Sulawesi Tenggara

Problem Tersisa Kasus Data Alumni UHO Kendari Diganti Orang Lain di PDDikti

Tim detikcom - detikSulsel
Kamis, 01 Jan 2026 11:30 WIB
Foto: Tangkapan layar alumni UHO Kendari mengeluhkan namanya hilang di PDDikti dan berganti dengan nama orang lain. (Dok. Istimewa)
Kendari -

Alumni Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), Ayu Amanda Putri (26) yang namanya berubah dan digantikan orang lain di Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDikti), telah kembali dipulihkan. Namun persoalan tersebut masih menyisakan tanda tanya lantaran penyebab data alumni keliru dan oknum yang melakukan perubahan data belum jelas.

Persoalan ini bermula saat data alumni Teknik Sipil UHO Kendari angkatan 2017 tersebut berubah menjadi atas nama Basri di PDDikti pada 2022. Situasi ini mengakibatkan ijazah milik Ayu berstatus nonaktif alias tidak terbaca dalam sistem PDDikti.

"Basri itu sudah menikmati ijazah saya dengan namanya. Ijazah saya di rumah hanya selembar kertas yang sia-sia selama 4 tahun kuliah," ungkap Ayu kepada detikcom, Selasa (30/12/2025).


Ayu mengaku baru mengetahui datanya berubah berdasarkan informasi dari temannya yang mengalami kondisi serupa pada 2023. Dia pun mengurus berkas perbaikan data dan menitipkan kepada temannya untuk disetorkan ke kampus.

"Berkas sudah saya titip, tapi prosesnya mondar-mandir, dilempar ke sana-sini oleh rektorat," ujar Ayu.

Menurut Ayu, data temannya saat itu berhasil diperbaiki usai menemukan orang yang menggantikan namanya di PDDikti. Sementara berkas Ayu terhambat karena sosok Basri yang menggantikannya di sistem tidak diketahui.

"Nama saya diganti dengan nama Basri. Saya tidak tahu harus cari ke mana, berbeda dengan teman lain yang tahu karena nama penggantinya tercantum lengkap," sebut Ayu.

Akhirnya Ayu memutuskan memviralkan kejadian yang menimpanya setelah menunggu tanpa kepastian. Ayu mengaku kecewa karena merasa UHO Kendari lamban memproses pembenahan datanya.

"Katanya tinggal menunggu, (tetapi) dari tahun 2023 tapi sampai sekarang tidak ada perubahan. Saya kecewa dengan kampus, makanya saya viralkan," imbuhnya.

Setelah persoalan tersebut viral di media sosial, UHO Kendari menyampaikan data milik Ayu di PDDikti sudah kembali pada Selasa (30/12/2025). Ayu telah melakukan pengecekan dan membenarkan namanya kembali tercantum di PDDikti.

"Semua kembali normal. Kemarin juga pak rektor sebelum magrib menelepon ke saya dan menyampaikan kalau nama saya sudah benar-benar terganti," ucap Ayu saat dihubungi, Rabu (31/12).

Ayu pun mengapresiasi pihak kampus yang membantu pengurusan meski telah menunggu dua tahun terakhir sejak melapor. UHO Kendari juga mengkonfirmasi pemulihan data milik alumninya sudah selesai.

"Alhamdulillah di PDDikti sudah terdaftar kembali. Tanpa mengurangi rasa hormat, kami mengucapkan terima kasih kepada pihak-pihak yang telah membantu meluruskan dan memperbaiki kesalahan data ini," kata Plt Rektor UHO Kendari Herman kepada wartawan, Rabu (31/12).

Foto: Nama aumni UHO Kendari Ayu Amanda Putri kembali pulih usai sempat diganti orang lain di PDDikti. (dok. Istimewa)

Penyebab Data Alumni Berubah Belum Jelas

Kekeliruan data milik Ayu memang sudah selesai, namun akar masalah belum sepenuhnya rampung. UHO Kendari mengaku tidak mengetahui penyebab pasti data alumninya bisa berubah dalam sistem.

"Kami sudah sampaikan ini bukan cuma persoalan Ayu saja, tapi kita sudah mitigasi. Bisa saja akun-akun kita ini, server kita diretas," ungkap Herman.

Herman mengatakan, data alumni berubah pada 22 Juni 2022 atau setelah Ayu diwisuda. Dia menduga data Ayu berubah setelah ada aktivitas sejumlah akun yang mengakses sistem kampus dan PDDikti secara ilegal.

"Seharusnya pengajuan data mahasiswa itu hanya satu akun milik UHO, tapi ternyata ada 4 akun semua, 3 akun itu kami tidak tahu sama sekali," tuturnya.




(sar/sar)

Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork