Beredar Curhatan PPPK Penuh Waktu di Majene Hanya Digaji 6 Bulan di 2026

Hafis Hamdan - detikSulsel
Jumat, 06 Feb 2026 19:23 WIB
Kantor Bupati Majene. Foto: dok. CT Arsa
Majene -

Beredar di media sosial curhatan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) Penuh Waktu Pemkab Majene, Sulawesi Barat (Sulbar), mengaku hanya akan menerima gaji selama 6 bulan atau hingga Juni di 2026. Zainal Arifin Muhtar atau Prof Uceng yang mendapat pesan berisi curhatan itu lantas mengunggahnya di media sosial.

Salah satu PPPK Penuh Waktu Pemkab Majene, Z mengaku turut mendengar desas-desus soal gaji yang hanya akan dibayarkan hingga Juni 2026. Namun ia tidak bisa memastikan kebenaran informasi yang beredar.

"Informasi yang beredar memang begitu, kita hanya digaji sampai 6 bulan ke depan. Ya, mungkin kalau misalnya ada anggaran setelah 6 bulan itu ya, mungkin akan digaji, tapi kalau tidak ada ya, barangkali mungkin 6 bulan itu," ujar Z saat dihubungi detikcom, Jumat (6/2/2026).

Z juga menyampaikan hingga saat ini belum ada surat yang harus ditandatangani terkait pegawai yang harus siap digaji sampai 6 bulan. Dia kembali menegaskan belum menerima informasi resmi dari Pemkab.

"Lagi-lagi saya sampaikan itu menurut informasi, tapi sampai saat ini belum ada itu surat, tapi saya dengar-dengar begitu, tapi entahlah apakah betul atau tidak. Sejauh ini belum ada (juga saya dengar teman pegawai yang sudah tanda tangan surat apapun soal gaji 6 bulan itu)," terangnya.

Namun Z juga mengaku sempat menerima informasi terkait skema penggajian tahun ini. Ia menyebut Informasi beredar, PPPK Penuh Waktu bisa saja menerima gaji selama 12 bulan namun hanya menerima 50 persen dari total gaji biasanya yang diterima per bulan.

"Kan ada beberapa opsi kemarin (info beredar), apakah digaji 6 bulan, tapi dibayar full selama 6 bulan itu. Kemudian kalau misalnya tidak digaji 6 bulan, ya 50 persen (dari gaji perbulan diberikan) tapi setahun (dibayarkan). (Tapi) tidak ada pi info resmi pemerintah," tuturnya.

Di sisi lain, ia bercerita hingga kini belum menerima gaji bulan Januari 2026. Padahal di bulan-bulan sebelumnya pada tahun 2025, pembayaran gaji tidak pernah telat.

"Belum ada juga ini (cair gaji bulan Januari). Sebelumnya memang lancar ini. Awal-awal bulan itu ya alhamdulillah masih (lancar), tapi barusan ini, sampai Februari ini belum ada," keluhnya.

Dia pun berharap agar Pemkab Majene betul-betul memperhatikan nasib pegawai. Apalagi banyak pegawai yang tidak memiliki pekerjaan lain dan bergantung dari gaji yang diterimanya setiap bulan.

Selain itu, ia berharap isu gaji PPPK Penuh Waktu yang hanya akan dibayarkan 6 bulan tidak benar. Ia meminta Pemkab Majene segera memberi tanggapan soal isu beredar.

"Betul-betul ini pekerjaan kami, tidak ada pekerjaan sampingan. Jadi kalau tidak ada gaji, tidak ada betul kami harapkan. Semoga kami ini terus diperhatikan, kalau ada isu-isu di luar ini begitu ya mudah-mudahan tidak betul ya. Masa kami harus digaji 6 bulan, selebihnya itu tidak digaji. Mudah-mudahan tidak benar," imbuhnya.



Simak Video "Video Rapat Bareng DPR, PGRI: Gaji Guru PPPK Paruh Waktu Jauh dari Layak"


(ata/ata)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork