Kebakaran Hebat di Tolikara Papua Hanguskan 100 Rumah-Kios

Papua Pegunungan

Kebakaran Hebat di Tolikara Papua Hanguskan 100 Rumah-Kios

Paulus Pulo - detikSulsel
Kamis, 29 Jan 2026 13:13 WIB
Sebanyak 100 unit bangunan hangus terbakar di Kabupaten Tolikara, Papua Pegunungan. Bangunan terbakar berupa rumah warga, kos-kosan, kios sembako hingga toko bangunan.
Foto: Sebanyak 100 unit bangunan hangus terbakar di Kabupaten Tolikara. (dok. istimewa)
Tolikara -

Sebanyak 100 unit bangunan hangus terbakar di Kabupaten Tolikara, Papua Pegunungan. Bangunan terbakar berupa rumah warga, kos-kosan, kios sembako hingga toko bangunan.

"Kebakaran menghanguskan sekitar 100 unit bangunan milik warga dan pedagang yang terdiri dari kios sembako, toko bangunan, rumah makan, kos-kosan, kios pakaian, serta rumah tinggal masyarakat," ujar Kabid Humas Polda Papua Kombes Cahyo Sukarnito kepada wartawan, Kamis (29/1/2026).

Kebakaran hebat itu terjadi di wilayah Giling Batu hingga pertengahan Kogome, Kota Karubaga, Tolikara pada Rabu (28/1). Api dengan cepat merambat ke bangunan lain karena saat kejadian angin bertiup kencang.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Api dengan cepat meluas akibat tiupan angin yang cukup kencang, sementara keterbatasan sarana pemadam kebakaran di wilayah tersebut menjadi kendala dalam proses penanganan di lapangan," katanya.

ADVERTISEMENT

Dia menuturkan aparat gabungan TNI dan Polri bersama warga sekitar sama-sama berjibaku memadamkan api menggunakan peralatan seadanya. Satu unit ekskavator juga dikerahkan memutus api agar tidak menyebar ke bangunan lain.

"Proses pemadaman juga dibantu dengan penggunaan selang air dan mesin genset air yang diangkut menggunakan kendaraan roda empat dan roda enam milik TNI-Polri serta masyarakat," bebernya.

"Satu unit ekskavator turut diturunkan untuk membongkar bangunan di sekitar titik api guna memutus jalur rambatan kebakaran," lanjutnya.

Cahyo menambahkan kasus kebakaran itu masih didalami. Pihaknya belum mengetahui pasti penyebab kebakaran.

"Polisi masih melakukan penyelidikan terkait penyebab kebakaran," pungkasnya.




(hsr/asm)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads