Ketua DPW NasDem Sulawesi Selatan (Sulsel) Syaharuddin Alrif memuji pendahulunya Rusdi Masse Mappasessu (RMS) yang telah pindah ke Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Syahar mengaku NasDem tetap solid selama 1 bulan dirinya menjadi nakhoda di NasDem Sulsel dan siap mempertahankan kemenangan NasDem di Sulsel.
"Jumlah yang hadir 24 kabupaten/kota dan dihadiri semua anggota DPRD, 17 anggota provinsi dan hari ini kita menyatakan NasDem tetap solid sampai Pemilu 2029," ujar Syahar dalam sambutannya usai membuka Rapat Konsolidasi Pengurus DPW dan Fraksi NasDem se-Sulsel di Hotel Claro, Jumat (13/2/2026).
Syahar menerima mandat sebagai Ketua DPW NasDem Sulsel menggantikan RMS pada 14 Januari 2026. Dia mengisahkan, jabatan ini tak lepas dari permintaan RMS.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mendapat informasi dari Kakak Rusdi Masse terkait dengan pilihan secara pribadi beliau untuk meminta kepada saya agar supaya melanjutkan perjuangannya di Partai NasDem dan beliau telah menuntaskan perjuangannya di Partai NasDem makanya saya disampaikan lapor ke DPP terkait dengan sikap saya," kata Syahar.
Setelah itu, Syahar memutuskan menerima mandat dari DPP untuk melanjutkan keberhasilan RMS. Pihaknya lalu mengabari RMS dan seluruh ketua fraksi di DPRD Sulsel.
"Maka setelah saya diundang DPP, DPP menyampaikan, kakak Syahar melanjutkan perjuangan partai NasDem di Sulsel dan melanjutkan keberhasilan Kakak Rusdi Masse," katanya.
"Maka tentu amanah itu saya terima dan saat itu juga saya mengabari Kakak RMS dan langsung saya kabari teman-teman ketua fraksi untuk menemani saya di DPP menerima mandat dan amanah baru ini," sambungnya.
Saat itu juga, Syahar memutuskan menunjuk Ketua DPRD Sulsel Andi Rachmatika Dewi alias Cicu sebagai sekretaris DPW. Sehingga, jabatan Cicu sebagai Ketua DPD NasDem Makassar kini lowong.
"Kita akan lihat siapa kader di Makassar yang rajin dan loyal untuk menggantikan Kakak Cicu nanti," katanya.
Syahar pun mengaku sudah punya cukup bekal dalam menjalankan partai. Olehnya, Bupati Sidrap itu yakin akan tetap bisa mempertahankan kemenangan NasDem di Sulsel.
"Dengan jabatan sekretaris saja, saya sudah bersyukur berteman dengan banyak orang. Dan inilah konsistensi. Inilah istiqamah, amanah. Maka pasti dikerjakan dengan tulus, maka seyakin-yakinnya kita pasti kuat menghadapi pemilu yang akan datang, dan isnyaallah tetap mempertahankan NasDem sebagai pemenang pemilu di Sulawesi Selatan," ucapnya.
Selama satu bulan menjabat, Syahar mengaku tak ada polemik berarti. Bagi Syahar, kepindahan RMS dari NasDem biasa-biasa saja.
"Alhamdulillah NasDem seperti biasa-biasa saja dan kita semangat dan kompak untuk melanjutkan perjuangan kita sejak 2013 sampai 2029," tegasnya.
Baca juga: Misi Baru Rusdi Masse Ber-PSI dari Nol |
"Maka perjuangan kita ini tentu adalah rumah yang baik buat kita, dedikasi, waktu, perjuangan Kakak Rusdi Masse, kita sebagai kader NasDem perlu kita apresiasi, tapi masalah pilihan pribadi itu biasa, tapi kita semuanya tetap kompak solid sampai 2029. Melanjutkan perjuangan sampai seterusnya," pungkas Syahar.
Diketahui, rapat konsolidasi internal ini untuk membahas struktur kepengurusan DPW NasDem Sulsel pasca kepindahan RMS. Selain itu, mereka juga akan membahas persiapan verifikasi parpol 2027 mendatang.
(asm/hsr)











































