KLM Al Mubarok Bawa 10 Warga Pangkep Hilang Kontak

KLM Al Mubarok Bawa 10 Warga Pangkep Hilang Kontak

Xenos Zulyunico - detikSulsel
Sabtu, 01 Okt 2022 15:04 WIB
Makassar -

Kapal Layar Motor (KLM) Al Mubarok yang berlayar dari pulau Sapuka Kabupaten Pangkep menuju Pelabuhan Paotere Makassar dilaporkan hilang kontak. Kapal tersebut membawa 10 orang warga Pangkep.

"Kapal tersebut sedianya sudah bersandar di Pelabuhan Paotere pada Kamis (29/9) sekitar pukul 09.00 Wita, pagi. Namun hingga kini kapal tersebut belum diketahui keberadaannya setelah berlayar 3 hari yang lalu." ujar Kepala Basarnas Sulsel Djunaidi dalam keterangannya, Sabtu (1/10/2022).

Djunaidi menuturkan pihaknya mendapatkan informasi dari keluarga korban. Djunaidi menyebut pihaknya sudah meyampaikan informasi ke VTS Makassar dan SROP Selayar agar dibuat maklumat pelayaran.


"Tindaklanjuti dengan menyampaikan informasi ke VTS Makassar dan SROP Selayar agar dibuatkan Maklumat Pelayaran (Mapel) ke kapal-kapal yang melintas di sekitar area rute yang rencana ditempuh KLM Mubarak dari pulau Sapuka Pangkep menuju Pelabuhan Paotere Makassar," katanya.

Sementara itu Kepala Operasi dan Siaga Basarnas Sulsel Muh Rizal mengatakan bahwa KN Sar Kamajaya 104 diterjunkan menuju perairan Pulau Sapuka untuk melakukan pencarian. Dia menyebut pencarian akan dilakukan dengan sistem track a path.

"Kami akan melakukan pencarian dengan sistem track a path, menyisir rute yang rencana dilalui kapal KLM Al Mubarok dari pulau Sapuka ke Pelabuhan Paotere Makassar," sebut Rizal.

Rizal mengatakan proses pencarian akan terus dilakukan. Dia berharap pencarian dapat segera membuahkan hasil dan seluruh penumpang dapat ditemukan dalam keadaan selamat.

"Proses ini diharapkan menemukan tanda keberadaan KLM Al Mubarok dan 10 penumpang yang ada di dalamnya," tukasnya.

(xez/hmw)