Kebakaran menghanguskan satu rumah panggung di Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan (Sulsel). Satu wanita lansia bernama Sanawia (70) kena api hingga mengalami luka bakar pada tangan dan wajahnya.
Kebakaran itu terjadi di Dusun Pakka, Desa Nepo, Kecamatan Mallusetasi pada Sabtu (30/8/2025) sekitar pukul 12.00 Wita. Kebakaran diduga dipicu korsleting listrik.
"Untuk sementara perkiraan kebakaran itu disebabkan korsleting listrik. Karena pemilik rumah tidak memasak. Ada yang sempat dengar ledakan," ungkap Plt Kadis Satpol PP Damkar Barru, Adhy Fatriah kepada detikSulsel, Sabtu (30/8/2025).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Adhy menjelaskan, api awalnya dilihat oleh tetangganya bernama Jumardin yang sedang berkebun. Lalu dia berteriak minta tolong untuk memadamkan api.
"Tetangganya yang pertama lihat api. Lalu minta tolong ke warga lainnya untuk memadamkan api dengan alat seadanya," tuturnya.
Dia mengaku, mobil damkar tidak bisa menjangkau lokasi karena akses yang sempit dan jauh dari jalan poros. Olehnya itu, kebakaran itu menghanguskan rumah hingga rata dengan tanah.
"Cuma warga yang bantu siram air dengan alat seadanya. Mobil damkar tidak bisa sampai di lokasi. Apalagi lokasi itu tidak ada sinyal," jelasnya.
Dia mengatakan, kebakaran itu mengakibatkan seorang wanita lansia bernama Sanawia kena api hingga mengalami luka bakar. Korban terbakar karena nekat menyelamatkan barangnya di tengah kobaran api.
"Mau ambil barangnya. Tapi api sudah besar jadi kena kobaran api dan hawa panas. Lukanya itu di muka dan yang parah di lengannya. Sekarang di Puskesmas," ujar dia.
Adhy mengimbau agar pemerintah desa mengadakan alat pemadam api ringan (apar) atau motor pemadam. Pasalnya lokasi itu tidak bisa dijangkau mobil yang besar.
"Mobil damkar tidak bisa sampai situ. Jadi tadi kita cuma pantau. 20 kilometer dari jalan poros jaraknya. Semoga bisa ada Apar atau motor pemadam yang disiapkan," katanya.
(asm/hsr)