Wakapolda Papua soal Rumah Lukas Enembe Dijaga Massa: Bukan untuk Macam-macam

Papua

Wakapolda Papua soal Rumah Lukas Enembe Dijaga Massa: Bukan untuk Macam-macam

Andi Nur Isman - detikSulsel
Senin, 03 Okt 2022 14:34 WIB
Wakapolda Papua Brigjen Ramdani Hidayat
Foto: Andi Nur Isman/detikcom
Papua -

Rumah Gubernur Papua Lukas Enembe di Koya Tengah, Distrik Muara Tami, Jayapura, Papua, masih dijaga ketat simpatisannya. Wakapolda Papua Brigjen Ramdani Hidayat menilai aksi massa tersebut menjadi tak masalah karena tidak mengganggu ketertiban umum.

"Massa itu kan ibaratnya massa yang menjaga rumah. Bukan massa yang untuk macem-macem, tidak," kata Brigjen Ramdani Hidayat kepada wartawan di Mako Brimob Polda Papua di Jayapura, Senin (3/10/2022).

Brigjen Ramdani juga menanggapi soal massa simpatisan yang melakukan penjagaan dengan menggunakan panah. Dia tak mempersoalkan senjata yang digunakan simpatisan dalam melakukan penjagaan.


"Namanya orang jaga rumah," singkatnya.

Selain itu, Brigjen Ramdani juga menegaskan penjagaan yang dilakukan simpatisan di kediaman Lukas Enembe tidak mempengaruhi aktivitas masyarakat di Papua. Sejauh ini, dia menyebut tidak ada kekhawatiran masyarakat terkait penjagaan tersebut.

"Kayaknya enggak. Buktinya enggak pernah ada laporan ke kita (terganggu simpatisan). Nyantai-nyantai semua. Jadi semua baik-baik semua," sebutnya.

Diberitakan sebelumnya, Wakapolda Papua Brigjen Ramdani Hidayat mengungkap saat ini 1.800 personel kepolisian sudah siap membackup penjemputan Gubernur Papua Lulas Enembe di Jayapura.

"Ya ada dong (1.800 personel), ada. Jadi kan semua pasti perlu perencanaan. Gak bisa langsung tiba-tiba kita minta (diminta) bantuan," ungkap Brigjen Ramdani Hidayat kepada wartawan di Mako Brimob Polda Papua di Jayapura, Senin (3/10).

Dia mengatakan semua daerah menginginkan masyarakat aman jika terjadi sebuah konflik. Maka dari itu, pihaknya terus bersiaga jika sewatu-waktu diminta melakukan pengamanan.

"Suatu daerah yang mengalami konflik itu semua menginginkan masyarakat dalam keadaan aman lah. Aman nyaman, kalau aparatnya juga sudah siap semua," kata dia.

Menurutnya, dalam melakukan pengamanan konflik juga butuh persiapan yang matang. Untuk itu, pihaknya mengaku akan menyampaikan perkembangannya secara terbuka.

"Kita rencanakan dan kita persiapkan secara matang. Untung ruginya kita sampaikan semua," imbuhnya.



Simak Video "'Sambutan' Massa di Luar Rumah Lukas Enembe Saat Didatangi Ketua KPK"
[Gambas:Video 20detik]
(hsr/hmw)