Jadi PM Malaysia, Anwar Ibrahim Tetapkan Senin Depan Libur Nasional

Berita Internasional

Jadi PM Malaysia, Anwar Ibrahim Tetapkan Senin Depan Libur Nasional

Tim detikNews - detikSulsel
Jumat, 25 Nov 2022 09:42 WIB
Malaysias newly appointed Prime Minister Anwar Ibrahim and his wife Wan Azizah Wan Ismail (L) wave as they arrive to take part in the swearing-in ceremony at the National Palace in Kuala Lumpur on November 24, 2022. (Photo by FAZRY ISMAIL / POOL / AFP) (Photo by FAZRY ISMAIL/POOL/AFP via Getty Images)
Foto: OM Malaysia Anwar Ibrahim. (Fazry Ismail/AFP/Getty Images)
Kuala Lumpur -

Pemimpin koalisi Pakatan Harapan Anwar Ibrahim resmi menjadi Perdana Menteri (PM) Malaysia yang baru. Anwar langsung menetapkan kebijakan hari libur nasional pekan depan.

Dilansir dari detikNews yang mengutip dari The Star, kebijakan hari libur nasional itu ditetapkan Senin 28 November mendatang. Rencana ini tengah didiskusikan untuk segera ditetapkan.

"Insyaallah (kebuntuan) ini selesai pada Kamis (24/11) dan saya akan memenuhi janji saya untuk libur Senin depan," kata Anwar Ibrahim dalam konferensi pers di sebuah klub golf di Sungai Long, Jumat (25/11/2022).


Anwar menambahkan pemulihan ekonomi nasional juga akan menjadi agenda prioritasnya. Situasi pasar saham dianggap membaik dan kepercayaan investor sedang meningkat.

"Kepercayaan investor asing telah berubah, ringgit menguat dan pasar saham lebih segar. Makanya saya putuskan Jumat (25/11) bukan hari libur nasional, melainkan Senin depan (28/11)," ujar Anwar.

Untuk diketahui, Anwar Ibrahim akan memulai tugasnya sebagai PM Malaysia mulai pagi ini. Dirinya akan langsung bertemu dengan Sekretaris Utama Pemerintah.

"Karena hari Jumat ada rapat jam 8.30 pagi dan saya sudah berdiskusi dengan Sekretaris Utama Pemerintah, bahwa saya akan tiba di Kantor Perdana Menteri sebelum jam 10 pagi hari Jumat (25/11)," paparnya.

Anwar juga mengungkapkan perasaannya sejak 1998, ketika dia dicopot sebagai wakil perdana menteri oleh Perdana Menteri saat itu, Mahathir Mohamad. Kondisi yang dikatakan turut disinggung oleh cucu Anwar Ibrahim sendiri.

"Cucu saya bertanya kepada saya, berapa lama lagi Anda harus menunggu? Saya bilang tidak terlalu lama, hanya 24 tahun. Insyaallah, dengan segala cobaan dan kesengsaraan... Saya bangga mengatakan bahwa kami telah mencapai (ini). Ini bukan untuk Anwar, bukan untuk para pemimpin partai, tetapi untuk memberikan rasa percaya diri yang baru kepada rakyat Malaysia bahwa ini adalah tanah dan negara mereka," jelasnya.

Jadi PM Malaysia Usai Drama Pemilu

Diketahui, Raja Malaysia menunjuk Anwar menjadi PM Malaysia setelah pemilu 19 November berujung parlemen gantung, di mana tidak ada partai yang meraup mayoritas mutlak untuk membentuk pemerintahan baru dan menunjuk PM selanjutnya.

Keputusan Sultan Abdullah menunjuk Anwar menjadi PM Malaysia ini mengakhiri kebuntuan politik yang menyelimuti Malaysia selama berhari-hari sejak pemilu digelar 19 November lalu. Tidak ada partai mau pun koalisi politik yang meraup mayoritas mutlak -- memperoleh 112 kursi dari total 222 kursi parlemen -- untuk membentuk pemerintahan baru.

Pelantikan Anwar sebagai PM Malaysia digelar di Istana Negara sekitar pukul 17.00 waktu setempat, Kamis (24/11) kemarin. Anwar mengucapkan sumpah jabatannya sebagai PM di hadapan Raja Malaysia atau Yang di-Pertuan Agong Al-Sultan Abdullah Ri'ayatuddin Al-Mustafa Billah Shah.



Simak Video "Kegigihan Anwar Ibrahim Jadi PM Malaysia Meski Keluar-Masuk Penjara"
[Gambas:Video 20detik]
(sar/asm)