Profil Jamaluddin Jompa, Rektor Unhas Terpilih untuk Periode Kedua 2026-2030

Profil Jamaluddin Jompa, Rektor Unhas Terpilih untuk Periode Kedua 2026-2030

Osmawanti Panggalo - detikSulsel
Rabu, 14 Jan 2026 13:22 WIB
Profil Jamaluddin Jompa, Rektor Unhas Terpilih untuk Periode Kedua 2026-2030
Foto: Rektor Unhas Prof. Dr. Ir. Jamaluddin Jompa, M.Sc. (dok. Istimewa)
Makassar -

Prof Jamaluddin Jompa kembali terpilih sebagai Rektor Universitas Hasanuddin (Unhas) untuk periode kedua 2026-2030. Ia melanjutkan kepemimpinannya setelah melalui proses Pemilihan Rektor (Pilrek) Unhas yang ditetapkan oleh Majelis Wali Amanat (MWA).

Dalam pemilihan tersebut, Prof Jamaluddin Jompa unggul telak dengan perolehan 23 suara , mengungguli dua pesaingnya, yakni Prof Budu yang memperoleh 1 suara dan Prof Sukardi Weda yang tidak meraih suara.

Pemilihan rektor Unhas digelar di Kampus Unhas Jakarta pada Rabu (14/1/2026). Sebelumnya, rangkaian pilrek telah melalui tahapan penyaringan bakal calon oleh Senat Akademik Unhas yang dilaksanakan pada Senin (3/11/2025).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dari enam bakal calon yang mengikuti proses penjaringan tersebut, Prof Jamaluddin Jompa meraih suara tertinggi dengan 74 suara senat. Posisi kedua ditempati Prof Budu dengan 18 suara, disusul Prof Sukardi Weda yang memperoleh 1 suara senat.

Lantas, seperti apa perjalanan karier Prof Jamaluddin Jompa hingga kembali maju sebagai rektor petahana dalam Pilrek Unhas 2026-2030? Berikut ulasan selengkapnya.

ADVERTISEMENT

Profil Jamaluddin Jompa Rektor Unhas 2026-2030

Prof Dr Ir Jamaluddin Jompa MSc atau yang akrab disapa Prof JJ, adalah sosok ilmuwan kelautan Indonesia yang kiprahnya diakui hingga tingkat internasional. Dia lahir di Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, pada 8 Maret 1967. [1]

Tumbuh dalam lingkungan keluarga sederhana, ayah Prof JJ berprofesi sebagai anggota Kodim. Kondisi tersebut membuat masa kecilnya diwarnai dengan pengalaman berpindah-pindah sekolah mengikuti penugasan sang ayah. [2]

Prof JJ mengawali pendidikan dasar di SD Sampeang, Kabupaten Bulukumba. Saat itu, meski belum cukup umur, Jamaluddin kecil sudah menunjukkan keseriusan dan prestasi akademik yang baik hingga diperbolehkan naik kelas.

Ketika duduk di kelas 4 SD, ia pindah ke SD 13 Pinrang, lalu kembali harus berpindah sekolah untuk ketiga kalinya dan akhirnya menamatkan pendidikan dasar di SDN 36 Pinrang pada 1979.

Pendidikannya berlanjut ke jenjang sekolah menengah di SMP Negeri 2 Pinrang dan dilanjutkan ke SMA 243 Pinrang, yang kini dikenal sebagai SMA Negeri 1 Pinrang. Masa SMA menjadi salah satu fase paling berkesan dalam hidupnya.

Di tengah tuntutan belajar demi menembus perguruan tinggi impian, ia masih harus membagi waktu bekerja di sawah sepulang sekolah. Tak jarang, buku pelajaran ia bawa ke sawah, memanfaatkan setiap waktu luang untuk membaca dan belajar.

Meski harus menjalani ujian akhir dalam kondisi sakit, kegigihan itu terbayar ketika ia lulus dengan nilai terbaik di sekolahnya. Kemudian tahun 1985, Jamaluddin Jompa diterima di Jurusan Perikanan Universitas Hasanuddin (Unhas) dan menyelesaikan studi sarjananya pada 1989. [2]

Minat dan dedikasinya pada dunia kelautan membawanya melanjutkan pendidikan ke jenjang internasional. Pada awal 1994, ia menempuh studi magister di McMaster University, Kanada, dan meraih gelar Master of Science (M.Sc.) pada 1996. [1]

Setelah itu, ia melanjutkan program doktoral di James Cook University, Australia, dan resmi menyandang gelar doktor pada 2003. Ia kemudian melengkapi perjalanan akademiknya dengan meraih gelar Insinyur (Ir) dari Unhas pada 2019. [1]

Sebagai akademisi, Prof JJ dikenal sebagai Guru Besar Biologi dan Ekologi Kelautan di Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan (FIKP) Universitas Hasanuddin. Ia telah menulis berbagai publikasi ilmiah dan buku internasional, bekerja sama dengan peneliti dan lembaga global, khususnya dalam isu ekosistem pesisir, terumbu karang, dan pengelolaan laut berkelanjutan dengan pendekatan multidisiplin. [3]

Karier kepemimpinannya pun sangat panjang dan strategis. Ia pernah menjabat sebagai Direktur Pusat Studi Terumbu Karang Unhas (2004), Sekretaris Eksekutif COREMAP II (2007-2011), serta Direktur Pusat Penelitian dan Pengembangan Laut, Pesisir, dan Pulau-Pulau Kecil Unhas (2011-2013). Di tingkat institusi, Prof JJ dipercaya menjadi Dekan FIKP Unhas (2013-2017), lalu Dekan Sekolah Pascasarjana Universitas Hasanuddin (2018-2022), anggota Ex-Officio Majelis Wali Amanat Universitas Hasanuddin periode 2023-2027.[4] Puncaknya, ia dilantik sebagai Rektor Universitas Hasanuddin sejak 2022 hingga sekarang.

Tak hanya itu, kontribusi Prof JJ di luar kampus juga sangat luas. Ia pernah menjadi Penasihat Menteri Kelautan dan Perikanan bidang Ekologi Laut (2020), Ketua Kelompok Penasihat Ilmiah Komite Koordinasi Nasional Inisiatif Segitiga Terumbu Karang, Anggota Dewan Pusat Coral Triangle Initiative, serta Anggota Komisi Nasional Pengkajian Stok Perikanan KKP.

Ia juga tercatat sebagai ketua pertama Akademi Ilmu Pengetahuan Muda Indonesia (ALMI) dan pada 2021 terpilih menjadi anggota Akademi Ilmu Pengetahuan Indonesia (AIPI), sebuah kehormatan bergengsi bagi ilmuwan nasional.

Atas dedikasinya di bidang konservasi laut, Prof JJ menerima Penghargaan Pew Fellows for Marine Conservation Project 2019 dari The Pew Charitable Trusts. Di lingkungan Universitas Hasanuddin, ia juga dikenal sebagai dosen dengan sitasi terbanyak dalam Indeks Unhas tahun 2017, menegaskan pengaruh ilmiahnya yang luas. [1]

Data Diri Prof Jamaluddin Jompa

  • Nama lengkap: Prof. Dr. Ir. Jamaluddin Jompa, M.Sc.
  • Jabatan Fungsional: Profesor
  • Tempat dan Tanggal Lahir: Takalar, 8 Maret 1967

Riwayat Pendidikan

  • SD Sampeang Bulukumba
  • SD 13 Pinrang
  • SDN 36 Pinrang (1979)
  • SMP 2 Pinrang (1979-1982)
  • SMA 1 Pinrang (1985)
  • S1 Universitas Hasanuddin (1989)
  • S2 Mc Master University, Kanada (1996)
  • S3 James Cook University, Australia (2003)
  • Insinyur Universitas Hasanuddin (2019)

Riwayat Karier dan Tugas Tambahan

  • Rektor Universitas Hasanuddin: 2022-2025
  • Anggota Ex-Officio Majelis Wali Amanat Unhas: 2023-2027
  • Anggota Komisi Ilmu Pengetahuan Indonesia (AIPI): 2021-Sekarang
  • Penasehat Menteri KKP Bidang Ekologi Laut Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP-RI): 2020
  • Dekan Sekolah Pascasarjana Unhas: 2018-2022
  • Dekan Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan Unhas: 2013-2017
  • Kepala Puslitbang Laut, Pesisir, dan Pulau-pulau Kecil Unhas: 2011-2013
  • Sekretaris Eksekutif Coral Reef Rehabilitation and Management Program (COREMAP)-KKP RI (funded by WB, ADB, GEF): 2007-2011
  • Kepala Pusat Studi Terumbu Karang Unhas: 2004-2011
  • Sekretaris Jurusan Ilmu Kelautan, FIKP Unhas: 1996-1997
  • Dosen Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan Unhas: 1990-Sekarang

Riwayat Kepemimpinan/ Organisasi

Internasional

  • Chairman, Research Advisory Board PAIR (Partnership for Australia Indonesia Research) - AIC: 2020-sekarang
  • Member, CAIPSDCC, Collaborative Australia Indonesia Program on Sustainable Development and Climate Change: 2019-sekarang
  • International Triangle Center (CTC): 2012-Sekarang
  • President ADSI Chapter Indonesia: Association Diving School International (ADSI): 2011-sekarang
  • Chair, CMWG CTI Regional (Coral Triangle Initiative); (Coordination, Mechanism Working Group) CTI Regional (Indonesia, Malaysia, Philippine, Tomor Lester, PNG, Solomon): 2008-2010

Nasional

  • Dewan Pengarah Lembaga Sertifikasi Profesi Kelautan dan Perikanan (LSP-KP): 2021-2024
  • Dewan Penasihat Pengurus Pusat Ikatan Sarjana Perikanan (ISPUKANI): 2019-2023
  • Ketua Akademi Ilmuwan Muda Indonesia (ALMI)-Akademi Ilmu Pengetahuan Indonesia: 2016-2019
  • Sekretaris Jenderal Indonesia Coral Reef Society 2012-Sekarang
  • Koordinator Bidang Perikanan Terumbu Karang Komisi Nasional Pengkaji Stok Ikan (Komnas-Kajskan): 2010-2019
  • Sekretariat Nasional, Ketua Pokja Ilmiah CTI Nasional: 2009, 2010-2012

Lokal

  • Ketua Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI)- Majelis Rayon Unhas: 2020-sekarang
  • Ketua Coe dan Scientific Leader for Coral Reef Sustainability Center of Excellent for Marine Resilience and Sustainable Development (MarSave)- Unhas: 2017
  • Ketua Ikatan Alumni Australia (IKAMA) se Sulsel: 2014-sekarang
  • Ketua Konsorsium Mitra Bahari (KMB), Regional Center Sulsel: 2004-2008 dan 2013-2018
  • Ketua Ikatan Sarjana Perikanan Indonesia (ISPIKANI) Sulsel: 2017-sekarang

Penghargaan/Awards

  • The Encouragement Award of the Hitachi Global Foundation Asia Innovation Award 2021 (The Hitachi Global Foundation)
  • Pew Fellowship Award 2019 (The Pew Trust)
  • Outstanding Alumni, JCU Chancellor Award 2018 (President, JCU)
  • Dosen dengan H-Index Tertinggi Unhas 2017 (Rektor Unhas)
  • Kavli Fellow (US-Indonesia Kavli Frontier of Science Symposium) 2011-2013: Kavli- US National Academy of Science
  • Satyalancana Karya Satya 20 dan 30 tahun 2010 (Presiden Republik Indonesia)
  • PHD Scholarship to Australia 1997 (Australia Development Scholarship (ADS) - AusAid)
  • Master Scholarship to Canada 1994 (Asian Development Bank)
  • Mahasiswa Teladan II (S1) 1989 (Rektor Unhas)
  • Beasiswa untuk Tingkat Sarjana 1986 (Yayasan Latimojong)

Sumber:

  1. Laman Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi Universitas Hasanuddin
  2. Laman Identitas Unhas "Prof Jamaluddin Jompa dan Obsesi Jadi Peneliti Sejak Kecil"
  3. Laman The Australia-Indonesia Centre
  4. Laman Majelis Wali Amanat Universitas Hasanuddin

Demikian profil Profesor Jamaluddin Jompa yang kembali menjadi rektor Universitas Hasanuddin untuk periode 2026-2030. Semoga bermanfaat!




(urw/urw)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads