10 Februari Memperingati Apa? Cek 3 Peringatan Penting Hari Ini

10 Februari Memperingati Apa? Cek 3 Peringatan Penting Hari Ini

Osmawanti Panggalo - detikSulsel
Selasa, 10 Feb 2026 06:30 WIB
10 Februari Memperingati Apa? Cek 3 Peringatan Penting Hari Ini
Ilustrasi kalender Februari (Foto: Nurul Afifa/detikSulsel)
Makassar -

Tanggal 10 Februari 2026 menandai berbagai momen penting yang diperingati di berbagai belahan dunia. Sejumlah peringatan yang jatuh pada tanggal ini memiliki makna dan tujuan khusus, mulai dari isu kesehatan dan gaya hidup, pelestarian satwa langka, hingga isu pangan.

Lantas, tanggal 10 Februari memperingati apa saja?

Setidaknya terdapat tiga peringatan penting yang dirayakan pada hari ini, baik di tingkat internasional maupun nasional di suatu negara. Secara internasional, tanggal 10 Februari diperingati sebagai Hari Kacang-kacangan Sedunia dan Hari Macan Tutul Arab Internasional. Sementara itu, secara nasional ada peringatan Hari Olahraga di Qatar .

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Nah, apa makna dari masing-masing peringatan tersebut dan apa tujuan di balik penetapannya? Yuk, simak ulasannya berikut ini!

Hari Kacang-kacangan Sedunia

Melansir dari laman resminya, World Pulses Day atau Hari Kacang-kacangan Sedunia merupakan agenda global yang ditetapkan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk menegaskan pentingnya kacang-kacangan sebagai salah satu sumber pangan dunia. Kacang-kacangan yang banyak dikonsumsi masyarakat di berbagai negara sangat beraneka ragam, mulai dari buncis, kacang kering, lentil, kacang polong kering, lupin, dan berbagai jenis tanaman polong lainnya.

ADVERTISEMENT

Hari Kacang-kacangan Sedunia mulai dirayakan sejak tahun 2019, setelah secara resmi diproklamasikan oleh Majelis Umum PBB pada 20 Desember 2018. Peringatan ini menjadi bagian dari upaya global untuk mendukung Agenda Pembangunan Berkelanjutan 2030 PBB, yang berfokus pada penguatan ketahanan pangan, gizi, serta perdamaian dan kesejahteraan umat manusia.

Menyadur laman resmi PBB, Kacang-kacangan memiliki peran penting karena kaya akan nutrisi, seperti vitamin dan mineral yang dibutuhkan tubuh. Selain itu, kacang-kacangan juga memiliki umur simpan yang relatif panjang, sehingga dapat membantu meningkatkan keberagaman pola makan sekaligus mengurangi kehilangan dan pemborosan makanan.

Dari sisi lingkungan, tanaman polong-polongan memberikan banyak manfaat. Dalam sistem pertanian tumpang sari, kacang-kacangan dapat meningkatkan keanekaragaman hayati, memperkuat ketahanan terhadap perubahan iklim, serta memperbaiki kualitas tanah.

Tanaman ini juga mampu mengikat nitrogen dari udara ke dalam tanah, sehingga membantu meningkatkan kesuburan tanah secara alami dan mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia.

Dari aspek ekonomi, budidaya kacang-kacangan juga membuka peluang kerja dan kewirausahaan, khususnya bagi perempuan dan generasi muda di wilayah pedesaan.

Melalui peringatan Hari Kacang-kacangan Sedunia, masyarakat global diajak untuk lebih menyadari manfaat kacang-kacangan sebagai bagian dari sistem pangan berkelanjutan, demi mewujudkan ketahanan pangan dan gizi. Peringatan ini juga melanjutkan semangat yang telah dibangun sejak FAO (Food and Agriculture Organization) PBB menetapkan tahun 2016 sebagai Tahun Internasional Kacang-kacangan.

Hari Macan Tutul Arab Internasional

Selain Hari Kacang-kacangan Sedunia, Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) juga menetapkan 10 Februari sebagai Hari Macan Tutul Arab Internasional. Penetapan ini tertuang dalam Resolusi PBB A/RES/77/295 dan bertujuan untuk meningkatkan kesadaran global terhadap kondisi macan tutul Arab yang kini berada di ambang kepunahan.

Macan tutul Arab masuk dalam kategori sangat terancam punah (Critically Endangered) dalam Daftar Merah IUCN. Penurunan populasinya yang terjadi secara cepat menjadi kemunduran serius bagi upaya konservasi keanekaragaman hayati, khususnya di kawasan Semenanjung Arab.

Kondisi ini sekaligus menegaskan urgensi penanganan krisis lingkungan yang mengancam ekosistem di berbagai belahan dunia. Melalui peringatan ini, PBB mendorong upaya untuk menjadikan macan tutul Arab sebagai spesies unggulan konservasi di wilayah asalnya.

Peringatan Hari Macan Tutul Arab Internasional juga menekankan pentingnya keanekaragaman hayati dalam menjaga kesehatan dan ketahanan ekosistem Bumi. Resolusi tersebut mengakui peran penting macan tutul Arab dalam ekosistem kawasan Arab serta menyambut berbagai inisiatif regional yang bersifat kolaboratif untuk melindungi spesies ini dan satwa langka lainnya.

Selain itu, PBB juga menyerukan peningkatan langkah-langkah konservasi oleh negara-negara yang menjadi habitat macan tutul Arab, bersama para pemangku kepentingan terkait seperti LSM, komunitas lokal, dan badan-badan PBB. Peringatan Hari Macan Tutul Arab Internasional diharapkan dapat menarik perhatian publik yang lebih luas serta mendorong keterlibatan masyarakat dalam upaya pemulihan populasi macan tutul Arab dan spesies langka lainnya demi kelestarian ekosistem.

Macan tutul Arab (Panthera pardus nimr) sendiri merupakan subspesies macan tutul yang mendiami Semenanjung Arab. Dibandingkan subspesies lainnya, ukuran tubuhnya tergolong kecil, dengan berat sekitar 30-40 kilogram untuk jantan dan 25-35 kilogram untuk betina. Ciri khasnya adalah bulu berwarna pucat hingga krem dengan bintik-bintik kecil yang rapat.

Sebaran macan tutul Arab sangat terbatas dan terfragmentasi. Satwa ini hanya ditemukan di beberapa kantong habitat terisolasi di Arab Saudi, Oman, Yaman, dan Uni Emirat Arab. Berbagai perkiraan menyebutkan bahwa jumlah macan tutul Arab yang tersisa di alam liar kemungkinan kurang dari 200 ekor.

Ancaman utama terhadap kelangsungan hidup spesies ini meliputi urbanisasi, perluasan pertanian, penggembalaan ternak berlebihan, perburuan liar, serta perdagangan satwa ilegal. Upaya konservasi yang dilakukan saat ini mencakup perlindungan habitat alami, pemulihan populasi mangsa, serta program edukasi publik untuk mengurangi konflik antara manusia dan macan tutul.

Hari Olahraga Qatar

Selain peringatan internasional, tanggal 10 Februari 2026 juga bertepatan dengan Hari Olahraga Qatar. Melansir National Today, peringatan ini dirayakan setiap hari Selasa kedua bulan Februari, sehingga pada tahun 2026 jatuh pada 10 Februari.

Peringatan ini digagas oleh pemerintah Qatar setelah menyadari bahwa gaya hidup modern membuat masyarakat semakin kurang aktif secara fisik. Melalui peringatan Hari Olahraga Qatar, pemerintah ingin mendorong masyarakat untuk menerapkan gaya hidup sehat serta menjadikan olahraga sebagai bagian dari aktivitas sehari-hari.

Pemerintah setempat menetapkan Hari Olahraga Qatar hari libur nasional, di mana sekolah, kantor pemerintahan, bisnis, dan toko-toko tutup sementara. Pada hari tersebut, masyarakat diajak untuk mengikuti berbagai kegiatan olahraga dan aktivitas fisik bersama keluarga maupun komunitas.

Hari Olahraga Nasional Qatar pertama kali diselenggarakan pada Selasa kedua Februari 2012. Peringatan ini diproklamasikan pada Desember 2011 oleh Wakil Emir Qatar, Sheikh Tamim bin Hamad Al Thani, yang menetapkan bahwa setiap tahun hari tersebut akan diperingati sebagai momentum untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kesehatan dan kebugaran.

Dalam perayaan ini, berbagai kementerian, lembaga pemerintah, serta organisasi swasta turut berperan aktif dengan mengajak para pegawai dan masyarakat untuk mengikuti beragam kegiatan olahraga. Hari Olahraga Qatar juga dirancang sebagai acara yang inklusif, sehingga dapat diikuti oleh masyarakat dari berbagai usia dan latar belakang.

Beragam kegiatan olahraga digelar, mulai dari sepak bola, bola basket, tenis, hingga taekwondo. Selain itu, masyarakat juga dapat menikmati aktivitas seperti bersepeda, berenang, dan sesi olahraga bersama yang umumnya disediakan secara gratis.

Kompetisi sosial dan kegiatan olahraga tradisional Qatar, seperti lomba dayung Al Shawahef, juga menjadi bagian dari perayaan ini. Hari Olahraga Qatar merupakan salah satu program yang mendukung Visi Nasional Qatar 2030, yaitu rencana pembangunan jangka panjang untuk mewujudkan masyarakat yang maju, sehat, dan berkelanjutan.

Itulah ulasan masing-masing peringatan yang dirayakan pada 10 Februari 2026. Semoga menambah wawasan ya, detikers!




(urw/urw)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads