Pemerintah melalui Badan Kepegawaian Negara (BKN) terus mendorong percepatan transformasi digital di lingkungan Aparatur Sipil Negara (ASN), salah satunya melalui penerapan ASN Digital yang dilengkapi sistem Multi-Factor Authentication (MFA). Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan keamanan data dan akses layanan digital bagi ASN.
Melansir laman resmi BKN, ASN digital adalah platform yang dirancang untuk mengintegrasikan berbagai layanan manajemen ASN dalam satu sistem terpadu. Aktivasi MFA diperlukan sebagai langkah untuk melindungi data dari akses ilegal dan menjamin keamanan informasi pribadi ASN.
Dengan adanya MFA, proses login tidak hanya mengandalkan username dan password, tetapi juga verifikasi tambahan, sehingga akun ASN menjadi lebih aman dari risiko kebocoran dan penyalahgunaan data. Meski terkesan teknis, aktivasi dan login ASN Digital dengan MFA sebenarnya mudah dan dapat dilakukan secara mandiri.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lantas, bagaimana cara aktivasi dan login ASN Digital menggunakan MFA? Simak panduan lengkapnya berikut ini!
Cara Aktivasi ASN Digital dengan MFA
Berikut langkah-langkah mengaktifkan ASN Digital dengan MFA:
- Download dan instal aplikasi "Google Authenticator" melalui Play Store atau App Store.
- Buka browser (disarankan Google Chrome) dan kunjungi https://asndigital.bkn.go.id;
- Klik "Login", kemudian masukkan username (NIP) dan password yang digunakan pada akun MyASN. Abaikan kolom kode OTP terlebih dahulu, lalu klik login;
- Sistem akan meminta untuk reset password. Silakan masukkan password baru;
- Login kembali menggunakan password baru;
- Setelah itu akan muncul notifikasi untuk mengaktifkan MFA. Klik "Aktifkan MFA (OTP)";
- Saat berada di halaman "Mobile Authenticator Setup", buka aplikasi Google Authenticator dari ponsel, lalu klik ikon tambah (+);
- Gunakan kamera ponsel untuk memindai QR Code yang muncul di layar;
- Setelah itu akan muncul kode OTP pada layar ponsel. Masukkan OTP tersebut ke kolom "One-time code" lalu isi "Device name" sesuai nama perangkat dan klik Submit;
- Jika berhasil, sistem akan menunjukkan tampilan baru dengan berbagai layanan ASN Digital, seperti e-Kinerja, SIASN, hingga MyASN.
Cara Login ASN Digital dengan MFA
- Klik lambang "BKN" kemudian klik "Login", selanjutnya klik "Masuk"
- Masukkan username dan password MyASN, kemudian klik "Sign In"
- Setelah itu akan muncul form untuk memasukkan kode OTP
- Buka aplikasi "Google Authenticator" kemudian masukkan Kode OTP yang muncul ke dalam form selanjutnya klik "Sign In"
- Klik lambang "BKN" kemudian klik "Layanan Individu ASN"
- Lalu login ke salah satu portal kebutuhan anda Ekinerja atau MyASN.
Beberapa Kendala Saat Aktivasi MFA dan Cara Mengatasinya
Sebagian ASN mungkin mengalami kendala saat melakukan aktivasi MFA, yang membuat prosesnya tidak berhasil. Namun, detikers tidak perlu khawatir karena tersedia sejumlah langkah solusi yang dapat dicoba untuk mengatasi masalah yang ada.
Berikut beberapa sejumlah kendala dan solusi yang bisa dilakukan:
- QR Code Tidak Muncul
Coba muat ulang halaman atau akses melalui browser lain. Pastikan koneksi internet dalam kondisi stabil agar halaman dapat dimuat dengan sempurna. - Kode OTP Tidak Valid
Pastikan pengaturan waktu pada ponsel sudah tersinkron dengan waktu server. Aktifkan fitur waktu otomatis untuk menghindari perbedaan waktu yang dapat menyebabkan kode OTP ditolak. - Kesalahan Memasukkan Kode OTP
Periksa kembali kode OTP yang dimasukkan dan pastikan urutannya benar. Perhatikan juga masa berlaku OTP karena kode ini hanya aktif dalam waktu singkat. - Gagal Login Setelah Reset Password
Jika masih mengalami kendala login meski sudah mengganti password, coba hapus cache dan cookies pada browser. Alternatif lain, gunakan mode incognito atau browser berbeda, bahkan perangkat lain jika diperlukan. - Aplikasi Google Authenticator Terhapus atau Hilang
Apabila aplikasi Google Authenticator terhapus dari perangkat, segera hubungi helpdesk BKN untuk melakukan reset MFA. - Tidak Menerima Kode OTP
Pastikan koneksi internet berjalan lancar dan aplikasi Google Authenticator terpasang dengan benar. Jika masalah berlanjut, coba hapus lalu instal ulang aplikasi tersebut. - Perangkat Belum Terdaftar
Pastikan perangkat yang digunakan untuk memindai QR Code terhubung dengan aplikasi Google Authenticator yang sesuai. Jika terjadi kesalahan, ulangi proses aktivasi MFA menggunakan perangkat yang benar. - Terjadi Kesalahan Saat Aktivasi
Jika muncul kendala saat aktivasi, seperti QR Code tidak dapat dipindai, coba akses ulang halaman aktivasi menggunakan browser lain atau pastikan kamera ponsel berfungsi dengan baik.
Hal yang Perlu Diperhatikan Setelah MFA Aktif
Setelah MFA diaktifkan, akun ASN Digital kini memiliki perlindungan keamanan berlapis. Namun ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, berikut antara lain:
1. Mekanisme Login yang Berubah
Dengan MFA aktif, proses masuk ke layanan ASN Digital akan bertambah satu tahap. Setiap login, pengguna perlu:
- Memasukkan NIP dan password
- Menginput kode verifikasi 6 digit yang dihasilkan oleh aplikasi autentikator
2. Menjaga Aplikasi Autentikator
- Pastikan aplikasi autentikator tetap terpasang di ponsel. Menghapus aplikasi ini dapat menghambat proses login karena kode verifikasi tidak dapat diakses.
- Sebagai langkah antisipasi, aktifkan fitur backup yang tersedia pada beberapa aplikasi autentikator agar akun tetap bisa diakses apabila ponsel hilang atau mengalami kerusakan.
Demikianlah aktivasi dan login ASN Digital dengan MFA. semoga bermanfaat ya, detikers!
(alk/alk)











































