yang hijrah ke Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Mereka adalah Hayarna Hakim, Judas Amir dan Nicodemus Biringkanae.
"DPP masih melihat (peraih suara) di nomor 5, dan nomor 6, dan nomor 7. Maka, hasil konsolidasi ini kami akan laporkan ke DPP. Itu jawabannya," kata Syahar saat konferensi pers usai membuka Rapat Konsolidasi Pengurus DPW dan Fraksi NasDem se-Sulsel di Hotel Claro, Jumat (13/2/2026).
Syahar merinci, peraih suara urutan ke-5 di bawah RMS yakni Hayarna Hakim. Selanjutnya urutan ke-6 yakni Judas Amir dan urutan ke-7 adalah Nicodemus Biringkanae.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sedangkan 2 kandidat lainnya yang telah gugur yakni peraih suara terbanyak ke-3 yakni Putri Dakka dan peraih suara terbanyak ke-4 Andi Aslam Patonangi. Putri Dakka gugur gegara maju Pilkada Palopo lewat partai lain, sedangkan Aslam telah mengundurkan diri.
"Tentu secara konstitusi Kakak RMS urutan kedua, kemudian urutan ketiga, yang kita lihat, pernah mencalonkan diri sebagai wali kota Palopo. Kemudian calon yang nomor empat Andi Aslam Patonangi, sudah terkonfirmasi ada surat muda dirinya," jelas Syahar.
Bupati Sidrap ini mengaku telah berkoordinasi dengan pengurus DPP NasDem membahas rencana PAW ini. Syahar mengaku persiapan PAW mantan ketua DPW NasDem Sulsel itu akan dibahas dalam ajang konsolidasi ini.
"Pengganti Kakak RMS di Dapil 3, saya sudah koordinasikan ke DPP dua minggu lalu dan hasil dari DPP menunggu rapat konsolidasi ini, satu," katanya.
Baca juga: Misi Baru Rusdi Masse Ber-PSI dari Nol |
Kandidat yang akan diputuskan untuk diajukan ke DPP sebagai pengganti RMS dinilai dari beberapa kategori. Di antaranya perolehan suara, keaktifan dan loyalitas terhadap NasDem.
"Ya, tentu melihat secara konstitusional, dan melihat secara loyalitas. Tentu Nasdem akan menjaga, siapa tahu dikasih tempat, baru, nanti di ujung-ujungnya berpikir, aneh-aneh. Makanya, Partai akan melihat bagaimana baiknya. Ya, tentu ada rekam jejak, ya, DPP akan melihat soal itu," urai Syahar.
Diketahui, berdasarkan data resmi KPU pada Pileg 2024, NasDem di Dapil 3 Sulsel memperoleh 389.947 suara sah. NasDem sempat meloloskan dua kadernya di DPR RI, yakni RMS dengan 161.301 suara dan Eva Stevany Rataba dengan 73.910 suara yang masih bertahan.
Sementara Putri Dakka meraih 53.700 suara. Setelah itu disusul Aslam Patonangi dengan 43.580 suara, dan Hayarna Hakim 29.162 suara, M Judas Amir 12.669 suara, dan Nicodemus Biringkanae 4.908 suara.
NasDem Siapkan Pakta Integritas
Syahar menyebut konsolidasi ini untuk penguatan terhadap kader usai RMS pindah ke PSI. Konsolidasi untuk merapikan struktur kepengurusan mulai dari tingkat wilayah, daerah, kecamatan hingga RT/RW.
"Penguatan yang dilakukan, konsolidasi awal antara pengurusan baru. Struktur kepengurusan, baik tingkat wilayah maupun tingkat kabupaten, tingkat kecamatan tidak ada yang berubah, semua tetap solid," jelasnya.
Terkait upaya NasDem menjaga loyalitas kader agar tidak berpindah ke partai lain, Syahar mengaku telah menyiapkan 2 strategi yakni dengan penyusunan caleg dini dan teken pakta integritas.
"NasDem akan melakukan rekrutmen pencalekan (perekrutan caleg) dini mulai 2027 dan pakta integritas," jelasnya.
Menurutnya, pakta integritas menjadi bentuk penguatan komitmen kader sejak awal. Ia menegaskan, kader yang sejak awal memiliki niat berpindah partai sebaiknya mengambil sikap lebih dini.
"Pakta integritas, ya seperti yang saya sampaikan, ya kalau ada yang berpikir aneh-aneh, mulai dari awal untuk segera mengambil sikap," pungkasnya.
