10 Contoh Teks Eksposisi Tentang Pendidikan Beserta Strukturnya

10 Contoh Teks Eksposisi Tentang Pendidikan Beserta Strukturnya

Andi Nur Isman - detikSulsel
Jumat, 28 Okt 2022 03:00 WIB
ilustrasi komputer
Ilustrasi penulisan teks eksposisi. Foto: unsplash
Makassar -

Contoh teks eksposisi tentang pendidikan bisa menjadi referensi untuk membuat suatu tulisan. Teks eksposisi bertujuan untuk menyampaikan pendapat atau gagasan yang disajikan dengan fakta untuk memperkuat informasi.

Teks eksposisi adalah sebuah tulisan yang berisi informasi dan benar terjadi. Teks eksposisi merupakan salah satu jenis karangan yang bersifat nonfiksi alias nyata.

Fakta-fakta yang benar ada dan dapat dibuktikan merupakan salah satu ciri dari teks eksposisi. Teks ini biasanya menyajikan informasi berisi apa, kapan, di mana, atau siapa.


Sebelum menulis teks eksposisi, terlebih dahulu perlu juga mengetahui jenis-jenis dan strukturnya. Hal ini bertujuan agar penulisan teks eksposisi bisa dilakukan dengan lebih mudah.

Jenis-jenis Teks Eksposisi

Teks eksposisi terdiri dari beberapa jenis yang dapat dibedakan berdasarkan tujuan penulisannya. Berikut beberapa jenis teks eksposisi beserta penjelasannya:

1. Teks Eksposisi Pertentangan

Teks eksposisi pertentangan adalah sebuah teks eksposisi yang mengandung gagasan atau ide utama yang mengemukakan pertentangan antara suatu hal dengan hal lainnya.

2. Teks Eksposisi Ilustrasi

Teks eksposisi ilustrasi adalah sebuah teks eksposisi yang gagasan atau ide-ide utamanya disampaikan melalui ilustrasi atau penggambaran-penggambaran yang bertujuan untuk memperjelas suatu hal atau peristiwa.

3. Teks Eksposisi Perbandingan

Teks eksposisi perbandingan adalah sebuah teks eksposisi yang mengandung gagasan atau ide-ide utama yang membandingkan antara suatu hal dengan hal lainnya.

4. Teks Eksposisi Laporan

Teks eksposisi laporan adalah sebuah teks eksposisi yang gagasan atau ide-ide utamanya berdasarkan suatu penelitian terhadap suatu hal dan berguna untuk melaporkan sesuatu.

5. Teks Eksposisi Definisi

Teks eksposisi definisi adalah teks eksposisi yang berisi suatu definisi-definisi atau pengertian mengenai suatu hal.

6. Teks Eksposisi Proses

Teks eksposisi proses adalah teks eksposisi yang berisi suatu tahapan-tahapan melakukan sesuatu yang disusun secara rapi dan runut.

7. Teks Eksposisi Klasifikasi

Teks eksposisi klasifikasi adalah teks eksposisi yang berisi uraian tentang pengelompokan sesuatu.

Struktur Teks Eksposisi

Teks eksposisi juga memiliki struktur yang membangun. Strukturnya dijelaskan sebagai berikut.

1. Tesis

Pada bagian ini dijelaskan sudut pandang penulis terhadap permasalahan yang diangkat. Penulis dapat mengungkapkan pernyataan atau teori yang akan diperkuat dengan argumen.

2. Argumentasi

Penulis menjelaskan bukti atau alasan yang digunakan untuk memperkuat pendapat dalam sebuah tesis. Argumentasi bisa berupa pernyataan umum atau generalisasi.

3. Penegasan Ulang (Reorientasi)

Bagian ini mengandung pernyataan yang menegaskan tesis dan terbukti melalui argumentasi.

Contoh Teks Eksposisi Tentang Pendidikan

Nah, setelah memahami penjelasan di atas, saatnya untuk melihat contoh teks ekposisi. Berikut contoh teks eksposisi tentang pendidikan:

Contoh 1

Menjaga Kebersihan Lingkungan Sekolah

Tesis (Pengenalan Isu):

Kebersihan lingkungan sekolah adalah salah satu faktor terpenting untuk menciptakan kenyamanan, baik di lingkungan rumah maupun di lingkungan sekitar. Setiap sekolah selalu mengajarkan anak didiknya untuk menjaga kebersihan lingkungan sekolah. Bahkan, kebersihan sekolah banyak dilombakan untuk menarik minat sekolah agar mereka peduli kebersihan. Cara untuk menjaga kebersihan sekolah, diantaranya membuang sampah pada tempatnya, menghapus papan tulis, menyapu ruang kelas, dan lain-lain.

Argumentasi:

Pembagian piket kelas menjadi salah satu cara untuk menjaga kebersihan lingkungan sekolah. Petugas piket biasanya melakukan tugas membersihkan ruang kelas. Seperti menyapu kelas, menghapus papan tulis, dan menyiapkan spidol atau kapur tulis. Selain itu, setiap hari jumat selalu digunakan untuk melakukan kerja bakti membersihkan sekolah setelah pelajaran pertama selesai. Banyak manfaat yang diperoleh dari kegiatan "Jum'at Bersih". Selain lingkungan sekolah bersih, hubungan murid dan guru juga bisa semakin akrab dengan adanya kerja sama.

Penegasan Ulang (Reorientasi):

Kebersihan lingkungan sekolah adalah hal yang tak bisa dipisahkan dari kehidupan sekolah dan merupakan faktor yang sangat penting dalam meraih keberhasilan proses belajar mengajar. Kebersihan lingkungan sekolah akan lebih menjamin kebersihan seseorang dan menyehatkan. Kebersihan tidak sama dengan kemewahan, kebersihan adalah usaha manusia agar lingkungan sekolah tetap sehat terawat secara berkesinambungan.

Contoh 2

Pendidikan Remaja

Tesis (Pengenalan Isu):

Remaja adalah masa yang dialami oleh anak-anak pada saat SMP. Masa ini merupakan masa transisi di mana dimulai pada umur 10 hingga 21 tahun. Pada masa itu remaja juga sedang mencari identitas dirinya. Pada masa ini remaja harus mendapatkan pendidikan karakter agar menjadi generasi yang jujur, kreatif, peduli, santun, dan percaya diri.

Argumentasi:

Pada masa remaja merupakan masa sulit karena butuh pengendalian diri yang lebih daripada saat masa anak-anak. Dalam masa ini remaja butuh orang dewasa untuk mengarahkan ke perilaku positif agar tidak terpengaruh ke perbuatan negative. Jika pengendaliannya baik maka remaja bisa menjadi anak yang membanggakan orang tuanya. Pendidikan Karakter ini dapat membentuk remaja menjadi berprestasi.

Di dalam pendidikan karakter mereka juga diajarkan nilai religius yang dapat menguraikan kebaikan agar remaja tumbuh sebagai manusia yang peka pada lingkungan sosial.

Di samping itu mereka juga diajarkan nilai toleransi dan cinta damai atau nilai-nilai kemanusiaan agar membentuk remaja yang mempunyai sifat pengasih. Dengan demikian, nilai-nilai positif dalam pendidikan karakter itu dapat membentuk remaja yang unggul. Mereka juga dapat bersaing dengan baik di tingkat nasional maupun internasional.

Penegasan Ulang (Reorientasi)

Dengan begitu, remaja yang memiliki karakter kuat. Nilai positif dalam pendidikan karakter juga dapat membuat kegiatan remaja terarah dan akan mempunyai budi pekerti yang baik.

Contoh 3

Pendidikan Karakter Bagi Anak

Tesis (Pengenalan Isu):

Anak-anak merupakan generasi penerus bangsa. Sadar atau tidak ketika mendidik anak-anak. Maka hasil akhirnya adalah masa depan bangsa ini. Saat ini dunia pendidikan sedang berbenah. Kurikulum yang ada saat ini. Memang sudah baik, namun bagi beberapa pengamat pendidikan. Ada yang perlu diperbaiki dan dikembangkan.

Saat ini dalam pendidikan kita. Hasil akhir adalah nilai dan dianggap sebagai standar akhir. Pada akhirnya saat ini kita melihat. Banyak orang-orang pintar di Indonesia. Namun sayang kepintaran mereka kadang hanya untuk membodohi orang lain. Ilmu yang mereka miliki lebih kepada mengejar hedonisme dunia. Ingin lebih pintar dan kaya dari orang lain.

Argumentasi:

Saat ini memang sudah tidak ada ranking di sekolah. Ini sebagai perbaikan dari sistem lama. Dimana pendidikan dibuat hanya mencetak orang pintar. Mengajak anak untuk bersaing agar pintar. Padahal semangat pendidikan adalah menumbuhkan pemikiran kepada anak. Apa yang mereka inginkan dan apa keahlian mereka untuk dikembangkan. Hal yang paling penting dalam pendidikan adalah karakter.

Banyak di negeri ini orang-orang pintar. Namun banyak pula orang-orang pintar yang menjadi koruptor. Mengapa hal ini bisa terjadi? Kebanyakan mereka tidak diajarkan memiliki karakter jujur dan pintar. Karakter inilah yang menjadikan anak-anak lebih berguna di masyarakat.

Jika anda menemukan orang pintar dengan karakter suka menolong. Maka yang terjadi adalah ia akan bersemangat membantu masyarakat.

Kepintarannya menjadi kebermanfaatan untuk orang lain. Di sinilah membangun karakter menjadi penting bagi pendidikan. Agar tidak hanya menjadikan orang pintar namun bermanfaat

Penegasan Ulang (Reorientasi):

Pendidikan karakter memiliki fungsi dalam pendidikan. Kita sudah saatnya merubah orientasi. Tidak hanya menjadikan orang pintar. Namun seseorang yang berkarakter dan pintar.

Contoh 4

Pentingnya Bahasa Inggris

Tesis (Pengenalan Isu):

Pada era global ini, bahasa Inggris sebagai bahasa internasional yang digunakan berbagai negara menjadi penting untuk dikuasai.

Argumentasi:

Pada tahun 2021, Statista kembali mempublikasi data mengenai bahasa yang paling banyak digunakan secara internasional. Hasilnya, bahasa Inggris tetap menempati peringkat satu dengan perkiraan sebanyak 1,5 miliar pembicara di dunia.

Sejatinya, menguasai bahasa Inggris memiliki berbagai keuntungan. Contohnya, seseorang bisa menggunakan bahasa Inggris untuk berkomunikasi secara luas dengan orang dari berbagai negara. Sehingga, ketika berkomunikasi baik melalui media sosial, maupun ketika sedang berada di luar negeri, seseorang bisa menggunakan Bahasa Inggris untuk bertukar pikiran dan menyampaikan informasi.

Selain itu, bahasa Inggris juga sangat penting untuk menjelajahi informasi dan mendapatkan wawasan baru. Hal itu disebabkan karena informasi baik dalam bentuk jurnal, artikel, dan lain sebagainya banyak tersedia dalam bahasa Inggris. Misalnya, pada tahun 2012 saja, artikel Bahasa Inggris yang tersedia dalam Wikipedia mencapai 4 juta artikel, sedangkan dalam bahasa Indonesia hanya tersedia sekitar 200 ribu artikel saja.

Selain itu, menghadapi era global saat ini, bahasa Inggris juga menjadi syarat yang cukup umum untuk berbagai bidang pekerjaan. Maka, seseorang dengan kemampuan bahasa Inggris dapat memiliki kesempatan kerja yang lebih baik.

Penegasan Ulang (Reorientasi):

Menguasai bahasa Inggris penting karena mendatangkan banyak manfaat karena dengan bahasa Inggris, seseorang bisa berkomunikasi dengan masyarakat dunia, menjelajahi informasi, dan mendapatkan kesempatan bekerja yang lebih luas.

Contoh 5

Sistem Pendidikan di Swiss

Tesis (Pengenalan Isu)

Swiss adalah salah satu negara dengan sistem pendidikan terbaik di dunia. Menurut data yang dipublikasi dalam laman US News, negara ini menempati urutan keenam dan berada di bawah Amerika Serikat, Inggris, Jerman, Kanada, serta Prancis.

Argumentasi:

Sama seperti negara-negara lain di dunia, Swiss menerapkan pendidikan wajib dari mulai SD hingga SMA. Mengutip laman Studying in Switzerland, TK dipandang sebagai ruang belajar yang sangat awal bagi anak-anak dan siklus belajar pertama mereka.

Namun, tidak semua negara bagian di Swiss mewajibkan seorang anak untuk mengenyam pendidikan di bangku TK. Pendidikan wajib biasanya dimulai pada jenjang sekolah dasar (SD). TK hanya permulaan untuk menanamkan etika sehari-hari, keterampilan sosial, dan perilaku dasar melalui permainan menarik. Selanjutnya, barulah anak-anak memasuki SD yang merupakan pendidikan wajib.

Penegasan Ulang (Reorientasi):

Laman Swiss Info menyebut, ada 12 universitas (termasuk 2 institut teknologi) yang ada di Swiss. Universitas terbaik di negara itu adalah Swiss Federal Institute of Technology Zurich dengan skor global 80,1.

Sementara itu, University of Zurich bercokol di peringkat ke-2 dengan skor global 74,5. Dibandingkan dengan negara lain, biaya kuliah di Swiss tergolong lebih terjangkau.

Contoh 6

Pendidikan di Masa Pandemi

Tesis (Pengenalan Isu):

Pandemi COVID-19 yang berlangsung mempengaruhi berbagai bidang kehidupan, termasuk di bidang pendidikan. Pembelajaran yang biasanya berjalan secara langsung atau tatap muka harus berhenti. Kegiatan belajar mengajar pun akhirnya berganti dengan proses pembelajaran daring atau online dari rumah masing-masing.

Namun, kenyataannya terdapat banyak kendala dan masalah yang dihadapi siswa maupun guru ketika melaksanakan proses pembelajaran daring. Masalah dan kendala tersebut tentu saja membuat proses belajar mengajar berjalan kurang efektif dan efisien.

Argumentasi:

Banyak kendala dan masalah yang dikeluhkan oleh guru, siswa, maupun orang tua ketika pembelajaran daring dimulai di masa pandemi. Masalah paling utama yang sering dihadapi adalah kendala jaringan internet. Hal ini karena masih banyak daerah di Indonesia yang tidak dapat mengakses internet dengan lancar.

Selain itu, keterbatasan fasilitas yang dimiliki para siswa atau orang tua juga menjadi salah satu permasalahan. Kenyataannya banyak siswa yang tidak memiliki HP, laptop, atau komputer. Beberapa siswa juga mengeluhkan tidak dapat memahami materi pembelajaran dengan baik yang disampaikan melalui media digital.

Hal ini karena mereka lebih terbiasa mendapat penjelasan secara langsung dari guru. Selain beberapa kendala dan masalah tersebut, kenyataannya masih banyak hambatan lain yang membuat pembelajaran daring tidak efektif dilakukan.

Oleh karena itu, diperlukan tindakan nyata untuk mengatasi setiap permasalahan pembelajaran dari selama masa pandemi COVID-19 ini. Tindakan perbaikan proses pembelajaran daring harus diupayakan oleh semua pihak, baik itu pemerintah, sekolah, guru, orang tua, dan para siswa.

Penegasan Ulang (Reorientasi):

Proses pembelajaran daring yang dilakukan selama masa pandemi COVID-19 memiliki banyak kendala, masalah, dan tantangan. Proses pembelajaran daring pun berjalan kurang efektif dan efisien. Diperlukan tindakan perbaikan yang nyata untuk setiap permasalahan yang terjadi dalam pembelajaran daring. Peran seluruh pihak diperlukan untuk mewujudkan perbaikan pembelajaran daring.

Contoh 7

Sistem Pendidikan Indonesia

Tesis (Pengenalan Isu):

Selama ini ternyata terdapat sesuatu yang salah dengan sistem pendidikan yang ada di Indonesia. Berbagai mata pelajaran dengan waktu belajar tertentu tidak cukup efektif untuk para siswa.

Banyak siswa yang merasa bosan karena menghabiskan banyak waktu di dalam kelas. Mereka bosan karena selama 6 hingga 8 jam hanya membaca buku dan mengerjakan tugas di sekolah. Padahal sebenarnya waktu paling efektif untuk belajar adalah selama 1 jam. Ketika lebih dari satu jam, otak sebenarnya tidak dapat menangkap pembelajaran dengan optimal.

Bagian Argumentasi:

Aturan belajar selama kurang lebih 6 hingga 8 jam sama dengan aturan jam kerja buruh. Tidak heran jika ada ilmuwan yang berpendapat bahwa manusia merupakan produk sekolah yang akan menjadi buruh. Padahal waktu efektif untuk belajar sebenarnya hanya 1 jam atau lebih optimalnya lagi di 20 menit pertama awal pembelajaran dimulai.

Pada kenyataannya, sekolah-sekolah di negara berkembang termasuk Indonesia memang mampu mencetak orang yang mampu bekerja secara fisik. Namun, kecerdasan intelektual siswa sebenarnya terbatas karena mengikuti sistem pendidikan seperti itu.

Tidak ada kesempatan lebih leluasa untuk mengembangkan minat, bakat, dan kemampuan intelektual. Sistem pendidikan seperti ini jauh berbeda dengan sistem pendidikan di negara-negara maju. Sistem pendidikan di negara maju bahkan hanya memiliki jam pelajaran selama 3 hingga 4 jam saja.

Penegasan Ulang (Reorientasi):

Sistem pendidikan yang ada di Indonesia saat ini membutuhkan perbaikan. Indonesia seharusnya bisa mencontoh pendidikan di negara-negara maju agar sistem pendidikan lebih baik lagi. Mengubah sistem pendidikan memang tidak mudah, tetapi Indonesia masih memiliki waktu yang cukup panjang untuk mengubahnya mulai sekarang.

Contoh 8

Etika Akademik

Tesis (Pengenalan Isu):

Bidang akademik tidak hanya mengutamakan prestasi atau capaian di bidang pendidikan. Namun, etika akademik juga harus dijunjung tinggi di dalam semua kegiatan pendidikan. Etika akademik harus dimiliki oleh setiap insan yang terlibat di bidang pendidikan. Etika pendidikan yang baik dapat membuat insan pendidikan memiliki karakter positif di mata orang lain.

Argumentasi:

Etika akademik perlu dimiliki oleh semua insan yang terlibat di dunia pendidikan. Etika akademik yang baik menggambarkan karakter kepribadian yang baik pula.

Salah satu contoh etika pendidikan yang baik adalah memiliki sikap jujur. Sikap jujur tentunya mencegah mahasiswa dan dosen melakukan tindakan plagiarisme atau mencontek karya orang lain. Tindakan tersebut dapat mencerminkan nilai pendidikan yang menjunjung tinggi kejujuran. Etika atau perilaku seperti ini tentunya akan membuat insan pendidikan lebih dihargai oleh siapa pun.

Selain itu, etika pendidikan yang baik juga dapat dibuktikan dengan sikap profesional dalam proses pembelajaran. Misalnya, penggunaan fasilitas pendidikan untuk keperluan studi, menjalin hubungan kinerja baik dengan rekan sesama akademisi, dan lain sebagainya.

Penegasan Ulang (Reorientasi):

Etika pendidikan sangat penting dimiliki oleh insan pendidikan, termasuk mahasiswa dan dosen. Etika pendidikan dapat tercermin dari sikap jujur, tanggung jawab dalam menggunakan fasilitas pendidikan, menjalin kinerja baik dengan insan pendidikan lainnya, dan tindakan positif lainnya. Tumbuhnya sikap atau etika pendidikan yang baik tentu saja akan memberikan dampak positif dalam kegiatan akademik yang berlangsung.

Contoh 9

Kurikulum Pendidikan Indonesia

Tesis (Pengenalan Isu):

Saat ini sistem pendidikan Indonesia mengalami suatu perubahan signifikan. Perubahan tersebut berhubungan dengan kurikulum yang digunakan dalam dunia pendidikan Indonesia. Kurikulum 2006 yang sudah lama digunakan diubah dengan kurikulum 2013. Meski, tidak semua sekolah menggunakan kurikulum tersebut.

Argumentasi:

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) dalam beberapa kesempatan memaparkan bahwa kurikulum 2013 diutamakan pada sekolah-sekolah yang memiliki akreditasi A atau sekolah bertaraf Internasional.

Terjangkaunya distribusi buku juga menjadi syarat terhadap sekolah yang melaksanakan kurikulum 2013. Kemendikbud juga menjelaskan bahwa kurikulum 2013 ini fokus pada pembangunan sikap, pengetahuan, keterampilan, karakter yang dilandasi pendekatan ilmiah.

Tidak hanya itu, kurikulum 2013 menitikberatkan kepada hubungan antara proses belajar dengan rasa syukur pada pemberian Tuhan Yang Maha Kuasa kepada manusia yang diberi berkat untuk mengelola alam ini. Khususnya mengacu pada proses belajar mengajar yang dimulai dengan mengamati, menanya, menalar, dan mencoba atau mencipta.

Musliar Kasim, wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, berpendapat bahwa Kurikulum 2013 lebih menitikberatkan praktik daripada hafalan karena selama ini, siswa banyak dibebani hafalan yang justru dinilai kurang menumbuhkan kreativitas.

Melalui Kurikulum 2013 ini, pemerintah ingin mencetak anak bangsa Indonesia yang produktif, kreatif, inovatif, dan afektif. Dalam kurikulum 2013 setiap siswa dididik agar memiliki pengetahuan, keterampilan, sikap, dan karakter.

Anggota Dewan Pertimbangan Presiden, Meutia Hatta, mengatakan bahwa kurikulum 2013 ini mempunyai tujuan untuk mencetak karakter generasi berkualitas, cinta tanah air dan bangsanya. Tidak hanya itu, kurikulum 2013 menonjolkan peran aktif siswa dalam proses pembelajaran sehingga generasi masa depan tetap mempunyai jati diri sebagai bangsa Indonesia dan berkualitas.

Penegasan Ulang (Reorientasi):

Akan tetapi, banyak juga dari masyarakat yang menolak penerapan kurikulum 2013 ini. Perubahan kurikulum ini dinilai mendadak dan cenderung dipaksakan. Bahkan, ada yang berpendapat kurikulum ini kurang fokus sebab menggabungkan dua mata pelajaran yang memiliki substansi pokok yang berbeda.

Walau mata pelajaran yang akan diajarkan dibuat lebih sederhana, tingkat pemahaman dan pengetahuan yang dimiliki siswa akan makin menurun karena mata pelajaran tersebut tidak dibahas secara utuh dan dibuat secara terpisah-pisah.

Contoh 10

Pentingnya Internet dalam Proses Pembelajaran

Tesis (Pengenalan Isu):

Kini internet tidak dapat terlepas dari berbagai kegiatan yang dilakukan oleh setiap orang, termasuk para pelajar. Internet memang memberikan dampak yang besar dan nyata dalam dunia pendidikan. Banyak dampak positif yang dirasakan oleh para siswa yang memanfaatkan internet sebagai salah satu sarana dan sumber belajar.

Argumentasi:

Para siswa dapat menggunakan internet untuk mencari berbagai materi pembelajaran tentang mata pelajaran yang mereka pelajari di sekolah. Informasi yang lebih beragam dan luas tentang mata pelajaran dapat diperoleh secara mandiri. Para siswa pun tetap bisa belajar secara mandiri di rumah secara online dengan bantuan internet.

Internet membuat para siswa dengan mudah mendapatkan berbagai macam pengetahuan. Selain itu, mereka juga lebih semangat belajar dengan adanya tampilan pembelajaran yang menarik di internet. Pemanfaatan internet dengan baik di bidang pendidikan tentu dapat membuat siswa lebih mudah memahami materi pelajaran.

Penegasan Ulang (Reorientasi):

Ketika dimanfaatkan dengan baik dan bijak, internet dapat memberikan banyak dampak positif bagi pendidikan siswa. Para siswa bisa mendapat pengetahuan yang lebih beragam dan pembelajaran menarik dari internet.



Simak Video "NASA Temukan Asteroid Seukuran Truk Mendekati Bumi"
[Gambas:Video 20detik]
(asm/alk)