Jokowi Tegaskan Sepakbola Indonesia Perlu Dievaluasi Total: FIFA Siap Bantu

Tragedi Kanjuruhan

Jokowi Tegaskan Sepakbola Indonesia Perlu Dievaluasi Total: FIFA Siap Bantu

Tim detikJatim - detikSulsel
Rabu, 05 Okt 2022 18:40 WIB
Presiden Jokowi meninjau Stadion Kanjuruhan, Malang
Jokowi meninjau Stadion Kanjuruhan (Foto: Rusman - Biro Pers Sekretariat Presiden)
Jakarta -

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengungkapkan FIFA menawarkan bantuan untuk membenahi manajemen sepakbola di Indonesia. Jokowi menuturkan manajemen sepakbola di Indonesia memang harus dievaluasi total.

Dilansir dari detikJatim, Jokowi mengungkapkan telah berkomunikasi dengan Presiden FIFA, Gianni Infantino pada Senin (3/10). Jokowi menuturkan, Infantino saat itu menawarkan bantuan kepadanya.

"Dan pada saat saya berbicara hari Senin telepon dengan presiden FIFA yakni Infantino, beliau menyampaikan FIFA siap untuk membantu memperbaiki manajemen yang ada," ungkap Jokowi saat meninjau Stadion Kanjuruhan Malang, Rabu (5/10/2022).


Jokowi menuturkan menyambut baik tawaran bantuan tersebut. Apalagi, manajemen sepakbola di Indonesia disebutnya memang butuh perbaikan bahkan harus dievaluasi total.

"Saya kira kita memang perlu evaluasi total baik manajemen pertandingan, manajemen penonton, manajemen waktu manajemen pengamanan semuanya harus dievaluasi total. Agar peristiwa yang terjadi di Stadion Kanjuruhan ini tidak terjadi lagi. Jelas semuanya," kata Jokowi.

Kerusuhan di Stadion Kanjuruhan diketahui terjadi usai laga Arema FC yang menjamu Persebaya di lanjutan Liga 1 pada Sabtu (1/10) malam.

Namun dalam derby Jawa Timur tersebut, tim tuan rumah mengalami kekalahan dari tim tamu dengan skor 2-3. Akibatnya suporter tuan rumah atau Aremania tidak terima dengan hasil tersebut. Mereka lantas masuk ke lapangan usai laga berakhir sehingga terjadi kericuhan.

Kemudian terjadi bentrokan antara suporter dengan pihak kepolisian sehingga polisi kemudian melepaskan tembakan gas air mata ke arah tribun.

Akibatnya, penonton yang panik kemudian berdesak-desakan berlarian ke pintu keluar stadion. Lantaran terjadi penumpukan massa, banyak penonton meninggal dunia karena sesak napas kekurangan oksigen.



Simak Video "Tangis Presiden Arema soal Tragedi Kanjuruhan: Saya Siap Tanggung Jawab"
[Gambas:Video 20detik]
(tau/sar)